Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2026 tinggal menghitung beberapa pekan, sebelum resmi digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Turnamen edisi kali ini terasa spesial karena untuk pertama kalinya diikuti 48 negara peserta.
Ajang terbesar sepak bola dunia itu memang akan menghadirkan wajah-wajah baru dan kisah kejutan dari berbagai negara debutan.
Namun di balik kemunculan generasi baru, Piala Dunia 2026 juga berpotensi menjadi panggung perpisahan emosional bagi sejumlah pemain veteran yang telah lama menghiasi sepak bola internasional.
Usia dan tuntutan fisik sepak bola modern membuat banyak pemain senior kemungkinan memasuki siklus internasional terakhir mereka.
Dari bintang terkenal hingga sosok underrated, berikut beberapa pemain yang diprediksi menjalani Piala Dunia terakhir dalam kariernya seperti dilansir Sportsmole.
Johnny Placide
Johnny Placide masih menjadi satu di antara pemain paling senior yang berpotensi tampil di Piala Dunia 2026.
Kiper Timnas Haiti berusia 38 tahun itu memainkan peran vital sepanjang kualifikasi. Pengalaman dan kepemimpinannya membantu Haiti tetap kompetitif di tengah persaingan ketat kualifikasi zona CONCACAF.
Bagi sepak bola Karibia, Placide sudah lama dianggap sebagai figur penting. Jika benar tampil di Amerika Utara, turnamen itu bisa menjadi penutup sempurna untuk perjalanan panjangnya bersama Haiti.
Vozinha
Nama Vozinha mungkin belum terlalu familier di kalangan penggemar sepak bola dunia. Namun, kiprah kiper Cape Verde itu layak mendapat sorotan.
Vozinha bahkan akan merayakan ulang tahunnya yang ke-40 saat turnamen berlangsung. Usia itu menjadikannya satu di antara pemain tertua di Piala Dunia 2026.
Yang membuat kisahnya makin spesial, Cape Verde berpeluang menjalani debut di putaran final Piala Dunia. Jika itu terjadi, Vozinha bukan sekadar pemain senior, melainkan simbol sejarah baru bagi negaranya.
Chris Wood
Setelah absen selama 16 tahun dari panggung dunia, Selandia Baru akhirnya kembali ke Piala Dunia. Di garis depan tim yang dijuluki All Whites tersebut, ada nama Chris Wood.
Striker berusia 34 tahun itu membawa segudang pengalaman dari karier panjangnya di Liga Inggris. Ketajamannya akan menjadi senjata utama Selandia Baru yang terakhir kali tampil di Piala Dunia pada 2010.
Sebagai top skorer sepanjang sejarah negaranya, mencetak gol di Piala Dunia bisa menjadi last dance yang sempurna bagi perjalanan internasional Chris Wood.
Riyad Mahrez
Setelah debutnya di Piala Dunia 2014 atau 12 tahun silam, Riyad Mahrez berpeluang kembali tampil di turnamen terbesar dunia untuk terakhir kalinya.
Winger berusia 35 tahun itu masih menjadi figur penting Timnas Aljazair. Pengalaman dan kualitasnya tetap dibutuhkan, terutama untuk membimbing generasi baru sepak bola Aljazair.
Pada Piala Dunia 2014, pemanggilan Mahrez sempat memunculkan kontroversi internal di federasi. Namun kini, statusnya sebagai legenda sepak bola Aljazair sudah tak terbantahkan lagi.
Jika masuk skuad asuhan Vladimir Petkovic, Mahrez berpeluang menutup karier internasionalnya di panggung paling bergengsi.
Edin Dzeko
Sulit membicarakan sepak bola Bosnia-Herzegovina tanpa menyebut Edin Dzeko. Di usia 40 tahun, Dzeko masih menjadi tumpuan utama negaranya.
Ketajamannya belum benar-benar memudar meski telah melewati karier panjang di berbagai liga top Eropa. Bosnia sukses mencuri perhatian setelah menyingkirkan Italia di playoff pada Maret lalu.
Kini, para suporter kembali berharap kepada Dzeko untuk membawa negaranya tampil di Piala Dunia setelah debut bersejarah pada 2014.
Menjadi kapten Bosnia di Piala Dunia 2026 akan menjadi penutup yang sangat layak bagi satu di antara pemain terbaik dalam sejarah sepak bola negara tersebut.