Sukses


Liga Inggris: Chelsea Terpaksa Obral 4 Pemain di Musim Panas 2024, Siapa yang Terdepak?

Bola.com, Jakarta Chelsea akan mengobral empat pemain pada musim panas 2024 untuk menghindari masalah financial fair play (FPP).

Skuad asuhan Mauricio Pochettino, mengalami musim yang mengecewakan. Saat ini, The Blues berada di urutan ke-11 Premier League 2023/2024.

Bukan hanya di dalam lapangan, Chelsea juga bermasalah di luar itu. Menurut The Telegrah dan Sportbible, Rabu (28/2/2024), ada spekulasi yang berkembang, bahwa The Blues perlu mengumpulkan sekitar 100 juta pounds (Rp1,98 triliun) hingga akhir Juni 2024 untuk menghindari pelanggaran Peraturan Keuntungan dan Keberlanjutan di Premier League.

Chelsea telah mengumpulkan 100 juta euro (Rp1,7 triliun) dari penjualan Mason Mount, Christian Pulisic, dan Ethan Ampadu.

Namun, The Blues telah menggelontorkan dana lebih dari 448,5 juta euro (Rp7,63 triliun), untuk belanja pemain. Salah satunya membeli gelandang asal ekuador Moises Caicedo senilai 115 juta euro (Rp1,95 triliun), membuat Chelsea defisit 200 juta euro (Rp3,4 triliun) pada tahun ini.

Jadi, siapa saja pemain yang akan dijual Chelsea

--- 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 4 halaman

Opsi Chelsea

Menurut The Telegraph, Chelsea menghadapi masalah ini dengan santai, tidak dalam tekanan untuk cepat-cepat mengumpulkan dana sebelum 30 Juni 2024. Mereka juga sudah menyiapkan opsi untuk mengatasi masalah tersebut. 

Chelsea berencana melepas empat pemain sekaligus. Mereka adalah Trevoh Chalobah, Armando Broja, Conor Gallagher, dan pemain rekrutan pertama era Boehly, yaitu Marc Cucurella. 

 

3 dari 4 halaman

Nasib Pochettino

Sementara itu, Manajer Chelsea, Mauricio Pochettino, mengeklaim masih mendapat dukungan dari pemilik klub mereka meskipun The Blues mengalami kekalahan di final Carabao Cup kontra Liverpool, Minggu (25/2/2024).

Pochettino dikritik keras imbas kekalahan Chelsea dengan skor 0-1 melalui  perpanjangan waktu saat melawan Liverpool yang diperkuat mayoritas pemain muda.

Pelatih berkebangsaan Argentina itu mengatakan telah berbicara dengan co-owners Todd Boehly dan Behdad Eghbali, meskipun kalah di laga final. Ia mengklaim percakapan itu bernada positif. 

"Mereka menunjukkan dukungan dan setelah pertandingan Todd mengirim pesan yang baik. Saya menyapa mereka ketika melihatnya di stadion, setelah itu saya bertemu dengan Behdad dan kami berbicara,” ungkap Pochettino, seperti dikutip BBC, Rabu (28/2/2024). 

Menurut pelatih berusia 51 tahun itu, dirinya dan pemilik saling berbagi pendapat tentang pertandingan final dan banyak peluang yang terbuang. Menurutnya, Chelsea bermain sangat baik selama 90 menit. (Farrel Adhitya Hetharia)

Sumber: Sportbible

4 dari 4 halaman

Yuk Tengok Posisi Tim Favoritmu

Video Populer

Foto Populer