Arne Slot Tertekan usai Liverpool Tersingkir dari Liga Champions, Singgung Transfer dan Keputusan VAR

Arne Slot kini berada di bawah tekanan besar setelah Liverpool tersingkir dari Liga Champions

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 15 April 2026, 05:37 WIB
Pelatih asal Belanda Liverpool, Arne Slot, bereaksi setelah timnya kebobolan gol pertama dalam pertandingan leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026 antara Liverpool dan Paris Saint-Germain di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 14 April 2026. (Paul ELLIS / AFP)

Bola.com, Jakarta - Arne Slot kini berada di bawah tekanan besar setelah Liverpool tersingkir dari Liga Champions usai dikalahkan Paris Saint-Germain 0-2 (agregat 0-4) di Anfield, Rabu (15/4/2026) dini hari WIB.

Kekalahan tersebut tidak hanya menghentikan langkah Liverpool di Eropa, tetapi juga memunculkan kekhawatiran baru terkait masa depan Slot di klub.

Advertisement

Situasi semakin buruk ketika Hugo Ekitike harus ditarik keluar lebih awal karena cedera serius di babak pertama, memaksa Liverpool melakukan perubahan cepat dalam rencana permainan mereka.

Arne Slot mengaku kondisi sang pemain tidak terlihat baik.

“Tidak terlalu baik. Kita semua bisa melihat itu tidak terlihat baik. Mari kita tunggu dan lihat hasilnya," kata sang manajer usai laga.

Ia juga menjelaskan bahwa Ekitike kemungkinan besar akan absen untuk waktu yang belum bisa dipastikan, yang tentu menjadi pukulan tambahan bagi Liverpool di fase krusial musim ini.

“Sepertinya kehilangan pemain adalah sesuatu yang sudah sering kami alami musim ini, tetapi ini sangat berat baginya karena Anda tidak pernah ingin cedera, terutama di fase seperti ini.”


Singgung Transfer dan Wasit

Ousmane Dembele kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua untuk Paris Saint-Germain dalam laga sengit melawan Liverpool di Anfield, leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, 14 April 2026. (AFP/FRANK FIFE)

Di sisi lain, Slot turut memberikan komentar yang dinilai sebagai pesan tersirat kepada pemilik klub terkait strategi transfer Liverpool. Ia menyinggung bahwa klub harus menjual pemain sebelum membeli, yang menunjukkan adanya keterbatasan dalam aktivitas transfer.

“Banyak yang mengatakan klub sedang dalam masa transisi. Klub telah menjual 8–10 pemain untuk mendapatkan uang guna merekrut sekitar lima pemain berbakat.”

“Kami harus menjual untuk membeli. Kami juga kehilangan beberapa pemain secara gratis.”

Selain itu, Liverpool juga kembali dihadapkan pada kontroversi keputusan wasit setelah penalti Alexis Mac Allister dianulir melalui tinjauan VAR, yang menambah frustrasi tim.

“Jika wasit tidak memberikan penalti, VAR tidak akan pernah turun tangan.”


Soal Wasit

Mohamed Salah fokus menatap bola dalam laga panas di Anfield saat Liverpool menghadapi Paris Saint-Germain pada leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026, 14 April 2026. (AFP/FRANK FIFE)

Slot menilai bahwa banyak keputusan wasit musim ini kerap merugikan timnya, baik di Liga Champions maupun di Premier League.

“Seperti yang saya katakan, saya rasa ini bukan hal yang mengejutkan musim ini, bukan hanya di Liga Champions tetapi juga di Premier League banyak keputusan yang merugikan kami.”

Dengan tersingkirnya Liverpool dari semua kompetisi utama, tekanan terhadap Arne Slot semakin meningkat, sementara masa depan proyek jangka panjangnya kini mulai dipertanyakan oleh publik dan manajemen klub.   


Statistik Laga

Kiper Liverpool Giorgi Mamardashvili melakukan penyelamatan di kaki Warren Zaire-Emery dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions antara Liverpool vs PSG di Anfield, 15 April 2026.. (AP Photo/Dave Shopland)

Bagi Liverpool, kekalahan ini menjadi pukulan besar karena mereka tersingkir tanpa mencetak gol di dua leg. Meski menunjukkan peningkatan performa di Anfield dan beberapa kali mengancam, kurangnya efektivitas di lini depan membuat mereka tidak mampu membalikkan keadaan.

Hasil ini juga memperpanjang catatan buruk mereka saat menghadapi PSG di Liga Champions, sekaligus menimbulkan pertanyaan besar mengenai konsistensi tim dalam pertandingan besar di bawah era baru mereka.

Meski Liverpool unggul dalam statistik seperti penguasaan bola (57%) dan jumlah tembakan (21 berbanding 11), mereka gagal memaksimalkan peluang. PSG tampil lebih efektif lewat dua gol Ousmane Dembélé pada menit ke-72 dan 90+1.

Di bawah arahan Arne Slot, Liverpool mencatat 7 tembakan tepat sasaran dan 8 sepak pojok, tetapi kalah klinis dari PSG yang tampil disiplin. PSG asuhan Luis Enrique pun melaju ke semifinal, sementara Liverpool pulang tanpa mencetak gol di dua leg.


Line-up

Liverpool (4-3-1-2): Mamardashvili; Frimpong, Konate, Van Dijk, Kerkez; Gravenberch, Mac Allister, Szoboszlai; Wirtz; Isak, Ekitike

Pelatih: Arne Slot

PSG (4-3-3): Safonov; Hakimi, Marquinhos, Pacho, Mendes; Zaïre-Emery, Vitinha, João Neves; Doué, Dembélé, Kvaratskhelia

Pelatih: Luis Enrique

Berita Terkait