Bola.com, Jakarta - Timnas Jepang kembali menegaskan statusnya sebagai kekuatan utama di Asia setelah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 lebih cepat dari negara lain, di luar tiga tuan rumah, yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat.
Kepastian itu diraih usai mereka menjuarai grup kualifikasi zona Asia dengan dominan.
Partisipasi di edisi 2026 akan menjadi penampilan kedelapan secara beruntun bagi Jepang. Catatan ini dimulai sejak mereka untuk pertama kalinya lolos ke putaran final, yakni pada Piala Dunia 1998 di Prancis.
Pada edisi terakhir di Piala Dunia 2022, Jepang tampil mengejutkan. Mereka mampu menaklukkan Spanyol dan Jerman di fase grup untuk melaju ke babak 16 besar.
Performa tersebut menjadi modal penting saat mereka bersiap tampil di Amerika Utara, 11 Juni-19 Juni mendatang.
Jalan Mulus Menuju Piala Dunia 2026
Langkah Jepang di kualifikasi berlangsung tanpa hambatan berarti. Pada putaran kedua kualifikasi zona AFC, Samurai Biru tergabung bersama Korea Utara, Suriah, dan Myanmar.
Hasilnya sangat mencolok: enam kemenangan dari enam pertandingan, mencetak 24 gol tanpa kebobolan, sekaligus memastikan posisi puncak grup dengan mudah.
Dominasi itu berlanjut di putaran ketiga. Jepang mencatat kemenangan beruntun atas China, Bahrain, dan Arab Saudi.
Setelah bermain imbang melawan Australia, mereka kembali meraih kemenangan atas Indonesia serta menang dalam laga ulang kontra China dan Bahrain. Hasil tersebut memastikan Jepang lolos dengan tiga pertandingan tersisa.
Selain menjadi tim pertama yang lolos setelah tuan rumah, pecapaian ini juga menjadi proses kualifikasi tercepat sepanjang sejarah mereka.
Rekam Jejak Jepang di Piala Dunia
Jepang merupakan anggota Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) dan telah mencatat sejumlah pencapaian konsisten di panggung dunia.
Prestasi terbaik mereka adalah mencapai babak 16 besar, yang terjadi pada edisi 2002, 2010, 2018, dan 2022.
Piala Dunia 2026 akan menjadi penampilan kedelapan Jepang, melanjutkan tren selalu lolos sejak 1998.
Menariknya, Jepang juga pernah menjadi tuan rumah bersama pada edisi 2002.
Dalam tujuh edisi terakhir, Jepang empat kali berhasil lolos dari fase grup. Namun, langkah mereka selalu terhenti di babak gugur pertama.
Pencapaian terbaik itu pertama kali diraih saat menjadi tuan rumah bersama di Piala Dunia 2002. Saat itu, mereka harus mengakui keunggulan Turki dengan skor 0-1.
Kegagalan serupa terulang di Piala Dunia 2010 setelah kalah adu penalti dari Paraguay. Pada Piala Dunia 2018, Jepang sempat unggul 2-0 sebelum akhirnya dibalikkan oleh Belgia.
Sementara di Qatar 2022, mereka kembali harus tersingkir lewat drama adu penalti, kali ini oleh Kroasia.
Catatan Jepang di Piala Dunia
- Konfederasi: AFC
- Piala Dunia Terbaik: Babak 16 Besar (2002, 2010, 2018, 2022)
- Piala Dunia Terakhir: Qatar 2022 (Babak 16 Besar)
- Piala Dunia Pertama: Prancis 1998
- Penampilan Piala Dunia: Delapan (1998, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, 2026)
- Rentetan Kualifikasi Berturut-turut Saat Ini: Delapan
- Tuan Rumah Piala Dunia: 2002
- Statistik: 25 (main), 7 (menang), 6 (imbang), 12 (kalah); 25 (gol memasukkan), 33 (gol kebobolan)
Sosok di Balik Tim: Hajime Moriyasu
Pelatih Jepang saat ini, Hajime Moriyasu, mulai menangani tim sejak Juli 2018.
Sebagai mantan gelandang timnas, Moriyasu juga dikenal lewat kiprahnya bersama klub Sanfrecce Hiroshima, yang ia bawa meraih tiga gelar Liga Jepang.
Di bawah arahannya, Jepang berhasil mencapai babak 16 besar pada Piala Dunia 2022.
