Belgia Kembali Tabuh Genderang Perang dengan FIFA di Piala Dunia 2026, Kali Ini Terkait Lapangan Latihan

Timnas Belgia mengeluhkan kondisi lapangan latihan jelang perempat final Piala Duni 2026.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 09 Juli 2026, 11:30 WIB
Para pemain Timnas Belgia bertepuk tangan kepada para penggemar setelah kemenangan tim mereka 4-1 dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara AS dan Belgia di Stadion Seattle pada 7 Juli 2026 di Seattle, Washington. (Luke Hales/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Belgia kembali memanaskan perseteruan dengan FIFA di Piala Dunia 2026. Yang terbaru, perselisihan ini dipicu oleh masalah lapangan latihan yang digunakan tim berjuluk The Red Devils itu.

Federasi Sepak Bola Kerajaan Belgia (RBFA) terus menuntut penjelasan FIFA terkait keputusan badan induk sepak bola dunia itu yang menangguhkan hukuman kartu merah satu pertandingan milik pemain Timnas Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Advertisement

Akibat penangguhan yang kontroversial tersebut, Balogun bisa tampil membela Amerika Serikat saat menghadapi Belgia di babak 16 besar pada Selasa WIB lalu. Kini, Belgia membidik target baru, yakni fasilitas latihan mereka di Los Angeles.

Dalam sebuah pernyataan resmi, RBFA menyatakan bahwa kualitas permukaan lapangan Loyola Marymount University (LMU) yang jadi lokasi latihan Belgia menjelang perempat final tidak memenuhi standar minimum yang diperlukan untuk sesi latihan.


Minta Pindah Lokasi

Para pemain Timnas sBelgia mengikuti sesi latihan di kompleks pelatihan nasional mereka di Tubize pada 4 Juni 2026, menjelang turnamen sepak bola Piala Dunia FIFA 2026. (BRUNO FAHY/Belga/AFP)

RBFA kemudian meminta FIFA untuk memindahkan markas latihan Timnas Belgia, dan permintaan tersebut akhirnya dikabulkan. Timnas Belgia kini akan menggunakan fasilitas latihan milik klub MLS, LA Galaxy, di Carson.

Sesi latihan ini merupakan bagian dari persiapan penting anak asuh Rudi Garcia menjelang pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 melawan Timnas Spanyol di SoFi Stadium, Los Angeles, Sabtu (11-7-2026).

Di sisi lain, menurut The Athletic, pernyataan resmi yang disampaikan pihak LMU tampaknya tidak sejalan dengan penilaian RBFA mengenai kondisi lapangan mereka.

"Sullivan Field diuji secara berkala untuk memastikan kualitas tertinggi. Lapangan kami berada dalam kondisi prima dan telah digunakan oleh beberapa tim olahraga profesional, termasuk beberapa agenda yang sudah direncanakan musim panas ini," bunyi pernyataan LMU.


Lanjutan Kasus Sebelumnya

Folarin Balogun #20 Timnas Amerika Serikat dihibur oleh Rudi Garcia, Pelatih Timnas Belgia, usai pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara AS dan Belgia di Stadion Seattle pada 7 Juli 2026 di Seattle, Washington. (David Ramos/Getty Images melalui AFP)

Sebelumnya, Belgia secara resmi mengajukan keberatan atas keputusan penangguhan hukuman satu pertandingan milik Folarin Balogun. RBFA menyatakan bahwa mereka tidak punya pilihan lain selain menempuh jalur tersebut.

Namun, FIFA menolak keberatan tersebut setelah komite banding mereka menganggap tuntutan Belgia tidak dapat diterima. Sebab, mereka bukan merupakan pihak dalam perkara tersebut.

Pelatih Timnas Belgia, Rudi Garcia, bahkan sempat bercanda sebelum pertandingan dengan berseloroh apakah seluruh situasi ini adalah lelucon April Fools (April Mop).

Kendati didera konfrontasi, Garcia sukses membawa timnya menang telak dengan skor 4-1 atas sang tuan rumah Amerika Serikat di Lumen Field, Seattle, sekaligus mendepak anak asuh Mauricio Pochettino keluar dari turnamen.

 

Sumber: The Athletic

Berita Terkait