Sukses


Keunikan Radhi Shenaishil: Pimpin Timnas Irak Berstatus Pinjaman untuk Piala Asia 2015, Ketemu Shin Tae-yong pada Semifinal

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Irak dalam perebutan posisi tiga Piala Asia U-23 2024. Duel Shin Tae-yong versus Radhi Shenaishil bakal sangat menarik.

Jika Timnas Indonesia U-23 menang, Marselino Ferdinan dkk. bakal menemani Jepang dan Uzbekistan ke Olimpiade 2024 Paris. Tetapi Irak tak akan serta merta membiarkan hal itu terjadi.

Kekalahan tidak menutup kans Timnas Indonesia U-23 untuk melaju ke Paris. Namun syaratnya, wajib menang melawan peringkat 4 Piala Afrika U-23 2023.

Adu taktik dan kejelian antara Shin Tae-yong dan Radhi Shenaishil bakal memanaskan sisi lapangan. Siapakah yang akan keluar sebagai pemenang, Timnas Indonesia U-23 atau Irak?

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 3 halaman

Pengalaman STY

Shin Tae-yong menjalani karier sebagai pelatih pada 2005. Ketika itu, dia menjabat sebagai asisten pelatih klub asal Australia, Queensland Roar. Tiga tahun berselang, dia dipercaya menakhodai Seongnam Ilhwa Chunma pada 2008.

Setelah itu, pelatih berusia 53 tahun tersebut ditunjuk sebagai asisten pelatih Timnas Korea Selatan pada 2014. Hingga akhirnya menjadi pelatih kepala dan tampil di Piala Dunia 2018. Saat itu, Taeguk Warriors membuat kejutan dengan mengandaskan Timnas Jerman 2-0 di laga pamungkas fase grup.

Setelah sempat menganggur pasca-menangani Timnas Korea Selatan, Shin Tae-yong menerima tawaran mengasuh Timnas Indonesia pada Desember 2019. Sejauh ini arsitek kelahiran Yeongdeok, Gyeongbuk, Korea Selatan itu sudah mendampingi Tim Merah-Putih selama 94 laga, mulai dari kelompok usia hingga senior.

 

3 dari 3 halaman

Shenaishil Punya Pengalaman Unik

Shenaishil sebenarnya memulai karier manajerialnya pada 2006. Namun baru pada 2009 namanya melejit karena tidak tanggung-tanggung, Timnas Irak dipimpinnya meski bekal melatih Al Quwa A Jawiya dan Al Zawraa saja dalam CV-nya.

Ia cuma terlibat pada dua laga persahabatan, yakni melawan Arab Saudi dan Korea Selatan. Kemudian ia direkrut Al-Talaba, kembali ke Al-Zawraa, dipercaya menangani Irak U-23, hingga akhirnya dilirik klub bergengsi Qatar, Qatar SC.

Nah menariknya lagi, Qatar SC meminjamkan Shenaishil ke Timnas Irak senior, sesuatu yang jarang terjadi. Pada Piala Asia 2015, Shenaishil sukses membawa Irak melaju hingga semifinal, namun kalah 0-2 dari Korea Selatan di mana Shin Tae-yong kala itu masih menjadi asisten pelatih.

Video Populer

Foto Populer