Lempar Handuk Sebelum Laga Kontra Malut United, Pelatih PSBS Fokus Bangun Tim Baru untuk Musim Depan

PSBS Biak menghadapi pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 dengan situasi yang jauh dari ideal.

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 28 April 2026, 05:15 WIB
Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail (tengah), dalam jumpa pers setelah timnya kalah 0-2 dari Persijap Jepara pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Jumat (24/4/2026) sore WIB. (dok. PSBS Biak)

Bola.com, Jakarta - PSBS Biak menghadapi pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 dengan situasi yang jauh dari ideal. Tim berjuluk Badai Pasifik itu masih terpuruk di papan bawah dan belum meraih kemenangan dalam 12 laga terakhir.

Menjelang duel kontra Malut United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (28/4/2026) malam WIB, pelatih PSBS, Marian Mihail, justru melontarkan pernyataan bernada pesimistis.

Advertisement

"Sore ini adalah sore yang menyedihkan karena degradasi kami sudah terkonfirmasi. Selama dua hari terakhir para pemain diliburkan. Baru sore ini kami bertemu kembali dan melakukan latihan ringan," ujarnya, Senin (27/4/2026).

Padahal, kompetisi musim ini masih menyisakan lima pertandingan lagi. Secara matematis peluang PSBS bertahan di strata tertinggi sebenarnya belum benar-benar tertutup, meski sangat kecil.

 


Fokus Bentuk Tim Baru

PSBS Biak resmi menunjuk Marian Mihail sebagai pelatih anyar. (dok. PSBS Biak)

Marian Mihail mengungkapkan manajemen sudah mulai menyusun rencana untuk musim depan. Lima laga tersisa akan dimanfaatkan untuk menilai pemain yang layak dipertahankan andai PSBS bermain di kasta kedua.

"Kami bersama pihak manajemen telah berdiskusi mengenai masa depan tim ini. Keputusan pertamanya adalah menggunakan lima pertandingan terakhir ini untuk melihat pemain mana yang mampu lanjut di divisi kedua," katanya.

"Untuk membentuk tim baru dengan semangat Biak yang sesungguhnya dan mengapa tidak mencoba untuk promosi kembali tahun depan," sambung pelatih asal Rumania tersebut.

Penjelasan itu menegaskan fokus Tim Badai Pasifik tak lagi sepenuhnya pada upaya bertahan di liga, melainkan menyiapkan fondasi baru untuk kompetisi musim berikutnya.

 


Waspadai Kekuatan Malut United

PSBS Biak menelan kekalahan 2-6 dari Malut United pada laga pekan ke-16 BRI Super League di Stadion Gelora Kie Raha, Minggu (4/1/2026) sore WIB. (dok. Malut United)

Meski dalam kondisi sulit, Marian Mihail tetap menilai Malut United sebagai lawan yang sangat berbahaya. Menurutnya, tim asal Maluku Utara itu memiliki kualitas untuk menaklukkan siapa pun.

"Jadi untuk besok karena Malut benar-benar tim yang sangat bagus, tim yang bisa mengalahkan tim manapun di liga ini. Tapi mereka juga di periode terakhir memiliki hasil yang bervariasi," ucapnya.

"Jadi bagi kami, ini akan menjadi ujian yang bagus karena kami hanya mempertahankan tiga pemain asing Pablo Andrade, Mohcine Hassan, dan Lucas (Luquinhas)."

"Selebihnya adalah pemain lokal yang seperti saya katakan keputusan manajemen dan staf teknis adalah untuk membentuk tim baru untuk tahun depan," lanjut Mihail.

 


Minta Rekan Setim Lebih Siaga

Bek PSBS, Moses Elias Madjar, memastikan timnya tetap berusaha tampil maksimal. Ia menyebut skuad sudah mempersiapkan diri dan mempelajari pertemuan sebelumnya melawan Malut United.

"Persiapan laga besok kami sudah siap secara fisik untuk menghadapi Malut. Kami juga sudah belajar dari pertandingan-pertandingan sebelumnya sebelum bertemu Malut di Maluku," bebernya.

"Kami belajar dari pertandingan hari itu untuk lebih baik lagi. Ya, pastinya kami sangat waspada dengan striker-striker-nya seperti David da Silva, Ciro Alves, dan juga Yance dan Yakob. Kami akan selalu waspada," tegas Moses.

PSBS menjadi satu-satunya tim yang belum pernah menang pada paruh musim ini. Mereka kini berada di posisi ke-18 dengan torehan 18 poin, hasil dari empat kemenangan, enam imbang, dan 19 tumbang dari 29 laga.

Berita Terkait