Bola.com, Jakarta - Persaingan gelar BRI Super League 2025/2026 memasuki fase panas. Persib Bandung yang selama ini memimpin klasemen kini tak lagi berada di posisi nyaman setelah Borneo FC Samarinda terus memberi tekanan.
Maung Bandung masih berada di puncak dengan 64 poin dari 27 pertandingan. Namun keunggulan itu kini sangat tipis karena Borneo FC sudah mengoleksi 63 poin dari 28 laga, membuat selisih hanya tinggal satu angka.
Situasi tersebut membuat setiap pertandingan tersisa bernilai krusial bagi Persib. Dengan tujuh laga menuju akhir musim, ruang untuk terpeleset makin sempit, terutama di tengah meningkatnya performa para pesaing di papan atas.
Melihat situasi itu, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar, mengingatkan tim untuk tidak kehilangan fokus. Ia meminta seluruh pemain menjaga konsentrasi dan menghadapi tujuh laga sisa seperti final.
Umuh Minta Persib Jangan Lengah, Targetkan Menang Enam Kali
Umuh menegaskan para pemain Persib harus menjaga fokus penuh jika ingin mengamankan target hattrick juara.
“Saya pesan ke semua pemain harus konsentrasi dan punya keinginan kuat untuk menang di setiap pertandingan sampai akhir musim,” tegas Umuh Muchtar, Minggu (19/4/2026).
Menurut Umuh, disiplin dan kekompakan menjadi hal yang tak bisa ditawar di fase krusial seperti sekarang.
“Pokoknya semua harus kompak, jangan sampai kebobolan dan jangan ada kesalahan,” ujarnya.
Ia juga menyadari persaingan kini semakin rumit karena bukan hanya Persib dan Borneo FC yang terlibat dalam tekanan perebutan gelar, tetapi tim-tim lain juga mulai menunjukkan kebangkitan.
“Semua tim ingin bangkit, tidak ada yang mau terpuruk atau terdegradasi. Tapi yang jelas, persaingan juara ada di antara Persib, Borneo, dan Persija. Ketat sekali,” kata Umuh.
Bahkan, Umuh secara terbuka memasang target tinggi untuk sisa musim ini.
“Di sisa pertandingan ini jangan sampai kalah. Kalau pun nanti kalah sekali di akhir, masih bisa dimaklumi. Tapi dari tujuh laga, minimal harus menang enam kali,” ungkapnya.
Soroti Laga Tanpa Penonton, Umuh Sebut Persib Dirugikan
Selain bicara soal persaingan gelar, Umuh juga menyoroti duel melawan Dewa United yang digelar tanpa kehadiran penonton.
Menurutnya, keputusan itu merugikan Persib, terutama karena basis dukungan Bobotoh di kawasan Serang, Banten, dinilai cukup besar.
“Jadi jelas itu kerugian, karena di sana Bobotoh banyak. Saya juga tidak tahu kenapa tidak boleh ada penonton. Yang pasti, kita dirugikan,” ujar Umuh.