Persis dan Madura United Masih di Jurang, PSM dan Persijap Selamat: Inilah Peta Degradasi BRI Super League Pekan Ke-32

Pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 telah usai, dan peta zona degradasi semakin jelas terbentuk.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 10 Mei 2026, 20:45 WIB
Persijap Jepara berhasil meraih kemenangan 3-0 atas Persita Tangerang pada laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Internasional Banten, Minggu (10/5/2026) sore WIB. (dok. Persijap Jepara)

Bola.com, Jakarta - Pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 telah usai, dan peta zona degradasi semakin jelas terbentuk. Dua tim sudah menyelamatkan diri, sementara dua lainnya masih berdiri di tepi jurang dengan sisa dua dan tiga laga untuk menentukan nasib mereka.

PSM Makassar menjadi tim pertama yang resmi lolos dari ancaman degradasi pekan ini. Meski dihantam Arema FC 0-3 di Stadion Kanjuruhan Malang, Juku Eja tetap aman berkat koleksi 34 poin yang membuat mereka menang dalam perhitungan head to head atas Persis Solo dari dua pertemuan musim ini.

Advertisement

Persijap Jepara menyusul langkah PSM setelah meraih kemenangan fantastis 3-0 atas Persita Tangerang di Stadion Internasional Banten, Minggu (10/5/2026). Tim asuhan Mario Lemos itu kini menggenggam 34 poin, dan meski harus menghadapi Borneo FC serta Persib di dua laga pamungkas, Wahyudi Hamisi dan kawan-kawan aman berkat keunggulan head to head atas Persis.

Di sisi lain, dua tim masih belum bisa bernapas lega. Persis Solo dan Madura United masih terlibat dalam pertarungan sengit untuk menghindari penurunan kasta, dan salah satu dari keduanya hampir pasti akan mengakhiri musim di Championship musim depan.

 


Persis Butuh Dua Kemenangan, Madura United Harus Lebih

Persis Solo dalam pertandingan melawan Bali United pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Manahan, Solo, 12 Maret 2026. (Dok. ileague.id)

Hasil imbang tanpa gol saat menjamu Persebaya di Stadion Manahan pada Sabtu (9/5/2026) membuat Persis Solo masih terpaku di peringkat ke-16 dengan 28 poin, tepat di batas teratas zona degradasi. Tim asuhan Milomir Seslija itu kini hanya punya dua laga tersisa untuk membalikkan keadaan.

Dua laga itu adalah menjamu Dewa United dan bertandang ke markas Persita. Jika menang keduanya, Persis akan mengakhiri musim dengan 34 poin, sebuah angka yang berpotensi cukup untuk bertahan, tergantung pada apa yang dilakukan Madura United di sisa kompetisi.

Madura United saat ini berada satu tingkat di atas zona merah dengan 31 poin, namun situasi mereka juga tidak nyaman. Laskar Sapeh Kerrab masih punya tiga laga tersisa, dimulai dari laga melawan Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda Lampung, Senin (11/5/2026), dilanjutkan bertandang ke kandang PSIM, sebelum menutup musim dengan menjamu PSM.

 


Head to Head Jadi Penentu, Madura United Wajib Kumpulkan Lebih dari 34 Poin

Di sinilah letak kekejaman matematika bagi Madura United. Jika Lulinha dan kawan-kawan hanya mampu mengakhiri musim dengan 34 poin, sama dengan Persis andai Laskar Sambernyawa menang dua kali, maka Madura United yang akan turun kasta. Dalam perhitungan head to head antara kedua tim musim ini, Persis unggul atas Madura United.

Artinya, tim besutan karetaker Rahmat Basuki itu wajib mengumpulkan lebih dari 34 poin untuk benar-benar aman tanpa bergantung pada kegagalan Persis. Tiga laga tersisa harus dijalani dengan target poin penuh, karena satu poin pun yang terbuang bisa berarti penurunan kasta di penghujung musim.


Persaingan di Liga Spanyol

Berita Terkait