Momen Keisuke Honda Ramah dan Sabar Ladeni Doorstop di Mixed Zone SUGBK meski 3 Kali Terinterupsi Pengumuman Stadion

Keisuke Honda menjadi satu dari beberapa pemain DRX World Legends yang bersedia diwawancara wartawan di Mixed Zone Stadion Utama Gelora Bung Karno.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 19 April 2026, 00:05 WIB
Keisuke Honda saat membela DRX World Legends yang menghadapi Barcelona Legends dalam duel bertajuk "Clash of Legends" di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Sabtu (18/4/2026) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Keisuke Honda menjadi satu dari beberapa pemain DRX World Legends yang bersedia diwawancara wartawan di Mixed Zone Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Sabtu (18/4/2026) malam WIB.

Honda baru saja membela DRX World Legends yang kalah 0-3 dari Barcelona Legends pada pertandingan ekshibisi bertajuk "Clash of Legends".

Advertisement

Namun, momen tanya jawab dengan Honda tidak berjalan lancar. Beberapa kali suara pengumuman dari SUGBK membuat doorstop dihentikan karena bisa membuat suara sang pemain tidak terdengar.

Pengumuman SUGBK yang dimaksud ialah imbauan kepada penonton untuk segera meninggalkan stadion sekaligus mengingatkan ketertiban, keamanan, dan keselamatan dengan slogan yang terkenal "kalau bukan kita siapa lagi".

 


Ungkapan Keisuke Honda

Keisuke Honda saat membela DRX World Legends yang menghadapi Barcelona Legends dalam duel bertajuk "Clash of Legends" di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, Sabtu (18/4/2026) malam WIB. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com mendengar tiga kali pengumuman itu mengganggu wawancara dengan Honda.

Pengumuman pertama dan kedua masih dimaklumi oleh Honda. Dia dengan sabar menunggu suara itu selesai. Namun, sesi tanya jawab terpaksa diakhiri ketika pengumuman ketiga terngiang.

Gelandang asal Jepang tersebut dengan ramah meladeni doorstop wartawan. Dia menjawab tentang berbagai topik, termasuk mengenai pertandingan dan perkembangan Timnas Indonesia.

"Ya, kami mencoba untuk menang, tetapi Barcelona bermain sangat baik. Saya dengar mereka melakukan persiapan dengan baik, mereka berlatih, sayangnya kami tidak bisa menang," ujar Honda.

 


Masih Bisa Tampil Prima

Honda, yang akan berusia 40 tahun, menjadi satu di antara pemain DRX World Legends yang masih bisa tampil prima bersama David Silva, Franck Ribery, hingga Claude Makelele. Gerakannya terkadang masih membahayakan lini pertahanan Barcelona Legends.

"Tetapi kami menikmati bermain dengan para legenda lain di sini, dan saya juga senang bisa bermain di sini dengan banyak penggemar, di depan para penggemar," ungkap Honda.

"Saya rasa terakhir kali saya datang ke sini adalah saat menjadi pelatih kepala Timnas Kamboja melawan Timnas Indonesia. Atmosfer stadion di sini selalu sangat bagus. Saya harap ini akan terjadi lagi," ucap pemain yang musim depan bakal membela FC Jurong di Liga Singapura tersebut.