Bola.com, Jakarta - Legenda sepak bola dunia akan berbondong-bondong datang ke Indonesia. Ya, Clash of Legends yang mempertemukan DRX World Legends melawan Barcelona Legends di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (18/4/2026).
Pertandingan ekshibisi itu akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada 18 April 2026 dan dipimpin wasit legendaris, Pierluigi Collina.
DRX World Legends bakal diperkuat oleh Ronaldo Nazario de Lima, Alessandro Del Piero, Fabio Cannavaro, Franck Ribery, David Silva, Claude Makelele, hingga Keisuke Honda.
Sementara, Barcelona Legends berisikan Patrick Kluivert, Javier Saviola, Ricardo Quaresma, Rivaldo, Phillip Cocu, Christian Tello, Juan Pablo Sorin, sampai Martin Montoya.
Salah satu legenda sepak bola dunia yang ikut meramaikan adalah Patrick Kluivert, yang akan memperkuat Barcelona Legends. Ia tercatat bermain untuk Blaugrana selama periode 1998 hingga 2004.
Kenangan di Timnas Indonesia
Sosok Patrick Kluivert jelas menyita perhatian menjelang laga ekshibisi ini, sebab merupakan mantan pelatih Timnas Indonesia selama beberapa bulan, dan berujung dengan gagalnya skuad Garuda ke putaran final Piala Dunia 2026.
Patrick Kluivert ditunjuk menangani Timnas Indonesia pada awal Januari 2025. Dari periode selama Januari ke Oktober 2025, Patrick Kluivert telah menjalani 8 pertandingan bersama Timnas Indonesia di semua ajang.
Sayangnya, dalam 8 pertandingan itu rapor Kluivert terbilang miris, yakni 3 kali menang, 1 kali imbang, dan 4 kali kalah. Kemenangan Timnas Indonesia era Kluivert diraih saat menang 1-0 atas Bahrain dan China di putaran ketiga, serta 6-0 atas Taiwan dalam laga uji coba awal September lalu.
Hasil imbang diraih dalam uji coba kedua saat ditahan 0-0 oleh Lebanon setelah menang lawan Taiwan. Adapun 4 kekalahan diraih dengan skor yang terbilang telak. Tim Garuda menyerah 1-5 dari Australia, 0-6 dari Jepang, 2-3 dari Arab Saudi, dan 0-1 dari Irak.
Dengan demikian, rata-rata poin yang diraih Timnas Indonesia era Kluivert adalah 1,25 dengan 10 poin dari 8 laga.
Catatan buruk juga terlihat dari sisi produktivitas. Indonesia mencetak 11 gol dari 8 laga dan kebobolan 15 kali. Artinya, secara rata-rata Timnas Indonesia nyaris kebobolan 2 kali pada era kepelatihan Kluivert.
Kemudian Patrick Kluivert diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia pada 16 Oktober 2025. Posisi itu lowong selama beberapa bulan, sebelum John Herdman akhirnya terpilih sebagai penerusnya pada 3 Januari 2026.
Tidak Mudah
Usut punya usut, membawa Kluivert ke Indonesia ternyata tidak mudah. Senyawa Entertainment sebagai promotor laga Barcelona Legends kontra DRX World Legends sempat mengalami kesulitan untuk meyakinkan juru taktik Timnas Indonesia pada Januari-Oktober 2025 itu.
"Terkait coach Patrick Kluivert, cukup sulit memang awalnya meyakinkan untuk bermain kembali," kata CEO Senyawa Entertainment, Reza Subekti, pada 8 April 2026.
"Namun, akhirnya kami sempat bertemu dan saya mencoba meyakinkan dia, dan akhirnya dia setuju untuk tetap datang ke sini," ucap Reza.
Selain itu, keamanan Kluivert selama di Indonesia juga dipastikan mendapatkan jaminan dari promotor.
"Jadi saya bilang sama Patrick, datang, saya jamin keamanan Patrick Kluivert selama di Indonesia."
"Dan saya juga mau mengajak semua keluarga Indonesia, kita bangsa yang beradab. Jadi jangan ada tindakan yang mencelakakan atau bisa merugikan Indonesia di mata dunia," terang Reza.
Penuh Semangat
Ketika mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Patrick Kluivert ditanya tentang perasaannya setelah tiba di Indonesia. Hanya kesan positif yang keluar dari mulutnya, bukan yang lain.
"Saya paling bersemangat. Untuk Indonesia, saya selalu bersemangat," ujar Kluivert dalam akun Instagram @clashoflegends.id pada Jumat (17/4/2026).