Bola.com, Jakarta - Liverpool tengah bersiap menghadapi laga krusial saat menjamu Paris Saint-Germain pada leg kedua perempat final Liga Champions. The Reds membutuhkan kebangkitan besar setelah tertinggal agregat 0-2 dari pertemuan pertama di Paris.
Di tengah tekanan jelang laga hidup-mati tersebut, sorotan juga tertuju pada gelandang andalan Liverpool, Dominik Szoboszlai. Pemain asal Hungaria itu sebelumnya menjadi bahan perbincangan usai reaksinya terhadap suporter dalam kekalahan 0-4 dari Manchester City di ajang Piala FA.
Musim ini sebenarnya berjalan cukup impresif bagi Szoboszlai. Ia menjadi salah satu pemain paling konsisten dengan torehan 12 gol, termasuk gol-gol penting ke gawang Arsenal dan Manchester City.
Namun, gesturnya yang terlihat seperti bertepuk tangan sambil mengangkat bahu ke arah fans tandang di Etihad Stadium sempat disalahartikan sebagai sindiran. Hal itu memicu reaksi negatif dari sebagian pendukung Liverpool.
Szoboszlai Luruskan Kesalahpahaman
Menjelang duel melawan PSG, Szoboszlai akhirnya angkat bicara dan mencoba meluruskan situasi. Ia menegaskan tidak pernah berniat menyindir para suporter.
“Mungkin ada kesalahpahaman antara saya dan para fans. Saya tidak bermaksud buruk. Saya tahu apa arti fans bagi klub ini dan apa arti klub bagi mereka,” ujar Szoboszlai.
Ia juga menegaskan bahwa hubungan antara pemain dan suporter sangat penting, serta berharap dukungan penuh tetap diberikan di laga krusial nanti.
“Kami melakukan segalanya untuk fans, seperti mereka juga untuk kami. Jika itu memang kesalahpahaman, saya minta maaf. Saya tidak merasa lebih baik dari mereka, saya merasakan hal yang sama seperti mereka,” tambahnya.
Liverpool Kejar Misi Mustahil
Di sisi lain, pelatih Arne Slot menegaskan timnya masih memiliki keyakinan untuk membalikkan keadaan. Ia menyadari Liverpool membutuhkan performa luar biasa untuk menyingkirkan juara bertahan.
“Ada keyakinan bahwa kami bisa melakukan sesuatu yang spesial, tetapi kami harus tampil sangat, sangat spesial karena kami menghadapi juara Eropa,” kata Slot.
Liverpool punya kenangan manis saat melakukan comeback epik di Liga Champions, seperti ketika membantai Barcelona 4-0 di Anfield pada semifinal 2019. Namun kali ini, tantangan dipastikan tak kalah berat mengingat dominasi PSG di leg pertama.
Kini, harapan The Reds bertumpu pada kombinasi performa maksimal di lapangan dan dukungan penuh dari Anfield, demi mewujudkan kebangkitan yang bisa kembali dikenang dalam sejarah klub.
Sumber: TSN