Bola.com, Jakarta - Jude Bellingham menyambut antusias kesempatan bekerja di bawah asuhan Jose Mourinho di Real Madrid.
Gelandang Timnas Inggris itu bahkan menyebut bekerja bersama Mourinho sebagai sebuah impian menjelang musim 2026/2027.
Bellingham menjadi pemain terakhir Real Madrid yang bergabung kembali dengan tim setelah Piala Dunia 2026.
Kini, pemain berusia 23 tahun itu telah mengikuti latihan di Valdebebas dan mulai beradaptasi dengan suasana tim.
Situasi tersebut kembali membuat Bellingham harus mengenal pelatih baru. Dalam empat musimnya bersama Real Madrid, ini menjadi musim panas ketiga ketika ia menghadapi pergantian pelatih.
Meski begitu, Bellingham memberikan respons positif terhadap kehadiran Mourinho. Ia mengaku sudah merasakan koneksi dengan pelatih asal Portugal tersebut, meski baru sekali bertemu.
"Saya sangat senang bisa kembali bersama rekan-rekan setim dan bekerja dengan pelatih baru. Saya merasa sudah memiliki koneksi dengannya dan merupakan impian bagi saya untuk bekerja dengan pelatih seperti Mourinho. Saya baru sekali bertemu dengannya, tetapi sangat antusias melihat seperti apa dirinya," ujar Bellingham kepada Real Madrid TV.
"Saya punya perasaan yang bagus untuk musim ini dengan para pemain baru dan pelatih," lanjutnya.
Latihan Berat
Real Madrid mendatangkan enam pemain baru pada musim panas ini, yakni Marc Cucurella, Yan Diomande, Bernardo Silva, Ibrahima Konate, Denzel Dumfries, dan Carlos Espi.
Kehadiran pemain-pemain baru tersebut membuat Bellingham melihat musim ini dengan optimistis. Namun, ada hal lain yang menarik dari kesaksiannya setelah mulai menjalani latihan bersama Mourinho.
"Saya banyak berlari, dengan cuaca panas, dan banyak bermain sepak bola bersama rekan-rekan setim. Ini berat, tetapi menyenangkan. Saya sangat menyukai perjuangan seperti ini," kata Bellingham.
Pernyataan tersebut menjadi gambaran awal mengenai tuntutan latihan di bawah Mourinho.
Dalam dua musim sebelumnya, Real Madrid kerap mendapat kritik karena memiliki jarak tempuh yang lebih sedikit dibandingkan lawan, termasuk dalam pertandingan-pertandingan besar.
Tugas Tambahan
Bellingham cukup sering mendapat tugas tambahan untuk menutup ruang yang ditinggalkan Kylian Mbappe dan Vinicius Junior.
Ia juga pernah menyebut dirinya sebagai "korban" dari fleksibilitas yang dimilikinya karena harus menjalankan berbagai peran untuk menutupi kebutuhan tim.
Dalam tiga musim pertamanya di Madrid, Bellingham pernah dimainkan sebagai false nine, gelandang serang, gelandang kiri, gelandang tengah, hingga menjalankan peran seperti bek sayap.
Kini, perubahan tersebut berpotensi terjadi apabila Mourinho mampu membuat seluruh pemain menjalankan taktik intensitas tinggi yang diterapkannya.
Bellingham sebelumnya menjadi satu di antara pemain penting ketika Real Madrid meraih kesuksesan pada musim 2023/2024 berkat kontribusinya di lini depan.
Jika Mourinho bisa mengurangi beban defensif Bellingham, sang gelandang dapat kembali lebih fokus pada peran menyerangnya.
Bahasan Piala Dunia
Seperti sejumlah pemain Real Madrid lainnya, Bellingham terlambat bergabung dengan tim karena harus membela Inggris di Piala Dunia 2026.
Bellingham tampil impresif sepanjang Piala Dunia 2026 dengan mencetak tujuh gol dalam delapan pertandingan. Inggris kemudian mengakhiri perjalanan mereka dengan finis di posisi ketiga.
Meski demikian, Bellingham tidak ingin berlama-lama membahas Piala Dunia. Fokusnya kini beralih kepada persiapan bersama Real Madrid.
"Piala Dunia merupakan pengalaman yang sangat bagus bagi saya dan rekan-rekan setim di Inggris, tetapi saya siap kembali dan bersaing bersama rekan-rekan di Real Madrid. Semoga kami bisa menang," ujar Bellingham.
Real Madrid menjalani dua musim beruntun tanpa meraih trofi mayor dan telah melalui tiga pergantian pelatih dalam periode tersebut.
Masalah Cedera
Bellingham juga melewatkan cukup banyak pertandingan pada musim 2025/2026 akibat sejumlah masalah cedera.
Ia hanya mencetak sembilan gol dan enam assist, yang menjadi catatan terendahnya sejak pindah dari Borussia Dortmund ke Real Madrid pada musim panas 2023.
Mourinho tentu berharap Bellingham dapat kembali menunjukkan performa terbaiknya bersama Real Madrid.
Di lini depan, Real Madrid juga memiliki pemain berusia 19 tahun, Yan Diomande, yang melengkapi deretan pemain bintang di lini serang.
Mourinho tidak terlalu perlu mengkhawatirkan kondisi Bellingham, tetapi harus menemukan cara untuk mengintegrasikan pemain muda tersebut bersama Kylian Mbappe dan Vinicius Junior, yang sebelumnya masih kesulitan menemukan kecocokan di lapangan.
Sumber: SI