Declan Rice Patah Hati Arsenal Gagal Angkat Trofi Liga Champions: Rasanya Sangat Menyakitkan

Gelandang Arsenal, Declan Rice, mengaku sangat kecewa setelah gagal menyabet gelar Liga Champions 2025/2026.

Bola.com, Budapest - Gelandang Arsenal, Declan Rice, mengaku sangat kecewa setelah gagal menyabet gelar Liga Champions 2025/2026, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB. The Gunners harus puas menjadi runner up setelah kalah adu penalti 3-4 (1-1) dari Paris Saint-Germain (PSG) di final. 

Meskipun kecewa, Declan Rice mengaku tetap bangga terhadap rekan-rekan setimnya setelah kalah di final Liga Champions melalui adu penalti.

“Rasanya sangat menyakitkan. Sangat menghancurkan kalah di final Liga Champions lewat adu penalti,” kata Rice kepada TNT Sports setelah pertandingan. 

“Kami mencoba melihat perjalanan yang telah kami tempuh sebagai sebuah tim. Ini adalah musim yang luar biasa, pertandingan ke-63 kami di semua kompetisi malam ini, dan kami telah memberikan segalanya hingga titik ini."

“Kami berhasil membawa pertandingan ke adu penalti. Saya tahu banyak orang menyebutnya seperti lotre, tetapi memang begitulah sepak bola. Anda bisa menang atau kalah lewat penalti, dan beberapa tim terbaik dalam sejarah juga pernah kalah melalui adu penalti di final. Malam ini kami yang merasakan hal itu. Yang jelas, kami menang bersama dan kalah bersama," imbuh gelandang Timnas Inggris tersebut. 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Janji Kembali Lagi

Rice juga menegaskan rasa bangganya terhadap seluruh skuad Arsenal meski harus pulang tanpa trofi Liga Champions.

“Saya sangat bangga dengan tim ini dan para pemain ini. Musim yang luar biasa, benar-benar luar biasa. Saya tidak bisa cukup memuji semua orang," ujar Rice. 

“Tentu saja saya sangat kecewa, tetapi saya juga mencoba melihat gambaran besarnya, dari saat kami memulai musim pada Juli tahun lalu hingga posisi kami sekarang. Ini adalah perjalanan yang luar biasa sepanjang musim ini. Kami akan kembali lagi.”   

PSG Juara Beruntun

Sementara itu, PSG sukses melakukan back to back juara di Liga Champions. Klub ibu kota Prancis ini menjadi juara untuk kali kedua secara beruntun setelah menang atas Arsenal lewat drama adu penalti.

Kedua tim bermain imbang 1-1 dalam 120 menit pertandingan. Drama adu penalti yang berakhir dengan skor 4-3 menjadi akhir dari pertandingan dan membawa PSG menjadi juara. 

Arsenal berhasil unggul cepat dalam laga final ini. Saat laga baru berjalan enam menit, Kai Havertz membawa The Gunners unggul 1-0 atas PSG.

Pada menit ke-62, PSG mendapatkan kesempatan emas melalui titik putih setelah Khvicha Kvaratskhelia dilanggar Cristhian Mosquera saat berusaha merangsek ke dalam kotak penalti Arsenal.

Ousmane Dembele yang maju sebagai eksekutor mampu melakukan tugasnya dengan baik dan membawa PSG menyamakan kedudukan menjadi 1-1 pada menit ke-65.

Setelah itu, skor tak berubah hingga babak perpanjangan waktu. Alhasil, final pun harus diputuskan melalui adu penalti. 

 

Video Populer

Foto Populer