Statistik Awal Musim Rasmus Hojlund di Napoli, Bukti Tak Cocok dengan Taktik Massimiliano Allegri?

Rasmus Hojlund kesulitan di Napoli: 1 sentuhan di kotak penalti tiap 26 menit menurut Opta. Napoli baru 7 poin dari 5 laga, terburuk sejak 2015/2016.

Bola.com, Jakarta - Rasmus Hojlund belum menunjukkan ketajamannya bersama Napoli pada awal musim 2026/2027. Penyerang asal Denmark itu justru terlihat kesulitan mendapatkan ruang dalam skema permainan Massimiliano Allegri.

Hojlund datang dengan ekspektasi besar setelah mencetak 12 gol dari 33 laga pada musim 2026/2027. Catatan tersebut membuatnya diprediksi menjadi mesin gol Napoli pada musim keduanya bersama Partenopei.

Namun, statistik lima pertandingan pertama Serie A menunjukkan persoalan yang berbeda. Hojlund rata-rata hanya menyentuh bola sekali di kotak penalti lawan setiap 26 menit.

Situasi tersebut beriringan dengan start Napoli yang belum meyakinkan. Partenopei hanya mengoleksi tujuh poin dari lima pertandingan, sekaligus menjadi awal musim dengan perolehan terendah sejak 2015/2016.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sorotan Statistik Rasmus Hojlund

Menurut data Opta, Hojlund baru mencatatkan 14 sentuhan di kotak penalti lawan dalam lima laga Serie A. Artinya, pemain asal Denmark tersebut hanya menghasilkan satu sentuhan setiap 26 menit.

Angka tersebut menempatkan Hojlund sebagai salah satu penyerang tengah dengan keterlibatan paling minim di area berbahaya. Dari pemain yang sudah bermain sedikitnya 350 menit, hanya Paul Mendy dari Cagliari yang mencatat angka lebih rendah dengan satu sentuhan setiap 33 menit.

Hojlund sejauh ini baru mencetak dua gol dalam lima pertandingan Serie A. Sementara itu, Mendy yang masih berusia 19 tahun baru mengoleksi satu gol untuk Cagliari.

Minimnya keterlibatan Hojlund di kotak penalti juga selaras dengan produktivitas Napoli yang belum maksimal. Partenopei baru mencetak tujuh gol, dan di antara 10 tim teratas klasemen, hanya Cagliari yang memiliki jumlah gol lebih sedikit dengan lima gol.

Allegri Perlu Temukan Solusi

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa masalah Napoli bukan sekadar efektivitas penyelesaian akhir Hojlund. Penyerang tengah utama Napoli dan Cagliari justru menjadi pemain dengan jumlah sentuhan paling sedikit di kotak penalti lawan setelah lima pertandingan.

Hojlund membutuhkan suplai bola yang lebih konsisten agar perannya sebagai ujung tombak dapat berjalan optimal. Minimnya sentuhan di area penalti membuat peluangnya untuk terlibat langsung dalam fase akhir serangan menjadi terbatas.

Napoli sendiri baru mengumpulkan tujuh poin dari lima pertandingan pembuka Serie A. Raihan tersebut menjadi yang terendah bagi klub sejak musim 2015/2016 dan memperlihatkan bahwa persoalan Partenopei terjadi secara lebih luas.

Laporan dari Italia juga menyebut Massimiliano Allegri mulai frustrasi dengan para pemainnya, terutama pemain berpengalaman, karena menilai mereka menunjukkan sikap buruk dalam pertandingan-pertandingan awal musim.

Sumber: Football Italia

Video Populer

Foto Populer