Ia menjadi pelatih Jepang ketiga yang mampu mencatatkan pencapaian tersebut, mengikuti jejak Takeshi Okada dan Akira Nishino.
Moriyasu dikenal memiliki kemampuan manajemen pemain yang kuat. Ia mampu menjaga daya saing tim sekaligus memberi ruang bagi regenerasi, memastikan transisi antargenerasi berjalan mulus tanpa mengorbankan performa di level tertinggi.
Di Piala Dunia 2026, Moriyasu akan didampingi asisten pelatih, satu di antaranya mantan bintang Samurai Biru, Shunsuke Nakamura.
Kaoru Mitoma: Senjata Mematikan Jepang dari Sisi Kiri
Kaoru Mitoma diprediksi menjadi satu di antara pemain Timnas Jepang yang akan bersinar di Piala Dunia 2026. Winger berusia 28 tahun ini sedang berada di puncak performa, dengan kombinasi kecepatan, teknik, dan pengalaman bermain di level tertinggi.
Sejak gabung Brighton & Hove Albion pada 2021, ia menjadi andalan di sisi kiri serangan dan telah mencatat lebih dari 100 penampilan dengan kontribusi gol dan assist yang konsisten.
Keunggulan utama Mitoma terletak pada kemampuan dribbling dan akselerasinya. Ia dikenal sebagai satu di antara dribbler paling berbahaya di Inggris, mampu melewati lawan dalam situasi satu lawan satu dan menciptakan peluang dari ruang sempit.
Bersama Timnas Jepang, Mitoma telah mengoleksi lebih dari 30 caps dan menjadi pilihan utama di lini serang.
Dengan performa stabil di klub dan timnas, ia berpotensi menjadi satu di antara bintang Asia yang mencuri perhatian di Piala Dunia 2026.
Daftar Pemain
Skuad Jepang*
Kiper: Zion Suzuki, Keisuke Osako Tomoki Hayakawa
Belakang: Yukinari Sugawara, Shogo Taniguchi, Ayumu Seko, Tsuyoshi Watanabe, Daiki Hashioka, Hiroki Ito, Junnosuke Suzuki,
Tengah: Joel Chima Fujita, Kaoru Mitoma, Ritsu Doan, Keito Nakamura, Junya Ito, Daichi Kamada, Ao Tanaka, Kodai Sano, Kaishu Sano, Ryunosuke Sato
Depan: Yuito Suzuki, Shuto Machino, Daizen Maeda, Ayase Ueda, Koki Ogawa, Kento Shiogai, Keisuke Goto
*Ket: Bukan skuad final. Itu merupakan daftar pemain yang mendapatkan panggilan pada dua laga internasional terbaru Timnas Jepang, yakni melawan Skotlandia dan Inggris, akhir Maret lalu.
Setidaknya, Lolos Fase Grup
Jepang datang ke Piala Dunia 2026 dengan tren yang cukup menjanjikan. Mereka tercatat tidak terkalahkan dalam enam laga terakhir sejak Oktober 2025, termasuk hasil positif saat menghadapi Brasil dan Inggris.
Catatan ini mempertegas peningkatan stabilitas performa tim asuhan Hajime Moriyasu.
Jepang masih mengagendakan satu laga uji coba internasional sebelum turun di Piala Dunia 2026, yakni melawan Islandia, pada 31 Mei mendatang.
Di Grup F Piala Dunia 2026, Jepang akan bersaing dengan Belanda, Swedia, dan Tunisia.
Secara kualitas, peluang lolos tetap terbuka, terutama jika Ritsu Doan dkk. mampu mengulang performa disiplin seperti di edisi 2022 saat mengalahkan tim-tim besar di fase grup.
Berkaca pada sejarah, Jepang konsisten lolos fase grup dalam beberapa edisi terakhir, tetapi selalu terhenti di babak 16 besar. Ini menjadi tantangan utama yang belum terpecahkan hingga kini.
Dengan kombinasi performa terkini dan pengalaman turnamen, Jepang diprediksi kembali melangkah ke fase gugur. Namun, apakah mereka bisa melampaui fase itu, akan sangat ditentukan oleh ketajaman dan ketenangan di momen krusial.
Jadwal Jepang di Piala Dunia 2026
Penyisihan Grup F
14 Juni: Belanda vs Jepang - Stadion Dallas
20 Juni: Tunisia vs Jepang - Stadion Monterrey
25 Juni: Jepang vs Swedia - Stadion Dallas