Peta Kekuatan Perempat Final Liga Champions: Arsenal Nomor 1, PSG Mengintai

Berikut adalah power ranking delapan tim perempat final Liga Champions.

Bola.com, Jakarta - Liga Champions 2025/2026 kini memasuki fase perempat final. Delapan tim terbaik Eropa tersisa, dan persaingan menuju trofi semakin memanas.

Sejumlah klub besar telah tersingkir lebih awal, termasuk beberapa wakil Premier League seperti Manchester City dan Chelsea. Kini, hanya tim-tim elite dengan pengalaman dan kualitas tinggi yang tersisa.

Perempat final Liga Champions musim ini menghadirkan kombinasi menarik antara tim berpengalaman dan kuda hitam. Arsenal memimpin sebagai favorit, namun PSG dan Bayern Munich siap memberikan perlawanan sengit.

Dengan jalur yang berbeda di bagan turnamen, final impian antara dua raksasa Eropa sangat mungkin terjadi. Namun seperti biasa, Liga Champions selalu penuh kejutan dan segalanya masih bisa berubah.

Berikut adalah power ranking delapan tim yang masih bertahan:

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

1. Arsenal

 

Arsenal menjadi tim paling difavoritkan saat ini. Performa konsisten, jalur undian yang relatif lebih mudah, serta kedalaman skuad membuat mereka berada di puncak power ranking.

Di bawah arahan Mikel Arteta, The Gunners tampil matang dan efisien. Mereka juga diuntungkan dengan memainkan leg kedua di kandang.

Jika mampu menjaga performa, Arsenal memiliki peluang besar untuk melaju hingga final dan bahkan mengangkat trofi.

 

2. Paris Saint-Germain

PSG sempat mengalami penurunan performa, namun bangkit dengan cara spektakuler setelah menghancurkan Chelsea dengan agregat telak.

Tim asal Paris ini tampak kembali menemukan bentuk terbaik mereka dan bisa menjadi ancaman serius bagi siapa pun.

3. Bayern Munich

Bayern tampil luar biasa setelah mencetak 10 gol dalam dua leg melawan Atalanta.

Lini serang mereka yang dihuni Harry Kane, Luis Diaz, dan Michael Olise menjadi salah satu yang paling mematikan di Eropa saat ini.

Dengan fokus penuh di Liga Champions, Bayern menjadi kandidat kuat juara.

4. Real Madrid

Tidak pernah bisa diremehkan, Real Madrid kembali menunjukkan mental juara mereka, termasuk saat menyingkirkan Manchester City.

Dengan pemain seperti Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Federico Valverde, mereka selalu punya peluang.

Namun, secara keseluruhan performa mereka dinilai masih di bawah tiga tim teratas.

5. Barcelona

Barcelona tampil tidak konsisten saat menghadapi Newcastle, namun menunjukkan kualitas luar biasa di babak kedua.

Pemain seperti Raphinha, Lamine Yamal, dan Pedri menjadi kunci permainan menyerang mereka.

Namun, gaya bermain tiki-taka mereka dinilai rentan menghadapi tim dengan fisik kuat seperti Arsenal.

6. Liverpool

 

6. LiverpoolDi bawah asuhan Arne Slot, Liverpool menunjukkan dua wajah berbeda. Mereka bisa tampil luar biasa, namun juga sering tampil di bawah standar dalam laga besar.

Meski begitu, sejarah membuktikan bahwa tim seperti Liverpool bisa saja melangkah jauh meski tidak difavoritkan—seperti yang pernah terjadi pada 2005.

7. Atletico Madrid

 

Tim asuhan Diego Simeone masih menyimpan potensi kejutan. Mereka bahkan berhasil menyingkirkan Barcelona di ajang domestik.

Namun, inkonsistensi performa, terutama saat bermain tandang, menjadi masalah serius. Atletico kini bukan lagi tim defensif solid seperti dulu, melainkan tim yang sulit diprediksi.

8. Sporting CP

Sporting menjadi kuda hitam setelah tampil impresif saat menghancurkan Bodo/Glimt dengan skor telak. Atmosfer di Estadio Jose Alvalade menjadi salah satu kekuatan utama mereka.

Namun, perbedaan kualitas dan pengalaman masih menjadi kendala besar. Menghadapi tim seperti Arsenal, peluang mereka untuk melaju lebih jauh dinilai sangat kecil. Jika berhasil lolos, itu akan menjadi salah satu kejutan terbesar dalam sejarah Liga Champions.

Sumber: Planet Football

Video Populer

Foto Populer