Jay Idzes Syukuri Hasil Imbang Sassuolo di Markas Fiorentina dan Akui Kehebatan Rekan Setimnya

Bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes punya kontribusi besar saat membela Sassuolo menghadapi tuan rumah Fiorentina pada pekan ke-34 Serie A 2025/2026 di Stadion Artemio Franchi, Minggu (26/4/2026) malam.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 27 April 2026, 09:00 WIB
Bek Sassuolo asal Indonesia, Jay Idzes, berduel memperebutkan bola dengan penyerang Inter Milan asal Prancis bernomor 9, Marcus Thuram, dalam pertandingan Serie A Italia antara Sassuolo dan Inter Milan di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Italia, pada 8 Februari 2026. (Piero CRUCIATTI / AFP)

Bola.com, Jakarta - Bek andalan Timnas Indonesia, Jay Idzes punya kontribusi besar saat membela Sassuolo menghadapi tuan rumah Fiorentina pada pekan ke-34 Serie A 2025/2026 di Stadion Artemio Franchi, Minggu (26/4/2026) malam.

Kembali bertandem dengan Tarik Muharemovic di jantung pertahanan, Sassuolo sukses menghindarkan gawangnya dari kebobolan. Kedua tim harus puas berbagi angka 0-0 di pertandingan ini.

Advertisement

Sepanjang laga, Jay Idzes mencatat 61 sentuhan bola, sembilan kali aksi bertahan, 96 akurasi passing, 2 kali blok, tujuh sapuan, dan satu kali recoveries.

Jay Idzes juga membukukan 100 persen keunggulan saat duel udara. Oleh Fotmob, pemain berusia 25 tahun itu diberi rating 6,8. Sepanjang musim ini, ia telah bermain sebanyak 33 pertandingan beruntun di Serie A.

Tambahan satu poin di Firenze, membuat Sassuolo nyaman di posisi ke-10 dengan nilai 46. Sementara Fiorentina ada di posisi ke-15 dengan nilai 38.

 


Bisa Menang, tapi..

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil solid mengawal lini belakang Sassuolo saat bersua Fiorentina pada laga pekan ke-34 Serie A di Stadio Artemio Franchi, Florence, Minggu (26/04/2026) malam WIB. Sayangnya, bang Jay harus puas membawa Sassuolo meraih hasil imbang 0-0 kontra Fiorentina. (Massimo Paolone/LaPresse via AP)

Jay Idzes berbicara dengan media Italia, DAZN usai pertandingan kontra Fiorentina. Ia menyebut perjuangan timnya sudah maksimal, dan dengan raihan satu poin di Artemio Franchi bukanlah hasil yang buruk.

Menurut Jay Idzes, Sassuolo bisa mendapatkan lebih dari satu angka di markas Fiorentina. Meski kalah determinasi peluang ke arah gawang, namun Sassuolo cukup efektif dan membuat tuan rumah kerepotan.

Salah satu peluang terbaik yang didapat Sassuolo adalah upaya Andrea Pinamonti, namun bola sepakannya masih digagalkan tiang gawang Fiorentina.

"Kami bisa saja berbuat lebih, tetapi mereka sangat kuat dan Turati melakukan beberapa penyelamatan hebat. Jadi saya pikir 0-0 adalah hasil yang paling adil," terang Jay Idzes.

 


Acungi Jempol untuk Stefano Turati

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, tampil solid mengawal lini belakang Sassuolo saat bersua Fiorentina pada laga pekan ke-34 Serie A di Stadio Artemio Franchi, Florence, Minggu (26/04/2026) malam WIB. Sayangnya, bang Jay harus puas membawa Sassuolo meraih hasil imbang 0-0 kontra Fiorentina. (Massimo Paolone/LaPresse via AP)

Kemudian mantan pemain Venezia itu memuji sikap dan semangat rekan setimnya, yakni penjaga gawang Stefano Turati. Menurut Jay Idzes, kiper berusia 24 tahun itu layak mendapatkan apresiasi setelah tampil ciamik dengan beberapa aksi memukau.

Stefano Turati melakukan lima penyelamatan gemilang untuk menghindarkan gawangnya dari kebobolan. Turati juga sudah menjadi figur kunci pekan lalu melawan Como dengan penyelamatannya dan tidak kalah hebatnya di Artemio Franchi.

"Dia bermain sangat baik, dan itu tidak mudah karena dia belum banyak bermain musim ini," tandas Jay Idzes.

 


Jadi Man of the Match

Jay Idzes dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam laga Fiorentina versus Sassuolo. Penghargaan yang tentu semakin meningkatkan motivasinya.

Idzes tampil bagai tembok berjalan sepanjang 90 menit, memimpin lini belakang Neroverdi meredam gempuran tuan rumah La Viola yang tampil dominan.

Trofi Panini Player of the Match pun berhasil dikantongi pemain berusia 25 tahun tersebut, sebagaimana dikonfirmasi akun Instagram resmi klub.

Panini Player of the Match adalah penghargaan pemain terbaik yang disponsori oleh Panini (perusahaan kartu koleksi) di liga sepak bola, seperti Serie A, yang diberikan kepada individu dengan performa paling menonjol atau krusial dalam satu laga.

Sumber: Sassuolo News


Persaingan di Liga Italia

Berita Terkait