Marc Marquez Ingin MotoGP 2027 Sajikan Duel Seperti Moto3, Aerodinamika Jadi Kuncinya

Sudah jajal motor MotoGP 2027, Marc Marquez ungkap bagian yang ingin diubah.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 23 Juli 2026, 05:30 WIB
Pembalap Spanyol dari Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, meninggalkan pit selama sesi latihan bebas pertama menjelang Grand Prix MotoGP Prancis di Le Mans, Prancis barat laut, pada 8 Mei 2026. (Loic VENANCE/AFP)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez mengungkapkan satu hal yang ingin ia ubah pada motor MotoGP 2027. Juara bertahan itu berharap pengurangan perangkat aerodinamika pada regulasi baru dilakukan lebih besar lagi.

MotoGP akan memasuki era regulasi teknis baru mulai musim depan. Mesin 1000cc yang digunakan saat ini akan digantikan oleh mesin berkapasitas 850cc.

Advertisement

Selain perubahan mesin, perangkat ride height akan dilarang sepenuhnya. Regulasi baru juga membatasi penggunaan aerodinamika pada motor.

Sementara itu, Pirelli akan mengambil alih peran Michelin sebagai pemasok ban resmi MotoGP.

Perubahan regulasi tersebut dirancang untuk meningkatkan aspek keselamatan sekaligus membuat jalannya balapan menjadi lebih menarik. Meski begitu, aturan terkait aerodinamika sudah menuai kritik karena dinilai belum cukup signifikan.


Penggunaan Ban Baru

Pembalap Spanyol dari Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, memasuki pit selama sesi latihan bebas pertama menjelang Grand Prix Moto GP Prancis di Le Mans, Prancis barat laut, pada 8 Mei 2026. (Loic VENANCE/AFP)

Dalam wawancara di kanal YouTube "Soy Blak", Marquez mengungkapkan sudah menjajal motor MotoGP 2027 saat tes di Brno.

Menurut kakak Alex Marquez itu, performa motor memang tidak secepat motor saat ini, tetapi ia meyakini perbedaannya tidak akan terlalu terasa bagi para penggemar. Ia juga menilai perubahan paling signifikan justru terletak pada penggunaan ban baru.

Meski begitu, Marquez berharap pengurangan perangkat aerodinamika pada motor dilakukan lebih besar daripada yang telah ditetapkan dalam regulasi.

"Saya berharap aerodinamikanya dikurangi lebih banyak lagi. Saya ingin pengurangannya lebih besar," ujarnya, dikutip Crash,

Menurut Marquez, tanpa perangkat aerodinamika, balapan berpeluang menghadirkan persaingan berkelompok seperti yang kerap terjadi di Moto3.

Namun, ia mengakui kondisi itu lebih sulit diterapkan di MotoGP karena hilangnya downforce akan membuat performa motor menurun. 


Harus Beradaptasi

Pembalap MotoGP Spanyol dari Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, mengendalikan motornya selama sesi latihan kedua menjelang Grand Prix MotoGP Italia di sirkuit Mugello, di Mugello, dekat Florence, pada 29 Mei 2026. (Andreas SOLARO/AFP)

Meski begitu Marquez menegaskan para pembalap harus beradaptasi dengan perubahan tersebut.

"Setiap era selalu memiliki kelebihan dan kekurangannya," katanya.

Marquez telah memastikan akan tetap menjadi bagian dari era regulasi baru MotoGP. Ia menandatangani kontrak berdurasi dua tahun bersama Ducati yang membuatnya bertahan hingga akhir musim 2028.

Pada periode tersebut, Marquez akan bertandem dengan Pedro Acosta, yang saat ini masih membela KTM.

Memasuki jeda musim panas, Marquez berhasil memangkas selisih 102 poin di klasemen menjadi tinggal 18 poin setelah meraih kemenangan di MotoGP Hungaria, MotoGP Ceko, dan MotoGP Jerman.

 

Sumber: Crash

Penulis: Arif Anggara Mulya

Berita Terkait