Bukan Hanya Premier League, 8 Liga Eropa Ini Juga Berpotensi Tentukan Juara di Pekan Terakhir

Selain Premier League yang bakal ketat hingga akhir, 8 liga Eropa juga mengalami hal yang sama.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 26 April 2026, 08:30 WIB
Cover Arsenal versus Manchester City. (Bola.com/Gemini)

Bola.com, Jakarta - Persaingan gelar Premier League musim 2025/2026 benar-benar mencapai titik didih.

Manchester City dan Arsenal masih bersaing ketat di puncak klasemen dengan selisih yang nyaris tak ada. Dengan hanya lima pertandingan tersisa, peluang besar terbuka bahwa juara baru akan ditentukan pada hari terakhir musim.

Advertisement

Namun, drama seperti ini ternyata tidak hanya terjadi di Inggris. Sejumlah liga top Eropa juga menghadirkan persaingan sengit yang berpotensi berlanjut hingga pekan pamungkas.

Kedua tim tampil konsisten sepanjang musim dan saling menempel dalam berbagai aspek, mulai dari poin hingga selisih gol. Dengan jadwal yang masih menyisakan beberapa laga krusial, bukan tidak mungkin penentuan gelar akan terjadi di detik-detik terakhir musim.

Selain Premier League, 8 liga Eropa juga mengalami hal yang sama,


Ligue 1: PSG Dikejar Lens

Melalui dua gol Ousmane Dembele dan satu gol Goncalo Ramos, PSG mengakhiri laga dengan skor 3-1. Hasil ini mengukuhkan mereka di puncak klasemen dengan raihan 63 poin atau terpaut empat poin dari RC Lens. (AP Photo/Emma Da Silva)

Di Ligue 1, dominasi Paris Saint-Germain mendapat ancaman serius dari Lens. PSG unggul beberapa poin, namun kedua tim masih akan bertemu di laga penentuan menjelang akhir musim.

Jika Lens mampu menang di pertemuan tersebut, selisih poin bisa menipis drastis dan membuka peluang perebutan gelar hingga laga terakhir. PSG sendiri memburu sejarah baru, sementara Lens berambisi mengulang kejayaan lama mereka.


Turki: Derby Penentu Gelar

Selebrasi striker Galatasaray, Victor Osimhen, usai menjebol gawang Liverpool di Ali Sami Yen Stadium di matchday 2 league phase Liga Champions 2025/2026, Rabu (01/10/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Francisco Seco)

Persaingan di Turkish Super Lig juga tak kalah panas. Galatasaray dan Fenerbahce hanya terpaut beberapa poin dan masih harus saling berhadapan dalam derby klasik.

Hasil laga tersebut bisa menjadi titik balik yang menentukan arah gelar. Jika Fenerbahce menang, jarak bisa semakin tipis dan membuka jalan menuju penentuan di pekan terakhir.


Denmark: Dua Tim, Satu Takhta

Di Danish Superliga, Midtjylland dan AGF berada dalam posisi imbang poin. Midtjylland unggul selisih gol, namun keduanya masih akan bertemu langsung.

Dengan format liga yang menyisakan beberapa laga penting, setiap kesalahan kecil bisa berdampak besar. Persaingan ini hampir dipastikan akan berlangsung hingga hari terakhir.

Tim Liga Denmark, FC Midtjylland jadi satu satunya tim yang punya rapor 100 persen kemenangan sampai Matchday 4 Liga Europa 2025/2026. (Bo Amstrup / Ritzau Scanpix / AFP)

Skotlandia: Hearts Ganggu Dominasi LamaKompetisi Scottish Premiership menghadirkan cerita berbeda. Hearts tampil mengejutkan dengan memimpin klasemen, menantang dominasi tradisional Celtic dan Rangers.

Selisih poin yang sangat tipis membuat peluang ketiga tim tetap terbuka. Menariknya, mereka masih akan saling bertemu, termasuk laga terakhir yang bisa menjadi penentu segalanya.


Austria: Tiga Kuda Pacu

Di Austrian Bundesliga, persaingan bahkan melibatkan tiga tim sekaligus: Sturm Graz, Red Bull Salzburg, dan LASK.

Dengan sistem pembagian poin setelah musim reguler, jarak antar tim menjadi sangat dekat. Hasil pertandingan antar tim papan atas akan sangat menentukan siapa yang keluar sebagai juara.


Rusia: Krasnodar vs Zenit

Meski tanpa jatah kompetisi Eropa, Russian Premier League tetap menyajikan persaingan menarik. Krasnodar unggul tipis atas Zenit Saint Petersburg.

Dengan hanya beberapa pertandingan tersisa, tekanan ada pada kedua tim untuk menjaga konsistensi. Satu hasil buruk saja bisa langsung mengubah peta persaingan.


Polandia dan Hungaria: Persaingan Super Ketat

Di Ekstraklasa, tiga tim teratas hanya dipisahkan oleh selisih tiga poin. Sementara itu di Nemzeti Bajnoksag I, perebutan gelar juga masih terbuka dengan selisih tipis antar kandidat juara.

Kondisi ini membuat setiap pertandingan menjadi krusial dan penuh tekanan, terutama menjelang akhir musim.

 

Sumber: Planetfootball

Berita Terkait