Fokus di Coventry City, Frank Lampard Jaga Jarak dari Isu Kursi Manajer Chelsea

Manajer Coventry City, Frank Lampard, menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik membahas peluang kembali melatih Chelsea.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 25 April 2026, 09:30 WIB
Frank Lampard yang pensiun sebagai pemain pada Februari 2017 bersama klub MLS, New York City, tercatat pernah menjuarai Liga Inggris sebanyak tiga kali bersama Chelsea pada musim 2004/2005, 2005/2006 dan 2009/2010. Saat banting setir sebagai pelatih, ia pernah menukangi 2 klub EPL, Chelsea dan Everton, namun tak sekalipun menjadi juara. (AFP/Glyn Kirk)

Bola.com, Jakarta - Manajer Coventry City, Frank Lampard, menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik membahas peluang kembali melatih Chelsea di tengah spekulasi yang terus berkembang.

Kursi pelatih Chelsea saat ini memang sedang kosong setelah klub asal London Barat itu memutuskan untuk memecat Liam Rosenior pada pertengahan pekan ini. Keputusan tersebut diambil menyusul performa buruk tim yang menelan lima kekalahan beruntun di Premier League tanpa mencetak satu gol pun.

Advertisement

Untuk sementara, Chelsea menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih interim hingga akhir musim. Ujian pertama dalam periode keduanya sebagai caretaker adalah laga semifinal FA Cup melawan Leeds United.

Di tengah situasi tersebut, nama Lampard kembali dikaitkan dengan kursi panas di Stamford Bridge. Namun, legenda Chelsea itu memilih menjaga jarak dan menegaskan fokusnya saat ini sepenuhnya untuk Coventry.


Tak Mau Terlibat

Frank Lampard (Glyn Kirk/AFP)

Dalam konferensi pers jelang laga melawan Wrexham, Lampard menolak memberikan komentar lebih jauh terkait situasi mantan klubnya.

“Saya benar-benar tidak ingin membicarakan Liam dan Chelsea, karena saya pernah berada di posisi itu. Saya tidak ingin terlalu banyak berkomentar tentang manajer lain karena ada banyak konteks di balik layar,” ujar Lampard.

Ia menambahkan bahwa memberikan penilaian terhadap situasi tersebut akan terasa tidak menghormati pihak lain.

“Saya adalah manajer Coventry. Saya sedang menikmati momen promosi dan keberhasilan meraih gelar, dan itu saja,” tegasnya.


Chelsea Tetap Berarti, Tapi Bukan Prioritas

Everton gagal menyamakan kedudukan hingga akhir laga. Kekalahan tersebut membuat skuat Frank Lampard terancam masuk ke zona degradasi. The Toffees saat ini berada di peringkat ke-17 dengan raihan 22 poin, atau hanya terpaut satu angka dari Burnley yang menempati urutan ke-18. (AP/Jon Super)

Lampard juga mengakui bahwa Chelsea tetap memiliki tempat spesial dalam hidupnya. Namun, ia menegaskan bahwa urusan klub tersebut saat ini bukanlah tanggung jawabnya.

“Chelsea adalah bagian besar dalam hidup saya, tetapi saat ini itu adalah urusan mereka. Urusan saya ada di sini,” lanjutnya.

Ia juga memahami tekanan besar yang dihadapi pelatih di klub besar, termasuk konsekuensi saat tim mengalami periode sulit.


Kecil Kemungkinan Kembali

Meski sempat mencatatkan prestasi membawa Chelsea finis di empat besar, serta pernah menjalani periode kedua yang kurang sukses pada 2023, peluang Lampard kembali ke Stamford Bridge dinilai kecil.

Ketua Coventry, Doug King, bahkan disebut tidak khawatir kehilangan Lampard. Di sisi lain, posisi Lampard saat ini relatif lebih stabil, terutama setelah sukses membawa Coventry promosi dan meraih gelar di Championship.

Dibanding mengambil risiko besar menangani Chelsea yang sedang terpuruk, Lampard dinilai lebih diuntungkan jika fokus mempertahankan performa Coventry di level tertinggi.

Sumber: Sportsmole

Berita Terkait