5 Pemain MU yang Berpotensi Ucapkan Selamat Tinggal pada Laga Vs Brighton: Manuel Ugarte dan Joshua Zirkzee Menuju Pintu Keluar?

Lima pemain Manchester United (MU) berpotensi menjalani pertandingan terakhir bersama Setan Merah pada laga kontra Brighton

Bola.com, Jakarta - Lima pemain Manchester United (MU) berpotensi menjalani pertandingan terakhir bersama Setan Merah pada laga kontra Brighton, Minggu (23/5/2026). Mereka bisa saja mengucapkan selamat tinggal setelah laga itu. 

MU menjalani musim penuh gejolak dengan berbagai perubahan besar, dan transformasi lebih lanjut diperkirakan akan terjadi pada musim panas 2026. Michael Carrick tidak hanya sukses menstabilkan situasi setelah menggantikan Ruben Amorim pada Januari 2026, tetapi juga membawa Setan Merah finis di posisi ketiga Premier League.

Carrick sudah resmi menjadi manajer permanen MU. {erhatian kini mulai tertuju pada kemungkinan pemain yang datang dan pergi setelah musim berakhir lewat pertandingan melawan Brighton. 

Manchester United juga sudah menambah dana transfer setelah menjual Rasmus Hojlund ke Napoli. Sementara itu, Barcelona masih harus menentukan keputusan terkait masa depan Marcus Rashford, yang saat ini menjalani masa peminjaman di klub Catalan tersebut.

Di sisi lain, Andre Onana juga berpeluang hengkang secara permanen ke Trabzonspor, klub yang kini diperkuatnya sebagai pemain pinjaman.   

Berikut ini lima pemain yang berpeluang melakoni laga terakhir di MU saat melawan Brighton, seperti dikutip dari Manchester Evening News

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

1. Altay Bayindir

Altay Bayindir akan mencoba menghidupkan kembali kariernya di klub lain atau tetap menjalani musim berikutnya sebagai pemain cadangan di Old Trafford masih belum jelas. Kiper asal Turki itu terus dikaitkan dengan kepindahan, yang diyakini bisa memberinya kesempatan bermain reguler lebih banyak.

Meski sempat menggusur Andre Onana pada awal musim lalu, situasi itu disebut lebih disebabkan oleh performa buruk Onana. Kesalahan fatal saat menghadapi Arsenal pada pekan pembuka musim menjadi pukulan yang sulit dipulihkan bagi Bayindir.

Kini, kedatangan Senne Lammens disebut-sebut semakin memastikan masa depan Bayindir di Manchester United akan segera berakhir.   

2. Manuel Ugarte

Ineos milik Sir Jim Ratcliffe disebut memiliki kebijakan memberi pemain baru kesempatan selama dua musim untuk membuktikan kualitas mereka. Kini, Manuel Ugarte mendekati akhir musim keduanya di klub, tetapi gelandang asal Uruguay itu masih kesulitan menunjukkan performa terbaiknya.

Manchester United mengeluarkan dana sebesar 50,5 juta poundsterling untuk merekrut Ugarte dari Paris Saint-Germain pada Agustus 2024. Gelandang bertahan itu diharapkan bisa menghadirkan agresivitas dan ketangguhan di lini tengah setelah tampil impresif bersama Sporting CP dan dianggap sebagai salah satu gelandang bertahan muda terbaik di Eropa.

Namun, Michael Carrick tampaknya belum benar-benar percaya kepada pemain berusia 25 tahun tersebut. Ugarte bahkan tidak lagi tampil sejak laga melawan Leeds pada April lalu, sehingga peluang hengkang pada musim panas ini terlihat semakin besar.   

3. Mason Mount

Fokus utama Manchester United pada bursa transfer musim panas ini adalah merombak lini tengah mereka. Nama-nama seperti Adam Wharton, Elliot Anderson, Sandro Tonali, hingga Aurelien Tchouameni disebut masuk dalam daftar target potensial.

Sementara itu, Mason Mount kini mendekati akhir musim ketiganya di Old Trafford, tetapi transfer tersebut bisa dibilang belum berjalan sesuai harapan. Mantan pemain Chelsea itu kesulitan membuktikan reputasinya dan berpotensi dilepas demi menambah dana transfer klub.

Pemain berusia 27 tahun itu masih terikat kontrak dengan United hingga musim panas 2028. Namun, sejauh musim ini ia baru mencatatkan 24 penampilan di semua kompetisi.

Legenda klub Gary Neville bahkan sempat melontarkan kemungkinan agar Mount dijual pada musim panas ini, mengingat sejak awal memang meragukan keputusan United mengeluarkan dana sebesar 53 juta poundsterling untuk merekrut sang gelandang.   

4. Joshua Zirkzee

Joshua Zirkzee direkrut pada masa ketika Manchester United sedang berada dalam kekacauan, baik di dalam maupun luar lapangan. Penyerang asal Belanda itu pun dianggap menjadi gambaran dari masa-masa sulit yang dialami Setan Merah dalam beberapa tahun terakhir.

Hampir dua tahun sejak didatangkan dari Bologna dengan nilai transfer 36 juta poundsterling, peran terbaiknya di tim belum jelas.

Pemain berusia 24 tahun tersebut tidak memiliki karakteristik sebagai striker nomor 9 murni dan juga kesulitan bermain di posisi melebar ataupun lebih dalam. Catatan sembilan gol dari 74 penampilan liga menjadi alasan mengapa Michael Carrick belum terlalu memprioritaskannya.

Saat diberi kesempatan tampil, termasuk ketika Carrick memainkannya melawan Sunderland awal bulan ini, Zirkzee dinilai belum menunjukkan tanda-tanda bahwa ia punya masa depan jangka panjang di klub. Karena itu, kepindahan pada musim panas nanti disebut bisa menjadi solusi terbaik bagi semua pihak.   

5. Matthijs de Ligt

Keputusan ini mungkin akan menimbulkan perdebatan, tetapi Manchester United mulai meninggalkan skema tiga bek di bawah asuhan Michael Carrick. Sang manajer lebih memilih duet Harry Maguire dan Lisandro Martinez di lini pertahanan.

Sementara itu, bek asal Belanda tersebut lebih banyak menepi sepanjang musim karena harus absen selama lima bulan akibat cedera. Kondisi itu membuat United mulai mempertimbangkan opsi lain di bursa transfer demi mencari pemain yang lebih konsisten dan dapat diandalkan.   

Sumber: Manchester Evening News

Video Populer

Foto Populer