Tampil Penuh saat Lille Dilibas Galatasaray di Liga Champions, Begini Kata-Kata Calvin Verdonk

Calvin Verdonk ungkap penyebab Lille Tumbang dari Galatasaray di Liga Champions.

Bola.com, Jakarta - Calvin Verdonk menyoroti lemahnya pertahanan Lille saat kalah 2-4 dari Galatasaray pada matchday ketiga League Phase Liga Champions 2026/2027.

Bek Timnas Indonesia itu menilai ia dan rekan satu tim gagal mengantisipasi situasi sepak pojok yang menjadi awal kebangkitan wakil Turki tersebut pada babak kedua.

Bermain di Decathlon Arena – Stade Pierre-Mauroy, Rabu (21-10-2026) malam WIB, Lille mencetak dua gol melalui Soriba Diaoune. Namun, Galatasaray membalas lewat Yunus Akgun, Aleksey Batrakov, gol bunuh diri kiper Berke Ozer, dan Victor Osimhen.

Verdonk tampil sejak menit pertama sebagai bek kiri dan bermain penuh selama 90 menit.

Seusai pertandingan, ia menyebut gol Galatasaray yang membuat skor berubah menjadi 2-3 menjadi titik penting dalam kekalahan Lille.

"Menurut saya, semuanya berawal dari sepak pojok itu. Kami tidak bertahan dengan baik, dan mereka langsung mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 2-3. Itu adalah awal babak kedua yang berat," ujar Verdonk dalam konferensi pers seusai laga.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Lille Harus Lebih Tajam

Verdonk menilai Lille perlu membenahi permainan di kedua kotak penalti jika ingin memperbaiki hasil pada pertandingan berikutnya. Ia menekankan pentingnya meningkatkan efektivitas serangan sekaligus memperkuat pertahanan.

"Menurut saya, kami harus lebih tajam dalam penyelesaian akhir. Kami perlu lebih sering menembak, mencetak gol, serta bertahan lebih baik di dalam kotak penalti. Kami harus tampil lebih baik di kedua area penalti, baik dalam bertahan maupun menyerang," kata mantan pemain NEC Nijmegen tersebut.

Kendati belum mendapatkan hasil yang diharapkan, Verdonk meminta rekan-rekannya untuk tetap menjaga keyakinan. Lille masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi mereka dalam persaingan Liga Champions.

"Selama masih ada peluang, kami harus tetap percaya diri. Kami harus yakin dan terus melangkah," tegasnya.

Verdonk Tampil Penuh

Pelatih Lille, Davide Ancelotti, menurunkan Verdonk sebagai starter di sektor kiri pertahanan. Pemain berusia 29 tahun itu mengisi barisan belakang bersama Alexsandro, Nathan Ngoy, dan Maxima Goffi.

Sepanjang pertandingan, Verdonk aktif membantu serangan sekaligus menjalankan tugas bertahan. Ia mencatatkan 64 sentuhan bola, menciptakan dua peluang, serta membukukan lima aksi bertahan.

Verdonk juga melepaskan enam umpan ke area pertahanan lawan dengan akurasi operan mencapai 82 persen.

Di babak pertama, ia sempat mengancam melalui pergerakan dari sisi kiri sebelum mengirimkan umpan silang ke arah Hakon Haraldsson. Namun, kiper Galatasaray, Ugurcan Cakir, lebih dahulu memotong bola tersebut.

Posisi Lille

Kekalahan ini membuat Lille masih belum meraih poin setelah menjalani tiga pertandingan di League Phase Liga Champions. Mereka terpuruk di peringkat ke-35, sedangkan Galatasaray naik ke posisi ke-23 dengan tiga poin.

Lille selanjutnya akan bertandang ke markas Bodo/Glimt pada 4 November 2026.

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi Verdonk dkk. untuk memburu poin perdana di kompetisi elite Eropa itu.

Video Populer

Foto Populer