Bola.com, Malang - Pertemuan PSBS Biak melawan Arema FC pada pekan 33 BRI Super League 2025/2026 sudah tidak menentukan lagi. Badai Pasifik sudah dipastikan terdegradasi, sementara Singo Edan hanya fokus untuk memperbaiki posis klasemen saja.
Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (15/5/2026), PSBS Biak tak punya peluang untuk selamat dari degradasi. Mereka dipastikan turun kasta musim depan.
Selain itu, tim ini sedang diterpa persoalan finansial. Kabarnya 4 bulan gaji pemain belum dibayarkan. Itu membuat tim berjulukan Badai Pasifik ini sempat berencana mogok tanding, plus 6 pemain sudah mengundurkan diri.
Sepertinya, laga melawan Arema FC bakal jadi sebuah formalitas untuk PSBS Biak, mengingat tim ini seakan kehilangan gairah.
Buktinya, dalam tiga laga sebelumnya, PSBS selalu kalah telak, yaitu 0-7 dari Malut United, menyerah 0-4 dari Persebaya Surabaya, dan ditekuk 0-5 oleh Dewa United.
Tak hanya itu, tim kepelatihan sempat jadi tanda tanya. Ketika melawan Persebaya, Kahudi Wahyu jadi pelatih caretaker PSBS. Kabarnya, pemain menolak keberadaan Marian Mihail. Namun, setelah itu Mihail kembali ketika melawan Dewa United.
Beragam persoalan internal itu tentu jadi sebuah keuntungan bagi Arema. Meski tim berjulukan Singo Edan sudah tidak punya kans jadi juara atau terdegradasi, mereka tetap memburu poin penuh. Arema FC mematok target sapu bersih dalam dua laga sisa musim ini.
“Kami respek dengan lawan. Namun, kami sepakat untuk meraih semua poin di pertandingan sisa,” kata pelatih Arema, Marcos Santos.
Pelatih asal Brasil itu tidak ingin anak buahnya meremehkan PSBS, sekalipun semua tahu lawan sedang tidak baik-baik saja.
Justru dalam situasi ini PSBS masih bisa membahayakan Singo Edan. Karena tuan rumah tidak punya beban. Mereka bisa bermain lepas.
Sementara pemain Arema FC masih memikul beban. Jika meraih kemenangan, itu dianggap hal yang wajar lantaran dari kondisi tim dan posisi di klasemen saat ini lebih baik. Namun, jika sampai bermain imbang apalagi kalah, itu dianggap keterlaluan bagi fans Singo Edan.
“Kami yakin pemain akan berusaha mendapatkan kemenangan. Mereka tahu seperti apa keinginan suporter. Mereka paham apa yang harus dilakukan di pertandingan nanti,” tegas pelatih 46 tahun ini.
Kesempatan Pesta Gol
Dalam tiga laga sebelumnya, PSBS jadi lumbung gol bagi lawannya. Total 16 gol bersarang di gawang Badai Pasifik dalam tiga pertandingan.
Tentunya ini hal bagus bagi lini depan Arema FC, karena Singo Edan datang dengan skuat lengkap. Trio Brasil, Dalberto Luan, Joel Vinicius, dan Gabriel Silva sedang on fire. Ketiga pemain itu masing-masing mencetak gol saat menekuk PSM Makassar pekan lalu.
Khusus Dalberto, dia punya kepercayaan diri lebih tinggi lantaran pada putaran pertama, dia membuat hattrick ke gawang PSBS Biak.
Pemain 32 tahun ini sepertinya masih bernafsu untuk menambah koleksi golnya. Itu terlihat dalam beberapa laga terakhir. Dalberto sering melakukan finishing ke gawang lawan.
Maklum, di putaran pertama dia sempat jadi top scorer. Namun, kini dia ada di urutan 4 dengan 16 gol, tertinggal 6 gol dari striker Malut United, David da Silva, yang saat ini jadi pemain tersubur.
Bahan Evaluasi
Sementara kubu PSBS menjadikan laga ini sebagai evaluasi. Meski sudah terdegradasi, mereka akan terus melihat apa saja yang harus dibenahi musim depan.
Sebenarnya, tim ini masih punya beberapa pemain berpengalaman yang pernah membela tim besar. Seperti Nelson Alom (Persipura), Ilham Udin Armaiyn (Arema FC), Heri Susanto (Persija) dan beberapa nama lain.
Namun, mereka sepertinya kesulitan mengangkat performa tim. Kini, Marian Mihail yang bertugas mengurus pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk musim depan, karena pelatih asal Rumania ini mengaku dikontrak PSBS sampai 2027.
“Saya punya kontrak yang sah dengan PSBS sampai 2027. Saya akan menghormati dan akan menjalankan secara profesional,” katanya.
Dia menganggap degradasi bukan sebagai akhir perjalanan klub, melainkan momen untuk evaluasi. Jadi mereka bisa membenahi tim agar bisa segera kembali ke kasta tertinggi. Turunnya PSBS membuat tidak ada klub yang mewakili tanah Papua di BRI Super League musim depan.
Prakiraan Susunan Pemain
- PSBS Biak (3-4-3): Dimas Galih (kiper); Iqbal Hadi, Pablo Andrade, Myeong Hwang (belakang); Arjuna Agung, Nelson Alom, Damianus Adiman, Moses Elias (tengah); Heri Susanto, Samuel Gwijangge, Hassan Nader (depan).
- Pelatih: Marian Mihail.
- Arema FC (4-3-3): Lucas Frigeri (kiper); Rio Fahmi, Hansamu Yama, Julian Guevara, Ahmad Alfarizi (belakang); Matheus Blade, Arkhan Fikri, Betinho Filho (tengah); Gabriel Silva, Joel Vinicius, Gabriel Silva (depan).
- Pelatih: Marcos Santos.
Prediksi Bola.com: PSBS Biak 40-60 Arema FC
Jumat, 15 Mei 2026
Stadion Sultan Agung, Bantul
Kick Off 19.00 WIB
Live: Indosiar