Thiago Alcantara Menilai Mohamed Salah Layak Dapat yang Terbaik setelah Jalani Musim Terakhir yang Sulit di Liverpool

Thiago Alcantara menyebut Mohamed Salah, dan juga Andy Robertson, yang akan meninggalkan Liverpool sebagai legenda klub di Anfield.

Bola.com, Jakarta - Mantan gelandang Liverpool, Thiago Alcantara, melontarkan pujian kepada dua pemain The Reds yang akan hengkang, Mohamed Salah dan Andy Robertson.

Thiago, yang meninggalkan Anfield setelah kontraknya berakhir pada akhir musim 2023/2024, menyebut keduanya sebagai sosok penting dalam sejarah klub.

Thiago, mantan pemain timnas Spanyol, mengumumkan pensiun dari sepak bola profesional pada Juli 2025 sebelum bergabung dengan staf kepelatihan Hansi Flick di Barcelona sebagai asisten pelatih pada September tahun yang sama.

Selama membela Liverpool, pemain berusia 35 tahun itu kerap diganggu cedera dan hanya sempat tampil singkat selama lima menit pada musim terakhirnya bersama klub.

Meski begitu, Thiago pernah meraih trofi Piala FA dan Piala Liga bersama Mohamed Salah dan Andy Robertson di bawah asuhan Jurgen Klopp.

Kini, Mohamed Salah dan Andy Robertson juga tengah bersiap mengucapkan selamat tinggal kepada Liverpool pada musim panas ini.

Saat ditanya oleh Sky Sports News menjelang Laureus Sports Awards di Madrid pada Senin (20/4/2026), Thiago tak ragu menyampaikan kekagumannya kepada kedua pemain tersebut.

“Mereka adalah legenda klub, mereka adalah pesepak bola yang luar biasa. Tidak masalah ke mana mereka pergi. Mereka akan tetap menjadi pesepak bola yang luar biasa,” tegasnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Salah Dinilai Pantas Mendapat yang Terbaik

Thiago kemudian dimintai pendapat tentang bagaimana musim terakhir Mohamed Salah yang penuh kesulitan di Anfield berjalan.

Namun, ia memilih untuk berhati-hati dalam memberikan penilaian karena tidak berada langsung di dalam situasi tersebut.

“Saya tidak berada di sana, jadi saya tidak bisa punya pendapat tentang itu, tetapi Mo pantas mendapatkan yang terbaik.”

Pernyataan itu memperlihatkan rasa hormat besar Thiago kepada Mohamed Salah, yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di Liverpool.

Meski musim terakhirnya disebut berjalan tidak mudah, Thiago menegaskan kualitas dan kontribusi sang penyerang Mesir tetap layak dihargai.

Thiago Ceritakan Sulitnya Keputusan Pensiun

Thiago juga sebelumnya pernah berbicara secara terbuka mengenai keputusan sulit untuk mengakhiri karier profesionalnya setelah meninggalkan Liverpool. Ia mengakui menerima kenyataan tersebut bukanlah hal mudah.

“Setelah perjuangan yang begitu panjang untuk menjadi pesepak bola, lalu menjadi pesepak bola seperti yang saya inginkan, langkah tersulit adalah menerima bahwa semuanya akan berakhir,” ungkapnya.

“Itu bukan sulit karena apa yang akan datang berikutnya. Namun, karena saya harus melepaskan sesuatu yang saya cintai, akibat keadaan di luar kendali saya.”

“Hal itu sulit. Namun, saya harus menemukan kedamaian dengan diri saya sendiri, penerimaan, dan kebanggaan atas karier yang saya miliki,” lanjutnya.

Pernyataan itu menggambarkan betapa besar kecintaan Thiago terhadap sepak bola, sekaligus rasa ikhlas yang akhirnya ia temukan setelah perjalanan karier yang panjang.

Kembali ke Anfield dan Momen Spesial Bersama Gerrard

Belum lama ini, Thiago kembali ke Anfield untuk tampil dalam laga Liverpool Legends bersama sejumlah nama besar, seperti John Aldridge, Steven Gerrard, dan Jurgen Klopp. Momen tersebut menjadi pengalaman emosional tersendiri baginya.

“Luar biasa. Ada dua hal yang menyatu, Anfield yang penuh dan bermain bersama Gerrard. Itu adalah momen yang luar biasa dan saya pasti akan menyimpannya dalam ingatan saya,” ujar Thiago.

Thiago juga sempat bercerita tentang gol yang ia cetak dalam pertandingan tersebut, dengan nada bercanda.

“Saat saya mencetak gol, Stevie datang dan saya mengatakan kepadanya itu adalah sprint pertama yang saya lakukan sejak saya tiba di Liverpool! Kenapa tidak?! Pada momen itu kami hanya bereaksi, kami merasa nyaman di kotak penalti. Rasanya menyenangkan bisa mencetak gol.”

Kembalinya Thiago ke Anfield menjadi penutup manis dari hubungannya dengan Liverpool, sekaligus memperlihatkan bahwa ikatannya dengan klub dan para legenda The Reds tetap kuat meski ia telah gantung sepatu.

Sumber: Mirror

Persaingan di Premier League

Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Timnas Corner: Semua Tentang Timnas Indonesia
Lihat Selengkapnya

Video Populer

Foto Populer