Kata-Kata Direktur Persija, Mohamad Prapanca soal Keputusan Tidak Memperpanjang Kontrak Mauricio Souza: 5 Staf Kepelatihan Ikut Angkat Kaki!

Bukan hanya Mauricio Souza, pada keterangan resmi Persija Jakarta hari Selasa (27/05/2026) malam WIB, manajemen Macan Kemayoran juga tidak memperpanjang kontrak lima staf kepelatihan.

BolaCom | Hendry WibowoDiterbitkan 27 Mei 2026, 05:30 WIB
Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca. (Dok. Persija)

Bola.com, Jakarta - Bukan hanya Mauricio Souza, pada keterangan resmi Persija Jakarta hari Selasa (27/05/2026) malam WIB, manajemen Macan Kemayoran juga tidak memperpanjang kontrak lima staf kepelatihan. 

Kelima staf kepelatihan Maurizio Souza yang harus angkat kaki adalah Italo Bartole Resende (asisten pelatih), Vitor Branco da Cruz (pelatih fisik), Gerson Rodrigues Rios (pelatih kiper), Caio Araujo (analis), dan Claudio Luzardi (interpreter).

Advertisement

Meskipun begitu, Direktur Persija, Mohamad Prapanca tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap rekam jejak Mauricio Souza dan staf kepelatihan lainnya. 

"Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan," kata Prapanca. 

"Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya, Coach Italo, Vitor, Gerson, Caio, dan Luzardi, agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya."

"Sebagai penggantinya, kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru. Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027,” tuturnya melanjutkan.

 

 

 


Gagal Realisasikan Target

Pelatih Persija, Mauricio Ferreira de Souza (kanan) memantau permainan tim asuhannya saat melawan Persis Solo pada pertandingan pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin 27 April 2026 malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Kontrak pelatih Mauricio Souza berakhir di akhir musim 2025/2026 dan manajemen Persija memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak, mengingat bahwa target yang disepakati pada awal kontrak tidak tercapai.

Souza memang ditarget membawa Macan Kemayoran menjadi juara, namun ia hanya bisa mengantarkan Persija finis posisi tiga.  

Di bawah arahannya, Persija mampu mencatatkan perolehan poin tertinggi bagi sejarah klub, setidaknya dalam satu dekade terakhir sejak kompetisi Liga Indonesia kembali menggunakan format satu wilayah. Mauricio membawa Persija mengoleksi 71 poin lewat 22 kemenangan, lima kali imbang, dan tujuh kekalahan.

Mauricio pun berhasil membangun identitas permainan yang kuat. Persija tampil sebagai tim yang konsisten mendominasi jalannya pertandingan, bermain agresif, serta memiliki keberanian untuk terus menekan lawan di berbagai situasi.


Sinyal dari Souza

Hasil ini layak disesali oleh Persija Jakarta. Tim asuhan Mauricio Souza benar-benar gagal memanfaatkan situasi. Tampak dalam foto, ekspresi pelatih Persija, Mauricio Ferreira De Souza saat pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/2026 melawan Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (15/3/2026) malam WIB. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sebelumnya, lewat akun Instagramnya, @mauricio__souza_ pada Selasa (26/5/2026), arsitek asal Brasil itu mengisyaratkan hanya semusim menangani Macan Kemayoran.

"Terima kasih, Persija. Merupakan sebuah kehormatan. Suatu hari nanti, jika Tuhan menghendaki, kita akan bertemu lagi!" tulis Souza.

Persija menjadi klub Indonesia kedua yang dipimpin Souza. Nakhoda berusia 52 tahun itu sempat melatih Madura United pada musim 2022/2023.


Yuk Lihat Peta Persaingan

Berita Terkait