Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, menyebut duel kontra Timnas Indonesia di FIFA Series 2026 sebagai laga spesial untuknya. Pertandingan tersebut terasa spesial,karena Dimitrov pernah menjalani karier di Indonesia dan menjabat asisten pelatih Tim Garuda.
Timnas Indonesia berhasil melenggang ke final FIFA Series 2026 edisi Indonesia setelah melumat Saint Kitts and Nevis pada partai pembuka. Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/03/2026) malam WIB, pasukan John Herdman tersebut menang empat gol tanpa balas.
Adapun Timnas Bulgaria lebih dulu meraih tiket ke partai puncak. Bertanding di stadion yang sama pada Jumat sore WIB, Bulgaria melumat Kepulauan Solomon dengan skor 10-2.
Kini, kedua tim akan saling berhadapan pada laga final yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/03/2026) malam WIB. Duel Timnas Indonesia versus Bulgaria menjadi laga spesial untuk Aleksandar Dimitrov.
Pernah Bermain dan Jadi Pelatih
Saat masih aktif sebagai pesepak bola, Aleksandar Dimitrov pernah membela klub-klub Indonesia. Dia tercatat membela Persija Jakarta pada 2002 dan berseragam Petrokimia Putra pada 2003 hingga 2004.
Selain itu, Dimitrov pernah menjabat sebagai asisten pelatih Persipura Jayapura pada 2006 hingga 2007, dan asisten pelatih Timnas Indonesia pada 2007.
"Kami senang bisa menghadapi pertandingan ini. Terutama saya secara pribadi, laga melawan Indonesia adalah pertandingan yang spesial," ujar Dimitrov dalam konf
"Seperti yang Anda ketahui, saya pernah menjadi pemain dan juga asisten pelatih tim nasional Indonesia, sehingga saya memiliki banyak kenangan indah. Jadi, pertandingan ini akan sangat spesial bagi saya," lanjutnya.
Tak Pedulikan Ranking FIFA
Menghadapi pertandingan ini, Timnas Bulgaria diunggulkan memetik kemenangan. Apalagi secara ranking FIFA, mereka jauh lebih baik ketimbang Timnas Indonesia.
Saat ini, Bulgaria menghuni peringkat ke-85 dunia, sedangkan Tim Garuda berada di urutan ke-121 ranking FIFA. Namun, Aleksandar Dimitrov tak terlalu memedulikan posisi tersebut.
"Mengenai peringkat FIFA, kami tidak melihat siapa berada di posisi berapa dalam daftar tersebut. Kami lebih fokus pada penampilan kami sendiri, bagaimana mengantisipasi kekuatan Indonesia dan memanfaatkan kelemahan yang dimiliki tim tersebut," tegasnya.
Ini akan menjadi pertandingan kedua bagi John Herdman. Saya melihat banyak hal positif dalam permainan Indonesia dibandingkan dengan laga terakhir mereka—kalau tidak salah melawan Irak dan Arab Saudi.