Utusan Donald Trump Dorong Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Italia diusulkan gantikan Iran di Piala Dunia 2026 oleh kubu Donald Trump.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 23 April 2026, 07:20 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Ruang Oval, Gedung Putih, pada 30 Januari 2026. (Dok. AP/Evan Vucci)

Bola.com, Jakarta - Upaya mengejutkan datang dari lingkar dalam Donald Trump jelang perhelatan Piala Dunia 2026.

Seorang utusan khusus presiden dilaporkan mendorong agar Iran digantikan oleh Italia sebagai peserta Piala Dunia 2026.

Advertisement

Laporan Financial Times pada Rabu waktu setempat mengungkap, usulan itu muncul di tengah upaya memperbaiki hubungan antara Trump dan Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni.

Relasi keduanya disebut sempat merenggang setelah Trump melontarkan kritik terhadap Paus Leo XIV terkait perang Iran, mengutip sumber yang mengetahui situasi tersebut.


Gagasan Utusan khusus AS

Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni (Dok. AFP)

Utusan khusus Amerika Serikat, Paolo Zampolli, secara terbuka mengakui telah menyampaikan gagasan tersebut.

"Saya mengonfirmasi saya telah mengusulkan kepada Trump dan (Presiden FIFA, Gianni Infantino) agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia. Saya lahir di Italia dan akan menjadi mimpi melihat Azzurri tampil di turnamen yang digelar di Amerika Serikat. Dengan empat gelar, mereka punya rekam jejak yang cukup untuk membenarkan keikutsertaan," kata Zampolli kepada Financial Times.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari Gedung Putih, FIFA, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC), maupun Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) terkait laporan tersebut.


Italia Absen

Para pemain Italia berdiri untuk lagu kebangsaan menjelang pertandingan final kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa antara Bosnia-Herzegovina dan Italia di stadion Bilino-Polje di Zenica pada 1 April 2026. (Elvis BARUKCIC/AFP)

Italia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menelan kekalahan dramatis pada akhir Maret lalu. Gli Azzurri tersingkir usai kalah 1-4 melalui adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina di final play-off kualifikasi zona Eropa.

Hasil itu membuat Italia absen untuk ketiga kalinya secara beruntun di Piala Dunia.

Sementara itu, menurut laporan Financial Times, Iran telah mengeluarkan pernyataan pada Rabu kemarin, yang menegaskan kesiapan mereka untuk tampil di turnamen. Namun, laporan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Sebelumnya pada awal April, Iran menyatakan baru akan menentukan keikutsertaan timnas setelah menerima jawaban dari FIFA terkait permintaan pemindahan lokasi pertandingan mereka dari Amerika Serikat ke Meksiko.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, belum lama ini telah mengonfirmasi bahwa FIFA telah menolak permintaan Iran tersebut.

 

Sumber: Reuters

Berita Terkait