Bola.com, Jakarta - Barcelona tampaknya mulai mengakhiri upaya mereka untuk mendatangkan Julian Alvarez pada bursa transfer musim panas ini.
Penyerang Atletico Madrid itu sebelumnya menjadi target utama Blaugrana untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Robert Lewandowski.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, dan direktur olahraga Deco disebut sama-sama sepakat Alvarez merupakan sosok ideal untuk menjadi ujung tombak baru tim.
Namun, sikap Atletico Madrid yang sejak awal enggan menjual pemain kepada rival langsung membuat proses negosiasi tidak pernah berkembang secara signifikan.
Dengan bursa transfer yang semakin mendekati penutupan, Barcelona akhirnya memilih untuk mencari alternatif lain.
Atletico Madrid Tak Bergeming soal Julian Alvarez
Barcelona sebenarnya telah mendapatkan sinyal positif dari Alvarez. Sang pemain disebut telah memberikan lampu hijau untuk bergabung dengan raksasa Catalan itu.
Masalahnya, persetujuan dari pemain tidak cukup. Barcelona tetap membutuhkan kesepakatan dengan Atletico Madrid, dan hingga kini kedua klub tidak pernah mendekati kesepakatan.
Selama berbulan-bulan, Atletico konsisten mempertahankan sikap untuk tidak menjual Alvarez kepada klub yang dianggap sebagai rival langsung.
Pendirian itu membuat Barcelona kesulitan merealisasikan transfer meski sang pemain terbuka terhadap kemungkinan pindah.
Kini, dengan waktu tersisa hanya beberapa pekan sebelum jendela transfer ditutup, Barcelona tidak ingin terus menunggu situasi yang tidak kunjung berubah.
Barcelona Anggap Masalah Alvarez sebagai Urusan Ego
Menurut laporan El Chiringuito melalui Jose Alvarez, Barcelona telah memutuskan untuk menghentikan pengejaran terhadap Julian Alvarez.
Menariknya, keputusan tersebut disebut bukan semata-mata disebabkan oleh persoalan finansial.
Barcelona memang menghadapi masalah keuangan yang sudah berlangsung cukup lama, tetapi klub merasa masih mampu melakukan transfer besar jika benar-benar diperlukan.
Sebaliknya, keputusan untuk mundur lebih banyak dipengaruhi oleh apa yang disebut sebagai ego issue atau masalah ego.
Istilah tersebut diduga merujuk kepada sikap keras Atletico Madrid yang tidak ingin melepas Alvarez kepada salah satu rival domestik mereka.
Barcelona tampaknya tidak ingin terus bernegosiasi dengan klub yang tidak menunjukkan keinginan untuk berkompromi.
Barcelona Sudah Siapkan Sejumlah Alternatif
Barcelona sebenarnya telah mempersiapkan sejumlah nama alternatif dalam beberapa pekan terakhir.
Mereka tidak hanya bergantung kepada Alvarez, meski pemain asal Argentina tersebut selama ini menjadi target utama.
Dua pemain Villarreal, Georges Mikautadze dan Ayoze Perez, disebut masuk daftar pertimbangan Barcelona.
Selain itu, penyerang Arsenal, Viktor Gyokeres, juga mulai muncul sebagai salah satu opsi yang menarik perhatian klub Catalan tersebut.
Barcelona kini harus menentukan pilihan dengan cepat. Mereka butuh penyerang yang tidak hanya memiliki kualitas individu tinggi, tapi juga mampu beradaptasi dengan sistem permainan yang diterapkan Flick.
Harus Tepat Memilih Pengganti Lewandowski
Keputusan Barcelona untuk meninggalkan perburuan Alvarez membuat persaingan mendapatkan penyerang baru semakin menarik.
Klub masih memiliki waktu untuk melakukan langkah besar, tetapi kesalahan dalam memilih pemain bisa berdampak terhadap kekuatan lini depan sepanjang musim.
Barcelona sebenarnya memiliki sejumlah pemain yang dapat menjadi pelapis, termasuk Anthony Gordon, Karim Adeyemi, dan Hamza Abdelkarim.
Mereka bisa memfokuskan anggaran untuk mendatangkan satu penyerang utama yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim.
Namun, Alvarez tetap menjadi target yang sulit digantikan. Barcelona sebelumnya telah melihat penyerang Atletico tersebut sebagai sosok ideal untuk menggantikan Lewandowski.
Kini, setelah Atletico Madrid tidak mengubah pendiriannya, Barcelona harus mengalihkan perhatian.
Bursa transfer yang semakin dekat dengan penutupan membuat Blaugrana tidak punya banyak waktu untuk menemukan solusi terbaik.
Sumber: Barca News Network