Bola.com, Jakarta - Laga semifinal Liga Champions 2025/2026 antara Atletico Madrid dan Arsenal berakhir imbang 1-1 pada leg pertama di Estadio Metropolitano, Kamis (30/4/2026) dini hari WIB. Pertandingan berlangsung ketat dengan kedua tim saling menekan sepanjang 90 menit.
Arsenal sempat unggul lebih dulu melalui penalti Viktor Gyokeres pada menit ke-44. Tuan rumah kemudian membalas di babak kedua lewat eksekusi penalti Julian Alvarez.
Selain dua gol tersebut, kedua tim juga menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Atletico nyaris berbalik unggul lewat Antoine Griezmann yang membentur mistar, sementara Arsenal beberapa kali mengancam melalui skema serangan cepat.
Hasil imbang ini membuat peluang kedua tim tetap terbuka jelang leg kedua di London. Arsenal akan gantian menjamu Atletico di Emirates Stadium pada Rabu (6/5/2026) dini hari WIB.
Di balik hasil tersebut, terdapat sejumlah catatan statistik menarik yang muncul dari pertandingan ini.
1. Simeone Masih Tak Terkalahkan di Kandang Lawan Klub Inggris
Pelatih Diego Simeone kembali mempertahankan rekor kuatnya saat menghadapi klub Inggris di fase gugur Liga Champions di kandang.
Dalam tujuh pertandingan knockout melawan tim Inggris di Vicente Calderon maupun Riyadh Air Metropolitano, Atletico mencatat 3 kemenangan dan 4 hasil imbang tanpa kekalahan.
Menariknya, tujuh laga tersebut dihadapi melawan tujuh tim berbeda, yakni Chelsea, Leicester City, Liverpool, Manchester United, Manchester City, Tottenham Hotspur, dan Arsenal.
2. Gyokeres Sempurna, 27 Penalti Tanpa Gagal
Gol dari titik putih ke gawang Atletico memperpanjang rekor impresif Gyokeres.
Striker Arsenal itu kini telah mencetak 27 penalti beruntun tanpa gagal untuk klub dan tim nasional sejak Maret 2024.
Catatan ini menunjukkan konsistensi tinggi dalam situasi krusial, terutama pada pertandingan dengan tekanan besar seperti semifinal Liga Champions.
3. Arsenal Samai Rekor 13 Laga Tak Terkalahkan di Eropa
Hasil imbang di Madrid juga memperpanjang tren positif Arsenal di kompetisi Eropa.
The Gunners kini mencatat 13 pertandingan beruntun tanpa kekalahan di European Cup/Liga Champions, menyamai rekor terbaik klub yang sebelumnya terjadi pada periode Maret 2005 hingga April 2006.
Rangkaian hasil tersebut menjadi modal penting bagi Arsenal jelang leg kedua yang akan digelar di London.