Donald Trump Tanggapi Usulan Italia Gantikan Iran di Piala Dunia 2026

Presiden AS, Donald Trump, merespons usulan Italia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026. Apa katanya?

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 25 April 2026, 05:45 WIB
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, di Ruang Oval, Gedung Putih, pada 30 Januari 2026. (Dok. AP/Evan Vucci)

Bola.com, Jakarta - Isu pergantian peserta Piala Dunia 2026 memantik perhatian publik setelah nama Italia disebut-sebut sebagai kandidat pengganti Iran.

Spekulasi itu sampai ke meja Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, saat ia menghadapi pertanyaan media di Oval Office, Gedung Putih.

Advertisement

Gagasan tersebut pertama kali diungkap utusan khusus Amerika Serikat, Paolo Zampolli. Dalam wawancara dengan Financial Times, Zampolli mengaku telah mengusulkan kepada Trump dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, agar Italia menggantikan Iran di Piala Dunia 2026.

"Saya bisa mengonfirmasi bahwa saya telah menyarankan kepada Trump dan Presiden FIFA, Gianni Infantino, agar Italia mengambil tempat Iran di Piala Dunia," ujar Zampolli.

"Saya orang Italia, dan akan menjadi mimpi melihat Azzurri tampil di turnamen yang digelar di Amerika Serikat. Dengan empat gelar juara dunia, mereka punya sejarah dan reputasi yang layak untuk diikutsertakan," lanjutnya.


Penegasan FIFA

Logo FIFA terlihat di dalam stadion setelah pertandingan Final Piala Dunia Antarklub 2025 antara Chelsea dan Paris Saint-Germain di Stadion MetLife pada 13 Juli 2025 di East Rutherford, New Jersey. (Luke Hales/Getty Images via AFP)

Meski begitu, FIFA langsung menepis wacana tersebut. FIFA menegaskan tidak ada rencana mengganti Iran dengan Italia.

Status keikutsertaan Iran masih berada dalam bayang-bayang ketidakpastian, dipengaruhi ketegangan politik yang belum mereda dengan Amerika Serikat.

Kedua negara saat ini masih berselisih terkait kawasan Selat Hormuz. Blokade di wilayah tersebut memicu lonjakan harga minyak dunia dan meningkatkan tekanan terhadap kedua pihak untuk mencari jalan keluar.


Respons Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Ruang Oval, Gedung Putih, Kamis (29/1/2026). (Dok. AP/Allison Robert)

Italia merupakan tim dengan peringkat FIFA tertinggi yang gagal lolos ke putaran final. Kekalahan mengejutkan dari Bosnia dan Herzegovina di final babak play-off bulan lalu membuat juara dunia empat kali itu kembali absen, sebelumnya mereka juga gagal tampil di edisi 2018 dan 2022.

Ketika ditanya langsung oleh wartawan di Gedung Putih, "Apa pendapat Anda soal ide mengganti Iran dengan Italia di Piala Dunia?", Trump menjawab santai.

"Saya tidak terlalu memikirkannya," ujarnya, yang disambut tawa para jurnalis.

"Itu pertanyaan menarik. Biar saya pikirkan dulu. Memangnya itu sedang dibahas? Mereka benar-benar mempertimbangkan mengganti Iran?" tambah Trump.

Trump lalu mempersilakan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, untuk menjawab lebih lanjut.


Penjelasan Menlu AS

(Kiri-Kanan) Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, Duta Besar Israel untuk AS, Yechiel Leiter, Wakil Presiden AS, JD Vance, dan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, mendengarkan saat Presiden AS, Donald Trump, berbicara selama pertemuan dengan Duta Besar Lebanon untuk AS dan Duta Besar Israel untuk AS, di Gedung Putih di Washington, DC pada 23 April 2026. Presiden AS, Donald Trump, bertemu dengan utusan Lebanon dan Israel pada putaran baru pembicaraan perdamaian Kamis, dengan Beirut meminta perpanjangan satu bulan untuk gencatan senjata yang rapuh yang akan segera berakhir. (Brendan SMIALOWSKI/AFP)

Rubio menegaskan bahwa tidak ada larangan bagi tim Iran untuk tampil.

"Tidak ada dari pihak Amerika Serikat yang mengatakan mereka tidak boleh datang. Masalahnya bukan pada atlet Iran, tetapi pada sejumlah pihak lain yang mungkin ingin mereka bawa, beberapa di antaranya punya keterkaitan dengan IRGC (Korps Garda Revolusi Islam). Kami mungkin tidak bisa mengizinkan mereka masuk, tetapi bukan atletnya," jelas Rubio.

Rubio juga menyebut wacana penggantian tersebut lebih banyak bersumber dari spekulasi.

"Saya tidak tahu asal isu itu, selain dugaan bahwa Iran mungkin memilih tidak datang dan Italia akan mengisi tempatnya. Kalau mereka tidak datang, itu keputusan mereka sendiri," katanya.

"Apa yang tidak bisa mereka lakukan adalah membawa anggota IRGC ke negara kami dan menyebut mereka sebagai jurnalis atau staf pelatih," tegas Rubio.


Jadwal Iran

Gelandang Iran #18 Amirhossein Hosseinzadeh merayakan gol ketiga timnya selama pertandingan kualifikasi zona Asia Piala Dunia 2026 Grup A antara Iran dan Korea Utara di Kompleks Olahraga Azadi di Teheran pada 10 Juni 2025. (ATTA KENARE/AFP)

Sesuai jadwal, Iran akan memulai kiprahnya di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Selandia Baru pada 15 Juni. Mereka kemudian dijadwalkan bertemu Belgia pada 21 Juni dan Mesir pada 26 Juni.

Seluruh pertandingan Grup G tersebut akan digelar di Amerika Serikat.

 

Sumber: Give Me Sport

Berita Terkait