Borneo FC Deklarasikan The Final Countdown di Sisa 5 Laga BRI Super League setelah Samai Poin Persib: Berjuang sampai Jadi Juara!

Setelah musim 2023/2024, musim 2025/2026 menjadi peluang terbesar untuk Borneo FC Samarinda menjadi juara Liga Indonesia.

BolaCom | Muhammad Adi YaksaDiterbitkan 28 April 2026, 14:45 WIB
Dua pemain Borneo FC Samarinda, Juan Villa dan Mariano Peralta. (Bola.com/Dok.Instagram Borneo FC).

Bola.com, Samarinda - Setelah musim 2023/2024, musim 2025/2026 menjadi peluang terbesar untuk Borneo FC Samarinda menjadi juara Liga Indonesia. Setelah gagal pada kesempatan pertama, tim berjuluk Pesut Etam itu tidak ingin menyia-nyiakannya pada periode kedua.

Borneo FC kembali menghidupkan kans juara setelah menyamai poin Persib Bandung di puncak klasemen. Kedua kesebelasan sama-sama memiliki nilai 66 dari 29 pertandingan.

Advertisement

Namun, Borneo FC terpaksa tetap berada di peringkat kedua. Apa sebab? Pesut Etam kalah head to head dari Persib. Mariano Peralta dkk. takluk 1-3 di Bandung pada putaran pertama dan hanya bisa bermain imbang 1-1 di Samarinda pada pertemuan kedua.

Kini, Borneo FC menargetkan menyapu bersih lima pertandingan tersisa, termasuk ketika menantang tuan rumah Persik Kediri dalam pekan ke-30 di Stadion Brawijaya, Kediri, pada Rabu (29/4/2026) malam WIB.


Semangat Borneo FC

Gol Ikhsan Zikrak memupuskan tiga poin di depan mata Persija saat menjamu Borneo FC dalam laga lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Jakarta Utara, Selasa (03/03/2026). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Di atas kertas, Borneo FC seharusnya bisa mengatasi Persik. Namun, Pesut Etam pantang menganggap remeh tuan rumah yang tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir di Brawijaya.

"The Final Countdown. Sekarang bukan lagi soal satu pertandingan tapi setiap pekan adalah FINAL!!" tulis Borneo FC dalam akun Instagramnya, @borneofc.id, pada Senin (27/4/2026).

"Di lapangan, keringat tak pernah ditawar. Di tribune, suara tak pernah padam. Di luar stadion, doa terus mengalir tanpa henti."

"Karena mimpi ini bukan milik satu orang. Ini milik kita semua. Saatnya bersatu. Saatnya berjuang. Saatnya menuntaskan," jelas Borneo FC.


Manyala

Deklarasi Borneo FC diakhiri oleh slogan yang populer dalam beberapa tahun terakhir, "Manyala". Pesut Etam makin bersemangat untuk membawa trofi BRI Super League ke tanah Samarinda.

"Satu tekad, kita berjuang sampai jadi juara. MANYALA," imbuh Borneo FC.


Persaingan Musim Ini

Berita Terkait