Lille Bertamu ke Markas Bodo/Glimt di Liga Champions, Calvin Verdonk Mungkin Jadi Pengganti Lagi

Lille Bertamu ke Markas Bodo/Glimt di Liga Champions, Calvin Verdonk Mungkin Jadi Pengganti Lagi

BolaCom | Vincentius AtmajaDiterbitkan 02 November 2026, 19:45 WIB
Aksi bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk saat memperkuat Lille menjamu Lyon dalam laga pekan keenam Ligue 1 2025/2026, Minggu (28/9/2025) malam. (Dok. Lille)

Bola.com, Jakarta - Wakil Prancis, Lille akan kembali melakoni lanjutan persaingan Liga Champions 2026/2027 tengah pekan ini. Les Dogues dijadwalkan melawat ke markas wakil Norwegia, Bodo/Glimt pada laga keempat league phase di Aspmyra Stadion, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB.

Berbicara tentang Lille, otomatis perhatian tertuju pada sosok Calvin Verdonk. Bek kiri Timnas Indonesia itu semakin menjadi pemain penting bagi Lille, termasuk telah menjalani dua pertandingan di arena Liga Champions musim ini.

Advertisement

Lille belum merasakan kemenangan dalam tiga laga awal dan tersok-seok di posisi ke-35 klasemen. Pasukan Davide Ancelotti bahkan mendapat hattrick kekalahan setelah takluk dari Real Betis (2-3), Arsenal (0-3), dan Galatasaray (2-4).

Praktis, tidak ada cara lagi selain menghentikan tren minor dengan membawa pulang poin dalam lawatan ke markas Bodo/Glimt. Di kubu tuan rumah, mereka meraih satu kemenangan 1-0 atas Borussia Dortmund, dan kalah dari Bayern Munchen (0-5) dan Napoli (3-4).

Lantas bagaimana dengan peluang Calvin Verdonk untuk pertandingan nanti?

 


102 Menit di Liga Champions.

Calvin Verdonk, LOSC Lille, musim 2026/2027. (Dok. X @losclive)

Calvin Verdonk belum lama ini membuat rekor sebagai pemain Indonesia pertama yang menjalani debut di ajang bergengsi Liga Champions Eropa. Debutnya datang saat ia dimainkan dalam duel Lille menantang tuan rumah Arsenal, pada 14 Oktober 2026.

Lille harus mengakui kekalahan telak 0-3 dari Arsenal. Verdonk bermain selama 12 menit di Emirates Stadium dan tampil cukup percaya diri. Sepekan kemudian, Verdonk kembali mencatat rekor sebagai orang Indonesia pertama yang tampil menjadi starter hingga bermain full 90 menit di Liga Champions.

Lille menjamu Galatasaray pada matchday ketiga di Decathlon Arena-Stade Pierre-Mauroy, pada 22 Oktober 2026. Sayangnya, Les Dogues kalah telak 2-4 dari wakil Turki tersebut.

Dengan demikian, pemain 29 tahun itu telah menorehkan 102 menit bermain di ajang Liga Champions, dan menjadi pengalaman tersendiri baginya.

 


Kembali dari Bangku Cadangan

Calvin Verdonk, LOSC Lille, musim 2026/2027. (Dok. X @losclive)

Untuk pertandingan Lille versus Bodo/Glimt, ada kemungkinan Calvin Verdonk bermain sebagai pengganti. Seperti dalam prediksi yang dimuat Sportsmole, posisi starter untuk bek kiri masih akan ditempati Romain Perraud.

Artinya, Verdonk akan mengawali pertandingan dari bench, dan peluangnya bermain akan datang saat babak kedua berjalan seperti yang sering dilakukan pelatih Davide Ancelotti.

Perraud kembali mendapat posisinya itu setelah akhir pekan lalu menjadi starter. Lille sukses mengalahkan Lens di Ligue 1 akhir pekan, dan Verdonk menjadi pengganti Perraud di menit ke-78.

Satu-satunya perubahan dalam komposisi starter lini belakang Lille di markas Bodo/Glimt nanti adalah bermainnya bek kanan Maxima Goffi yang mengganti posisi Tiago Santos yang mengalami cedera ACL.

Adapun komposisi empat bek Lille di pertandingan nanti diisi oleh Maxima Goffi (bek kanan), Romain Perraud (bek kiri), serta duet bek tengah Nathan Ngoy dan Alexsandro.

 


Waspadai The Giant Killer

Calvin Verdonk, LOSC Lille, musim 2026/2027. (Dok. X @losclive)

Lille wajib waspada dalam meladeni Bodo/Glimt. Tim yang punya warna khas kuning ini, dikenal sebagai the giant killer alias pembunuh raksasa sejak musim lalu.

Di Liga Champions musim lalu, mereka berhasil mengalahkan raksasa Inggris, Manchester City (3-1) hingga tim kuda hitam asal Spanyol, Atletico Madrid (2-1) di fase League Phase.

Puncaknya adalah mendepak juara Italia, Inter Milan, lewat agregat kemenangan 5-2 di play-off gugur Liga Champions musim lalu. Kehebatan Bodo/Glimt masih terasa hingga musim ini, dengan pernah menang atas Borussia Dortmund, pengoleksi satu kali juara Liga Champions.

 

Berita Terkait