Dampak Ribut dengan Gian Piero Gasperini, Claudio Ranieri Tidak akan Mundur dari AS Roma: Masih Didukung Pemilik Tim

Situasi di internal AS Roma kian memanas menjelang akhir musim 2026. Penyebabnya drama yang melibatkan dua sosok penting: penasihat tim Claudio Ranieri, dan pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 23 April 2026, 08:45 WIB
Claudio Ranieri pada momen konferensi pers perkenalan sebagai pelatih AS Roma. (X/AS Roma)

Bola.com, Jakarta - Situasi di internal AS Roma kian memanas menjelang akhir musim 2026. Penyebabnya drama yang melibatkan dua sosok penting: penasihat tim Claudio Ranieri, dan pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini.

Keluarga Friedkin selaku pemilik klub kini berada di tengah pusaran konflik perang dingin antara Claudio Ranieri dan Gian Piero Gasperini yang belum kunjung mereda. 

Advertisement

Gian Piero Gasperini dilaporkan telah mengajukan syarat yang cukup berani kepada Dan dan Ryan Friedkin. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, eks jurutaktik Atalanta itu secara terbuka meminta agar dirinya tidak memiliki hubungan kerja langsung dengan Claudio Ranieri. 

Ini menjadi sinyal kuat bahwa Gasperini menginginkan kendali penuh tanpa intervensi dari sosok senior seperti Ranieri di jajaran manajemen.

 

 

 

 


Posisi Ranieri: Tak Ada Kata Mundur

Penasihat Senior AS Roma Claudio Ranieri dan pelatih Gian Piero Gasperini sedang berbincang. (AS Roma)

Meski mendapatkan tekanan dan kritik tajam menyusul wawancara kontroversialnya sebelum laga Roma vs Pisa, Claudio Ranieri tetap teguh pada pendiriannya.

Ranieri baru-baru ini menerima pembaruan kepercayaan dari Keluarga Friedkin. Dan Friedkin serta Ryan Friedkin masih menganggap Ranieri sebagai sosok sentral di klub. Sempat beredar kabar Ranieri akan mundur, namun kenyataannya isu tersebut tidak pernah terbukti.

The Tinkerman-julukan Ranieri merasa apa yang ia katakan dalam wawancara tersebut adalah bentuk pembelaan dan rasa cintanya kepada para pemain dan klub, meski hasilnya mungkin tidak sesuai ekspektasi.

 

 

 

 


Bakal Terus Berlangsung sampai Akhir Musim

Jadi jelas bahwa mulai sekarang hingga akhir musim, Gasperini dan Ranieri akan tetap bersaing. Ranieri di satu sisi, Gasperini di sisi lain.

Akan ada koeksistensi yang dipaksakan, meskipun sangat tidak mungkin koeksistensi ini akan menjadi gencatan senjata. Itulah yang diharapkan oleh Friedkins.

Lagipula, Ranieri juga memiliki kontrak satu tahun lagi dan keinginan kuat untuk membuktikan bahwa ia mampu menjalankan tugasnya, bahkan sebagai manajer.

Sumber: Romapress 


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait