Legenda MU Kritik Cara Salah Tinggalkan Liverpool, Singgung Kisah Cristiano Ronaldo

Legenda Manchester United, Patrice Evra, melontarkan kritik tajam terhadap cara Mohamed Salah meninggalkan Liverpool.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 25 Mei 2026, 09:00 WIB
Mohamed Salah merayakan gol kedua Liverpool dalam laga Premier League melawan Fulham, Sabtu (11/4/2026). (AP Photo/Jon Super)

Bola.com, Jakarta - Legenda Manchester United, Patrice Evra, melontarkan kritik tajam terhadap cara Mohamed Salah meninggalkan Liverpool.

Namun di sisi lain, Evra menilai pernyataan kontroversial Salah bisa saja terbukti benar, seperti yang pernah terjadi pada Cristiano Ronaldo di Manchester United.

Advertisement

Sebelumnya, Salah sempat membuat heboh setelah mengkritik gaya bermain pelatih Arne Slot. Bintang asal Mesir itu berharap Liverpool kembali menjadi tim dengan permainan menyerang agresif ala “heavy metal football”, istilah yang identik dengan era Jurgen Klopp.

Komentar tersebut langsung memicu pro dan kontra di kalangan fans Liverpool. Banyak yang menilai Salah tidak seharusnya mengkritik klub dan pelatihnya secara terbuka menjelang perpisahan dengan The Reds.

 


Mirip Ronaldo

Pemain Liverpool merayakan gol yang dicetak oleh Mohamed Salah ke gawang Brentford pada laga lanjutan Liga Inggris 2024/2025 di Anfield, Liverpool, Inggris, Minggu (25/08/2024) malam WIB. (AFP/Darren Stapless)

Evra kemudian membandingkan situasi Salah dengan Ronaldo saat meninggalkan Manchester United pada 2022. Ketika itu, Ronaldo membuat pernyataan kontroversial dengan menyebut keluarga Glazer tidak peduli terhadap klub dan dirinya merasa dikhianati.

“Ini masalah antara Mohamed Salah dan Arne Slot, mungkin ada banyak frustrasi di sana,” ujar Evra.

“Cristiano juga pernah melakukan hal yang sama, dan setelah dia pergi semuanya terbukti benar. Kadang pemain seperti mereka memang berbicara jujur tentang apa yang mereka rasakan,” lanjut mantan bek kiri asal Prancis tersebut.

 

Pelatih Liverpool asal Belanda, Arne Slot, memeluk striker Mesir nomor punggung 11, Mohamed Salah, setelah pertandingan Premier League Inggris antara Liverpool dan Bournemouth di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 15 Agustus 2025. Liverpool menang dengan skor 4-2. (Paul ELLIS/AFP)

Meski memahami kekecewaan fans Liverpool, Evra menilai cara Salah meninggalkan klub tetap tidak ideal. Menurutnya, pemain sekelas Salah seharusnya pergi dengan cara yang lebih elegan mengingat statusnya sebagai legenda klub.

“Salah meninggalkan Liverpool dengan cara yang buruk. Ini bukan Mohamed Salah yang dikenal fans. Dia seperti Steven Gerrard bagi Liverpool,” kata Evra.

Evra juga menegaskan bahwa Liverpool kini memiliki tanggung jawab besar untuk membuktikan bahwa komentar Salah salah. Jika musim depan The Reds mampu bangkit dan kembali menjadi juara, maka kritik Salah terhadap Arne Slot bisa dianggap keliru.

Namun jika performa Liverpool justru semakin menurun setelah kepergian Salah, bukan tidak mungkin ucapan sang winger akan dianggap sebagai kenyataan yang sejak awal sudah ia lihat.

Sumber: Tribal Football

Berita Terkait