Arsenal Juara Premier League 2025/2026! Manchester City Gagal Menang, Penantian 22 Tahun Akhirnya Berakhir

Arsenal akhirnya resmi menjadi juara Premier League 2025/2026.

BolaCom | Gregah NurikhsaniDiterbitkan 20 Mei 2026, 04:01 WIB
Ilustrasi Arsenal juara Liga Inggris. (Bola.com/AFP/Gemini)

Bola.com, Jakarta - Arsenal akhirnya resmi menjadi juara Premier League 2025/2026. Kepastian itu datang setelah rival utama mereka, Manchester City, gagal meraih kemenangan usai ditahan imbang 1-1 oleh AFC Bournemouth di Vitality Stadium, Rabu (20/5/2026) dini hari WIB.

Hasil tersebut membuat Arsenal tidak lagi mungkin dikejar City di puncak klasemen meski kompetisi masih menyisakan satu pertandingan. Penantian panjang selama 22 tahun pun akhirnya resmi berakhir untuk The Gunners.

Advertisement

Gelar ini menjadi trofi Premier League pertama Arsenal sejak era legendaris “The Invincibles” musim 2003/2004. Secara keseluruhan, ini merupakan gelar liga ke-14 Arsenal sepanjang sejarah dan yang keempat sejak format Premier League dimulai.

Di sisi lain, hasil ini juga menjadi akhir dari dominasi Manchester City. Untuk pertama kalinya sejak lama, pasukan Pep Guardiola gagal mempertahankan gelar liga dalam dua musim beruntun.

 


Bournemouth Hentikan Manchester City

Striker muda Bournemouth, Junior Kroupi, melakukan selebrasi setelah membobol gawang Manchester City pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026. (Dok. AFC Bournemouth)

Manchester City sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup agresif. Jeremy Doku sempat mengancam lewat tembakan jarak dekat, sementara gol Antoine Semenyo sempat dianulir karena offside.

Namun, Bournemouth perlahan mampu keluar dari tekanan dan justru tampil lebih berbahaya. Peringatan pertama datang ketika Evanilson gagal memanfaatkan peluang emas di depan gawang City.

Tekanan Bournemouth akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-39. Berawal dari umpan tarik Adrien Truffert, wonderkid muda Junior Kroupi melepaskan sepakan melengkung indah ke pojok kanan atas gawang tanpa mampu dihentikan Gianluigi Donnarumma.

Gol tersebut membuat Vitality Stadium bergemuruh. City semakin tertekan karena mereka tahu hasil imbang saja sudah cukup untuk menyerahkan gelar kepada Arsenal.

Memasuki babak kedua, City mencoba meningkatkan intensitas permainan. Erling Haaland sempat melakukan penetrasi berbahaya yang diakhiri peluang Nico O'Reilly, tetapi masih mampu digagalkan Djordje Petrovic.

Namun, Bournemouth justru beberapa kali nyaris menggandakan keunggulan. Evanilson kembali merepotkan lini belakang City, sementara Rayan dan David Brooks sama-sama membentur tiang gawang.

City baru mampu menyamakan kedudukan pada masa injury time. Tembakan Rodri mengenai mistar sebelum bola rebound disambar Erling Haaland menjadi gol pada menit ke-95.

Sayangnya, waktu tidak cukup bagi City untuk mencari gol kemenangan. Peluit panjang berbunyi dan seketika pesta juara dimulai di Emirates Stadium.

 


Arteta Ukir Sejarah Bersama Arsenal

Keberhasilan Arsenal musim ini menjadi pembuktian besar bagi Mikel Arteta. Setelah beberapa musim terus gagal dalam perburuan gelar, Arsenal akhirnya mampu menjaga konsistensi hingga akhir musim.

Arteta juga mencatat sejarah pribadi. Pada usia 44 tahun 54 hari, ia menjadi manajer termuda kedua yang mampu memenangkan Premier League.

Satu-satunya pelatih yang lebih muda darinya saat menjadi juara Premier League hanyalah Jose Mourinho bersama Chelsea pada musim 2004/2005 dan 2005/2006.

Arsenal memang tampil luar biasa sepanjang musim. Mereka memimpin klasemen dalam waktu yang lama dan berhasil melewati tekanan besar dari Manchester City di pekan-pekan terakhir.

Kemenangan tipis 1-0 atas Burnley pada pertandingan sebelumnya menjadi fondasi penting yang akhirnya mengantar mereka menuju trofi juara.

 


Junior Kroupi Cetak Rekor Spesial

Selain memastikan Arsenal juara, laga ini juga menjadi malam bersejarah bagi Junior Kroupi. Penyerang remaja Bournemouth tersebut kembali menunjukkan potensinya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Premier League.

Golnya ke gawang Manchester City membuat Kroupi menjadi remaja pertama yang mampu mencetak gol melawan tiga tim teratas Premier League dalam satu musim, yakni Arsenal, Manchester City, dan Manchester United.

Tak hanya itu, total 13 gol yang ia cetak musim ini juga menjadi rekor gol terbanyak oleh pemain remaja pada musim debut di Premier League.

Sementara itu, Bournemouth juga menorehkan sejarah besar. Hasil imbang melawan City memastikan mereka lolos ke kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub.

Meski belum pasti bermain di kompetisi mana, Bournemouth masih memiliki peluang bahkan untuk lolos ke Liga Champions jika hasil-hasil lain berpihak kepada mereka pada pekan terakhir musim ini.


Persaingan di Liga Inggris 2025/2026

Berita Terkait