Semen Padang Sambut Laga Kandang Terakhir di BRI Super League 2025/2026: Sekaligus Perpisahan dengan GHAS

Gelora H. Agus Salim akan segera direnovasi.

BolaCom | Hery KurniawanDiterbitkan 15 Mei 2026, 06:45 WIB
Semen Padang menelan kekalahan 0-2 dari Persijap Jepara pada laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (20/4/2026) sore WIB. (dok. Semen Padang)

Bola.com, Padang - Semen Padang akan menjalani laga pekan ke-33 BRI Super League 2025/2026 dengan menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Haji Agus Salim (GHAS), Padang, Jumat (15/5) pada pukul 15.30 WIB.

Pertandingan itu akan menjadi laga home terakhir Semen Padang di BRI Super League 2025/2026. Sesuatu yang membuat Tim Kabau Sirah bertekad dapat memberikan kado manis berupa kemenangan untuk suporter dan masyarakat Sumatera Barat.  

Advertisement

Pertandingan antara Semen Padang melawan Persebaya Surabaya itu juga tentunya memang sudah tak punya pengaruh apapun untuk Semen Padang yang sudah dipastikan terdegradasi ke kasta kedua sejak beberapa pekan sebelumnya.

Meski demikian, laga ini cukup spesial. Sebab, ini bisa menjadi laga perpisahan bagi Semen Padang dengan GHAS. Stadion itu akan segera direnovasi dan memaksa Tim Kabau Sirah mengungsi untuk sementara waktu ke tempat lain.

 

 


Memaksimalkan Laga Sisa

Persis Solo berhasil meraih kemenangan 3-2 atas Semen Padang pada laga pekan ke-17 BRI Super League musim ini di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (11/1/2026) sore WIB. (dok. Persis Solo)

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, sadar dengan kondisi tim asuhannya yang telah terdegradasi dari BRI Super League 2025/2026. Meski demikian, Imran menegaskan Semen Padang tetap ingin meraih poin maksimal di sisa musim ini. 

“Persiapan berjalan seperti biasa di laga home. Tentu laga yang sudah tak punya pengaruh untuk kami. Tapi kami tetap akan profesional sampai akhir nanti dengan berusaha maksimal di dua laga terakhir, home dan away," ujar Imran. 

"Dan tentu saya harap pemain tetap antusias untuk meraih kemenangan sebagai hadiah terakhir untuk masyarakat Padang,” sambung eks pelatih PSIS Semarang dan Malut United itu. 

 


100 Persen

Pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury (kanan). (dok. Semen Padang)

Lebih lanjut, Imran Nahumarury menegaskan dirinya terus berusaha menjaga mentalitas pemain untuk dapat tampil 100 persen di lapangan. Meski situasinya memang sulit bagi Semen Padang.

“Saya lihat pemain juga sangat bersemangat. Yang pasti, besok akan banyak perubahan. Saya ingin mencoba pemain-pemain yang menit bermainnya kurang musim ini,” jelas Imran.

Selain itu, Semen Padang juga nampaknya juga bakal kehilangan beberapa pemain pilar macam Boubakary Diarra, Ravy Tsouka, Kazaki Nakagawa, serta Angelo Meneses yang tidak dalam kondisi fit. Termasuk juga Jaime Giraldo yang terkena akumulasi kartu kuning.

“Harus diakui, dua laga terakhir adalah berat. Tapi kami sudah siapkan semuanya. Kalau di dua laga terakhir bisa dapat enam poin, kenapa tidak. Tapi kita juga harus realistis,” tambahnya. 


Persaingan di BRI Super League Musim Ini

Berita Terkait