Liga Champions: Kontroversi Wasit Warnai Duel PSG Vs Bayern Munchen

Paris Saint-Germain dan Bayern München menyuguhkan pertandingan dengan intensitas tinggi pada Rabu (29/4/2026) dini hari WIB.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 29 April 2026, 05:20 WIB
Bintang Bayern Munchen, Michael Olise, menggiring bola melewati pemain PSG pada semifinal leg 1 Liga Champions 2025/2026, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. (FRANCK FIFE / AFP)

Bola.com, Jakarta - Paris Saint-Germain dan Bayern München menyuguhkan pertandingan dengan intensitas tinggi pada Rabu (29/4/2026) dini hari WIB, namun jalannya laga tidak hanya ditentukan oleh aksi para pemain di lapangan. Keputusan wasit Sandro Schärer turut menjadi bahan pembicaraan karena sejumlah momen krusial yang memicu perdebatan.

Laga ini berlangsung dalam tempo cepat sejak awal, dengan kedua tim saling menekan dan menciptakan peluang. Bayern München dan PSG sama-sama menampilkan permainan menyerang yang membuat pertandingan berjalan terbuka, terutama di babak pertama.

Advertisement

Di tengah ritme permainan yang tinggi, beberapa keputusan penting justru mengundang tanda tanya. Dua momen penalti pada babak pertama menjadi titik utama yang ramai dibahas, terutama karena dinilai berdampak langsung terhadap jalannya pertandingan.

Situasi ini menambah tekanan bagi perangkat pertandingan, terutama dalam laga dengan level tinggi seperti PSG kontra Bayern. Keputusan yang diambil tidak hanya memengaruhi hasil, tetapi juga persepsi terhadap konsistensi penggunaan VAR.

 


Penalti untuk Bayern Dipertanyakan

Striker Bayern Munchen, Harry Kane (kanan), dikawal ketat bek PSG, Willian Pacho, pada semifinal leg 1 Liga Champions 2025/2026, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB.. (FRANCK FIFE / AFP)

Pada menit ke-15, Bayern München mendapatkan penalti setelah Willian Pacho dianggap melakukan pelanggaran terhadap Luis Díaz di dalam kotak terlarang. Keputusan tersebut langsung memicu perdebatan karena tayangan ulang memperlihatkan kontak yang tidak sepenuhnya jelas sebagai pelanggaran.

Dalam analisisnya, Wesley Sneijder menilai keputusan itu tidak tepat. Ia melihat adanya kontak awal dari Díaz terhadap Pacho sebelum insiden yang membuat pemain Bayern terjatuh di kotak penalti.

“Ini benar-benar hadiah bagi Bayern,” ujar Sneijder.

Ia juga mempertanyakan keputusan VAR yang tidak meminta wasit untuk meninjau ulang insiden tersebut di layar. Menurutnya, tayangan ulang menunjukkan bahwa Díaz lebih dulu melakukan kontak yang seharusnya dianggap sebagai pelanggaran.

“Kalau dilihat ulang, Díaz justru lebih dulu menendang kaki Pacho. Itu terlihat jelas. Ini seharusnya pelanggaran untuk PSG, bukan penalti,” lanjutnya.

 


Penalti PSG di Akhir Babak Pertama Tak Kalah Kontroversial

Bintang PSG, Khvicha Kvaratskhelia, memberikan instruksi saat menghadapi Bayern Munchen pada semifinal leg 1 Liga Champions 2025/2026, Rabu (29/4/2026) dini hari WIB. (ALAIN JOCARD / AFP)

PSG juga mendapatkan penalti menjelang akhir babak pertama setelah Alphonso Davies dinilai melakukan handball. Bola mengenai lengan Davies setelah sebelumnya memantul dari tubuhnya sendiri, situasi yang kerap menimbulkan interpretasi berbeda dalam aturan permainan.

Keputusan tersebut tetap dipertahankan meski sudah melalui peninjauan VAR. Hal ini kembali memicu perdebatan, termasuk dari Sneijder yang menilai keputusan itu tidak konsisten dengan insiden sebelumnya.

“Situasi seperti ini seharusnya dipertimbangkan lebih detail. Bola memantul dari tubuhnya sendiri sebelum mengenai tangan,” ujar Sneijder.

Berita Terkait