Marc Marquez Ungkap Titik Balik Kebangkitannya, Asa Juara MotoGP 2026 Kembali Terbuka

Marc Marquez mengungkap momen ketika dirinya kembali percaya diri dalam persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.

BolaCom | Merisa AmandaDiterbitkan 06 November 2026, 14:45 WIB
Marc Marquez beraksi di MotoGP Malaysia 2026 (AFP)

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez mengungkap momen ketika dirinya mulai kembali percaya diri dalam persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Pembalap Ducati itu menyebut MotoGP Jerman di Sachsenring sebagai titik balik kebangkitannya.

Advertisement

Sebelumnya, Marquez sempat tertinggal jauh setelah kembali dari operasi bahu yang dijalaninya di Mugello.

Bahkan, hingga saat itu ia belum berhasil meraih kemenangan pada balapan utama dan terpaut 102 poin dari posisi teratas.

Namun, situasi mulai berubah setelah seri Sachsenring. Marquez merasa kecepatannya makin baik dan kembali memiliki peluang untuk bersaing dalam perebutan gelar juara dunia.


MotoGP Jerman Jadi Titik Balik Kebangkitan

Marc Marquez dari Tim Ducati Tim Lenovo mengemudikan sepeda motornya saat sesi kualifikasi Grand Prix MotoGP Jerman di sirkuit balap Sachsenring, di Hohenstein-Ernstthal dekat Chemnitz, Jerman timur, pada 11 Juli 2026. (Ronny HARTMANN/AFP)

Marc Marquez menyebut MotoGP Jerman di Sachsenring sebagai momen ketika dirinya mulai merasa kembali berada dalam persaingan perebutan gelar juara dunia.

"Grand Prix Sachsenring adalah saat saya mulai merasa kami kembali berada dalam persaingan, kami kembali terlibat dalam perebutan gelar," ujar Marquez, seperti dikutip dari Crash.net, Kamis (5/11/2026).

"Karena setelah Mugello, posisi saya sangat jauh tertinggal. Namun, kemudian para rival memberi saya kesempatan untuk kembali bersaing memperebutkan gelar juara," lanjutnya.

Performa Marquez memang menunjukkan peningkatan pada periode tersebut.

Hingga akhir pekan di Jerman, ia berhasil memenangi lima dari delapan balapan terakhirnya.


Kecepatan Ducati Terus Meningkat

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, memacu motornya saat menjalani sesi balapan MotoGP Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang, Sepang, Minggu (1/11/2026). (Mohd Rasfan/ AFP)

Selain momentum yang mulai berpihak kepadanya, Marquez menilai peningkatan performa motor Ducati menjadi salah satu faktor penting dalam kebangkitannya.

Ia merasa makin nyaman mengendarai motor pada paruh kedua musim. Kecepatan yang terus meningkat dari satu balapan ke balapan berikutnya membuatnya kian yakin bisa bersaing.

"Kemudian, pada paruh kedua kejuaraan, persaingan menjadi makin ketat. Namun, kecepatan kami juga semakin baik di setiap balapan," kata Marquez.

"Ducati membantu saya dengan sejumlah hal baru. Perasaan saya terhadap motor menjadi lebih baik, dan setelah itu kami mampu meningkatkan kecepatan," imbuhnya.


Belum Mau Terlalu Pikirkan Gelar Juara

Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, berselebrasi di podium setelah memenangi sprint race MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Sabtu (10/10/2026). (Sonny Tumbelaka/AFP)

Meski peluang menjadi juara dunia makin terbuka, Marquez mengaku tidak ingin terlalu terbebani oleh situasi tersebut.

"Saya merasa sama persis seperti sebelumnya," ujar Marquez ketika ditanya mengenai situasinya menjelang peluang mengunci gelar.

Menurutnya, persaingan gelar yang berlangsung hingga seri terakhir justru bisa menjadi lebih sulit karena tekanan dan rasa gugup yang muncul.

"Namun, saat ini mungkin beberapa orang berpikir persaingan semakin dekat. Akan tetapi, dalam pikiran saya, semuanya masih jauh. Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," tuturnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan Marquez memilih tetap fokus menjalani balapan dan tidak ingin terlalu cepat menganggap gelar juara dunia sudah berada dalam genggamannya.

 

Sumber: Crash

Berita Terkait