Sukses


Persigubin Tak Mau Diremehkan di ISC B

Bola.com, Jakarta - Para peserta Indonesia Soccer Championship (ISC) B 2016 kini mulai bersiap untuk gelaran kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia itu. Salah satunya adalah klub asal Papua, Persigubin Gunung Bintang yang mengincar target tinggi di ISC B. 

Klub yang berdiri tahun 1998 itu mematok lolos dari penyisihan grup. Setelah itu pasukan Persigubin ingin merasakan pertandingan di level 16 sampai 8 besar ISC. Hal itu disampaikan lagsung oleh Ketuam Umum Persigubin Pieter Kalakmabim yang optimisi timnya bisa mencapai target itu. 

“Materi pemain sudah kami siapkan, artinya kami ingin menatap ISC B ini dengan optimisme yang tinggi,” jelas Pieter kepada bola.com saat ditemui di Jakarta. 

Pieter juga mengatakan timnya tak punya kendala teknis lainnya meski menjadi peserta dari timur Indonesia. 

Klub berjulukan The Morning Star itu pun mengakui tak bermasalah dengan finansial meski grup 8 menggunakan sistem home tournament. “Tak masalah, selama ini persiapan kami dibantu dengan pemerintah daerah Gunung Bintang. Juga beberapa sponsor lokal yang medukung perjuangan kami di ISC B,” lanjutnya. 

Persigubin tergabung dalam Grup 8 ISC B. Letak geografis klub-klub di grup paling bontot ini menjadikan pertandingan digelar di tempat netral. Keputusan tersebut sudah dikaji oleh PT Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator.

Persigubin akan berhadapan dengan lawan-lawan yang cukup tangguh di Grup 8. Kalteng Putra FC Palangkaraya, Yahukimo FC, Persigo Gorontalo, Persbul Buol hingga Celebest FC Palu siap menghadang ambisi Persigubin di ISC B musim ini.

Persigubin dilatih Mial Balebata Armand, pelatih asal Kamerun yang telah lama menetap di Papua. Sebelum gabung Persigubin, Mial menangani Perseka Kaimana dan sukses membawa klub itu promosi ke Divisi Utama pada 2013. 

Mial menuturkan, ISC B akan menjadi ajang bagi Persigubin untuk mematangkan pemain lokal. Ia pun cukup berani mengandalkan 100 persen anak muda asal Gunung Bintang dan sekitarnya.

"Kalau tidak lewat kompetisi, pemain tidak mendapat pengalaman bertanding. Saya berharap anak-anak mendapat manfaat besar dari kompetisi ISC B," tutur Mial Armand.

Video Populer

Foto Populer