Persis Hadapi Laga Hidup Mati Kontra Persita, Zanadin Fariz Siap Berjuang Habis-habisan demi Selamat dari Degradasi BRI Super League

Gelandang Persis Solo, Zanadin Fariz, memastikan semua pemain akan berjuang habis-habisan untuk mengamankan poin penuh pada laga penentuan menghadapi Persita Tangerang pada pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 19 Mei 2026, 16:30 WIB
Pemain muda Persis Solo, Zanadin Fariz, kini mendapatkan tugas baru dari Ong Kim Swee untuk mengisi posisi winger. Ini menjadi peran baru bagi pemain berusia 20 tahun itu setelah sebelumnya rutin bermain di pos gelandang. (Bola.com/Radifa Arsa)

Bola.com, Solo - Gelandang Persis Solo, Zanadin Fariz, memastikan semua pemain akan berjuang habis-habisan untuk mengamankan poin penuh pada laga penentuan menghadapi Persita Tangerang pada pekan ke-34 BRI Super League 2025/2026.

Menurut jadwal, duel antara Persis Solo kontra Persita Tangerang itu akan berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (23/5/2026) pukul 16.00 sore WIB. Ini menjadi partai hidup mati Laskar Sambernyawa untuk bertahan di kasta tertinggi.

Advertisement

Sebab, saat ini Persis masih tertahan di peringkat ke-16 klasemen dengan koleksi 31 poin dari 33 pertandingan. Jumlah ini hanya terpaut satu poin saja dari Madura United yang berada tepat di atasnya, posisi yang aman untuk terhindar dari degradasi.

Dengan demikian, selain duel antara Persis kontra Persita ini, nasib mereka juga akan ditentukan melalui hasil antara Madura United kontra PSM Makassar yang akan berlangsung secara bersamaan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan.

 

 


Siap Berjuang Keras

Zanadin Fariz menegaskan, semua pemain Persis menyadari betapa pentingnya partai terakhir ini untuk menentukan nasibnya. Sebab, jika gagal meraup poin penuh, peluang Laskar Sambernyawa untuk bertahan sangat tipis.

Oleh karena itu, menurut pemain yang akrab disapa Ucil itu, seluruh pemain akan berjuang habis-habisan demi meraih hasil terbaik di kandang Pendekar Cisadane demi menyelamatkan nasib tim asal Kota Bengawan itu di kasta tertinggi.

“Kami, semua pemain, pasti akan berjuang keras untuk menghadapi pertandingan terakhir melawan Persita Tangerang ini. Apalagi, ini adalah partai penting bagi Persis Solo untuk bertahan di kasta tertinggi,” kata dia.

 


Berharap Lawan Tergelincir

Dengan situasi semacam ini, Persis Solo tentu tidak bisa hanya memperjuangkan tiga poin untuk selamat dari degradasi. Sebab, mereka juga harus mengharapkan tergelincirnya Madura United pada partai terakhir.

Jika sama-sama menang, otomatis peluang Persis sudah tertutup, karena Madura United mengantongi 35 poin, sedangkan Persis memiliki 34 poin. Artinya, Laskar Sambernyawa mesti mengharapkan Madura United kalah atau minimal imbang.

Apabila skenario ini terwujud, skuad asuhan Milomir Seslija bisa merebut peringkat ke-15 klasemen akhir dengan koleksi 34 poin, sedangkan Madura United meraup 33 poin jika imbang dan 32 poin jika kalah.

 

 


Dihantui Rekor Buruk

Persis Solo berhasil meraih kemenangan 3-2 atas Semen Padang pada laga pekan ke-17 BRI Super League musim ini di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Minggu (11/1/2026) sore WIB. (dok. Persis Solo)

Sayangnya, Persis Solo harus berjuang di bawah bayang-bayang rekor buruk saat menghadapi Persita Tangerang. Dari tujuh pertemuan terakhir di kasta tertinggi, Laskar Sambernyawa baru bisa menang sekali.

Sementara itu, lima laga lainnya berujung dengan kekalahan, sedangkan satu laga lainnya berakhir imbang. Catatan inilah yang juga harus bisa diputus Laskar Sambernyawa untuk menyelamatkan nasibnya di kasat tertinggi.


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait