Peluang Juara Dunia Terbuka, Marc Marquez Tak Mau Ubah Strategi di MotoGP Qatar

Marc Marquez mengatakan tidak akan mengubah strategi, meski berpeluang meraih gelar dunia kedelapannya di MotoGP Qatar.

Bola.com, Jakarta - Marc Marquez datang ke MotoGP Qatar dengan peluang mengunci gelar juara dunia musim 2026.

Kendati baru saja meraih kemenangan ketujuh musim ini di Sepang, Malaysia, pembalap Ducati itu menegaskan pendekatannya tidak akan berubah pada seri ke-20 yang berlangsung akhir pekan ini.

Marquez sejauh ini lebih banyak mengelola performanya sepanjang musim. Baru di Malaysia ia memutuskan untuk tampil maksimal sejak sesi latihan bebas pertama (FP1).

Kendati demikian, pembalap asal Spanyol tersebut masih unggul 44 poin dalam klasemen kejuaraan dunia.

Fokus Marquez kini tertuju pada balapan utama hari Minggu. Ia ingin memaksimalkan perolehan poin, yang berpotensi membawanya meraih gelar juara dunia MotoGP kedelapan apabila hasil yang didapat sesuai harapan.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Bukan Trek Favorit, tapi...

Marquez mengakui Sirkuit Qatar bukan lintasan favoritnya. Ia bahkan pernah mengalami sejumlah kesulitan di sana, meski musim lalu mampu tampil cepat dan kompetitif.

"Qatar merupakan trek yang bagus, tetapi bukan salah satu favorit saya. Pada beberapa musim sebelumnya, saya benar-benar mengalami banyak kesulitan di sini," ujar Marquez, dikutip dari Crash.

"Sebaliknya, tahun lalu kami sangat cepat dan kompetitif. Di Malaysia, kami menjalani akhir pekan dengan cara terbaik. Terutama pada Sabtu, sangat mudah melakukan kesalahan."

"Strategi kami di sini tidak akan berubah. Kami bekerja dari hari ke hari dan berusaha memberikan yang terbaik pada balapan Minggu," imbuhnya.

Bagnaia Sebut MotoGP Qatar Bakal Berat

Di sisi lain, Francesco Bagnaia akan menjalani tiga seri terakhirnya bersama Ducati Lenovo Team sebelum pindah ke Aprilia pada 2027.

Pembalap Italia itu pernah memenangi MotoGP Qatar pada 2024. Karakter permukaan lintasan yang memiliki daya cengkeram tinggi juga berpotensi menguntungkannya.

Namun, Bagnaia datang dengan performa yang belum memuaskan. Ia belum mampu menembus enam besar sejak seri Jerman.

Bagnaia menilai Qatar sebagai satu di antara sirkuit yang menyenangkan, tetapi tantangan di penghujung musim membuat balapan kali ini terasa berat.

"Qatar merupakan trek yang sangat bagus, tetapi juga sangat menantang pada fase akhir musim ini. Sirkuit ini selalu mampu mengeluarkan potensi terbaik Desmosedici GP dan menjadi tempat saya tampil kompetitif," kata Bagnaia.

Ia menegaskan timnya masih terus bekerja keras untuk bisa mendekati rombongan pembalap terdepan.

 

Sumber: Crash

Video Populer

Foto Populer