Toto Wolff Emoh Sebut Kimi Antonelli Favorit Juara F1 2026, Ini Alasannya

Bos Mercedes, Toto Wolff, menolak menyebut Kimi Antonelli sebagai favorit juara Formula 1 2026.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 15 Agustus 2026, 13:45 WIB
Pembalap Italia Mercedes, Kimi Antonelli, melambaikan tangan setelah memenangkan pole position selama sesi kualifikasi untuk F1 GP Miami 2026 di Miami International Autodrome di Miami Gardens, Florida, pada 2 Mei 2026. (CHARLY TRIBALLEAU/AFP)

Bola.com, Jakarta - Bos Mercedes, Toto Wolff, menolak menyebut Kimi Antonelli sebagai favorit juara Formula 1 2026. Padahal, pembalap muda asal Italia tersebut sedang memimpin klasemen dengan keunggulan 50 poin pada pertengahan musim.

Antonelli menjadi salah satu kejutan terbesar musim ini. Pembalap Mercedes tersebut tampil luar biasa dengan mencatatkan lima kemenangan beruntun dari GP China hingga GP Monako. Rentetan hasil tersebut menjadi faktor utama yang membuatnya unggul atas Lewis Hamilton di klasemen.

Advertisement

Keunggulan Antonelli bahkan berpotensi lebih besar jika bukan karena masalah reliabilitas yang menghampirinya di GP Spanyol dan GP Inggris.

Dalam kedua balapan tersebut, Antonelli sebenarnya sedang memburu pembalap Ferrari. Ia mengejar Hamilton di Spanyol dan Charles Leclerc di Inggris, dengan strategi yang terlihat lebih menguntungkan.

 


Masih Terlalu Dini

Toto Wolff, Direktur Eksekutif Tim Mercedes AMG Petronas F1, tiba di Paddock sebelum sesi latihan menjelang Grand Prix F1 Kanada di Sirkuit Gilles-Villeneuve pada 22 Mei 2026 di Montreal, Quebec. (Minas Panagiotakis/Getty Images via AFP)

Meski demikian, Wolff masih enggan terburu-buru menilai peluang pembalap berusia 19 tahun itu menjadi juara dunia.

"Masih terlalu dini untuk mengatakannya," ujar Wolff, seperti dikutip Crash, Sabtu (15/8/2026). 

"Saya orang yang percaya takhayul. Meskipun keunggulannya 50 poin, masih ada begitu banyak balapan yang harus dijalani. Satu atau dua kali gagal finis bisa mengubah semuanya secara drastis, dan kami belum terlalu bagus dalam hal reliabilitas."

"Jadi, kami hanya perlu terus memaksimalkan setiap hari, mulai Jumat hingga Minggu. Semoga pada akhirnya itu sudah cukup."

 


Masalah Reliabilitas Bisa Jadi Bumerang

Pembalap Mercedes asal Italia, Kimi Antonelli, yang meraih posisi pertama, merayakan kemenangannya dengan trofi di podium setelah berkompetisi di Grand Prix F1 Belgia di sirkuit Spa-Francorchamps, Spa, pada 19 Juli 2026. (Andrej ISAKOVIC/AFP)

Menariknya, peningkatan reliabilitas Mercedes memang berpotensi membuat keunggulan Antonelli semakin besar. Namun, di sisi lain, kondisi tersebut juga bisa justru membuat perolehan poinnya berkurang.

Rekan setim Antonelli, George Russell, yang kini berada di posisi ketiga dengan selisih 59 poin, juga mengalami sejumlah masalah teknis.

Salah satu yang paling mencolok terjadi di GP Kanada. Mobil Mercedes milik Russell mengalami masalah hingga berhenti saat dirinya dan Antonelli terlibat duel sengit memperebutkan kemenangan.

Berbagai persoalan tersebut juga meningkatkan risiko kedua pembalap Mercedes harus menerima penalti grid pada paruh akhir musim karena menggunakan komponen power unit melebihi batas yang ditetapkan.

Sumber: Crash

 

Berita Terkait