Goretzka dan Kimmich Waspadai Ancaman Remontada Real Madrid

Real Madrid akan menghadapi laga hidup-mati saat menjamu Bayern Munchen pada leg kedua perempat final Liga Champions tengah pekan ini.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 14 April 2026, 09:30 WIB
Pemain Bayern Munchen, Leon Goretzka, melanggar penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama semifinal Liga Champions 2023/2024 di Allianz Arena, Munchen, 30 April 2024. (Michaela STACHE / AFP)

Bola.com, Jakarta - Real Madrid akan menghadapi laga hidup-mati saat menjamu Bayern Munchen pada leg kedua perempat final Liga Champions tengah pekan ini. Tim asal Spanyol itu berada dalam posisi sulit setelah takluk 1-2 pada leg pertama yang digelar di Santiago Bernabeu.

Meski tertinggal agregat, keyakinan untuk bangkit tetap terjaga di kubu Los Blancos. Mereka dikenal sebagai tim yang memiliki mental kuat di kompetisi Eropa, terutama saat bermain di fase gugur Liga Champions.

Advertisement

Di sisi lain, Bayern Munchen datang dengan kepercayaan diri tinggi. Performa impresif pada leg pertama membuat Die Roten lebih diunggulkan untuk melangkah ke babak berikutnya, meski mereka tetap menaruh respek besar terhadap lawan.

Para pemain Bayern pun menegaskan bahwa keunggulan agregat bukan jaminan. Fokus dan kewaspadaan menjadi kunci utama untuk menghindari kejutan yang kerap dilakukan Real Madrid di kompetisi elite Eropa ini.

 


Goretzka: Kami Tahu Ancaman Real Madrid

Penyerang Bayern Munchen, Harry Kane (tengah), berjalan bersama rekan setimnya, Joshua Kimmich (kiri) dan Leon Goretzka (kanan) setelah tim Bavaria itu menang atas klub Belgia, Union St Gilloise di Allianz Arena, Munchen, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. (Karl-Josef HILDENBRAND / AFP)

Gelandang Bayern Munchen, Leon Goretzka, menegaskan timnya tidak akan meremehkan Real Madrid meski sudah unggul agregat. Ia menilai Los Blancos tetap berbahaya dalam situasi apa pun.

“Kami tahu betul siapa yang kami hadapi dan seperti apa pertandingan nanti. Di leg pertama, Anda bisa melihat betapa cepat mereka menciptakan peluang. Jadi, tidak perlu ada yang mengingatkan kami soal itu, kami sudah sangat paham,” ujar Goretzka.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Bayern tidak ingin lengah sedikit pun. Mereka sadar, satu kesalahan kecil bisa dimanfaatkan Real Madrid untuk membalikkan keadaan.

 


Kimmich dan Eberl Ingatkan Jangan Terlena

Joshua Kimmich dari Bayern, kiri, dan Jude Bellingham dari Real Madrid berebut bola selama pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions antara Real Madrid dan Bayern Munich di Madrid, Spanyol, Rabu (8-4-2026) dini hari WIB. (AP Photo/Bernat Armangue)

Hal senada juga disampaikan oleh Joshua Kimmich. Ia menegaskan bahwa performa Real Madrid di kompetisi domestik tidak bisa dijadikan patokan di Liga Champions.

“Tidak peduli bagaimana kondisi mereka. Saat Liga Champions dimulai, mereka selalu tampil berbeda. Jadi menurut saya, tidak penting bagaimana performa mereka sebelumnya,” kata Kimmich.

Sementara itu, direktur olahraga Bayern Munchen, Max Eberl, meminta timnya menjaga keseimbangan antara kepercayaan diri dan kewaspadaan. Ia menyebut Bayern harus membawa semangat positif dari kemenangan di leg pertama, tetapi tetap sadar bahwa pekerjaan belum selesai.

“Kami punya posisi awal yang bagus, tetapi kami juga tahu bahwa kami belum lolos. Lawan yang kami hadapi adalah tim besar,” ujar Eberl.

Sumber: Bavarian Football

Berita Terkait