Pep Guardiola Pergi, 9 Pemain Manchester City Ini Bisa Ikut Cabut

Manchester City memasuki era baru, sembilan pemain ini bisa pergi bersama Pep Guardiola.

Bola.com, Jakarta - Era panjang Manchester City bersama Pep Guardiola akhirnya mencapai garis akhir. Setelah hampir 600 pertandingan dan sederet trofi selama satu dekade, Guardiola meninggalkan Etihad Stadium dengan warisan besar yang sulit ditandingi.

Kepergian pelatih asal Spanyol itu diyakini bakal memicu perubahan besar di tubuh Man City. Nama Enzo Maresca disebut-sebut sudah disiapkan sebagai penerus Guardiola untuk memimpin proyek baru klub.

Namun, Guardiola bukan satu-satunya figur penting yang hengkang. Bek senior John Stones serta gelandang kreatif Bernardo Silva juga meninggalkan Manchester City setelah menjalani periode sukses bersama klub.

Situasi itu membuka kemungkinan terjadinya eksodus pemain pada bursa transfer musim panasĀ ini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Sektor Penjaga Gawang

Di sektor penjaga gawang, masa depan James Trafford mulai diselimuti tanda tanya. Kiper lulusan akademi Man City itu sebenarnya baru kembali ke Etihad musim lalu usai tampil impresif bersama Burnley.

Trafford sempat diproyeksikan sebagai penerus Ederson. Namun, kedatangan mendadak Gianluigi Donnarumma membuat posisinya turun menjadi pelapis.

Sepanjang musim, Trafford lebih sering dimainkan di ajang domestik dan berhasil membantu Man City meraih gelar.

Meski begitu, ambisinya menjadi kiper utama Timnas Inggris membuat peluang pindah kembali terbuka. Di usia 23 tahun, Trafford dinilai membutuhkan menit bermain reguler jika ingin menggeser Jordan Pickford dari posisi nomor satu Inggris.

Lini Belakang

Di lini belakang, kepergian Stones bisa saja diikuti nama lain. Man City kini memiliki stok bek tengah melimpah setelah mendatangkan Marc Guehi pada musim dingin. Kehadiran Guehi menambah daftar bek elite yang sudah diisi Ruben Dias, Josko Gvardiol, dan Abdukodir Khusanov.

Kondisi itu membuat masa depan Nathan Ake mulai dipertanyakan. Bek asal Belanda tersebut kerap bermasalah dengan cedera dalam beberapa musim terakhir sehingga pengaruhnya perlahan menurun.

Dengan kontrak yang tersisa hingga 2027, Man City disebut bisa memilih menjualnya sekarang demi mendapatkan nilai transfer optimal.

Sementara itu, Manuel Akanji hampir pasti meninggalkan klub setelah klausul kewajiban pembelian dalam kontraknya aktif bersama Inter Milan usai menjuarai Serie A.

Nasib berbeda dialami Rico Lewis. Pemain serbabisa berusia 21 tahun itu sebelumnya digadang-gadang menjadi bagian penting masa depan Man City karena mampu bermain sebagai bek kanan maupun gelandang tengah. Namun, sepanjang musim 2025/2026, Guardiola jarang memberinya kesempatan.

Padahal Lewis baru menandatangani kontrak lima tahun musim panas lalu. Di Premier League musim ini, ia hanya tiga kali tampil sebagai starter. Kehadiran Maresca bakal menentukan apakah Lewis masih masuk rencana jangka panjang klub atau tidak.

Sektor Tengah

Di sektor tengah, Man City sebenarnya tidak ingin kehilangan Rodri. Namun, situasinya disebut tidak sepenuhnya berada dalam kendali klub. Pemenang Ballon d'Or itu dilaporkan tertarik bergabung dengan Real Madrid dan membuka peluang kembali ke Spanyol.

Man City sudah merasakan sendiri betapa sulitnya bermain tanpa Rodri ketika gelandang bertahan itu beberapa kali cedera. Karena itu, klub berharap Maresca mampu membujuknya bertahan lebih lama di Manchester.

Berbeda dengan Rodri, kepergian Mateo Kovacic kemungkinan tidak akan terlalu mengguncang tim. Gelandang Kroasia tersebut lebih banyak menepi akibat cedera sepanjang musim dan kontraknya juga akan habis pada 2027.

Faktor usia turut menjadi pertimbangan karena ia bakal berumur 33 tahun tahun depan.

Nama lain yang dipastikan segera berpisah adalah Kalvin Phillips. Masa suram Phillips di Man City tampaknya akan berakhir permanen pada musim panas ini sekaligus membantu klub mengurangi beban gaji.

Jika tiga gelandang itu pergi, The Citizens dipastikan membutuhkan tambahan tenaga baru di lini tengah. Satu di antara nama yang dianggap cocok adalah Enzo Fernandez, yang tampil menonjol bersama Chelsea saat dilatih Maresca.

Lini Depan

Di lini depan, Man City diperkirakan bakal mengandalkan kombinasi Erling Haaland, Antoine Semenyo, Jeremy Doku, dan Rayan Cherki dalam formasi racikan Maresca.

Kondisi itu bisa membuat sejumlah penyerang lain mulai mempertimbangkan masa depan mereka.

Omar Marmoush, yang baru bergabung 18 bulan lalu, disebut mulai frustrasi karena lebih sering menjadi pelapis Haaland. Penyerang asal Mesir itu beberapa kali memperlihatkan kualitasnya di Manchester dan diyakini layak mendapat peran lebih besar di klub lain.

Situasi hampir serupa juga dialami Savinho. Winger Brasil tersebut sebenarnya baru memperpanjang kontrak pada Oktober lalu, tetapi kedatangan Maresca memunculkan ketidakpastian baru.

Minimnya menit bermain bahkan disebut berpengaruh terhadap absennya Savinho dari skuad Brasil menuju Piala Dunia 2026.

Sementara itu, perjalanan Jack GrealishĀ di Etihad tampaknya mendekati akhir. Masa peminjamannya bersama Everton sempat berjalan baik sebelum terhenti akibat cedera pada Januari.

Dengan persaingan ketat di lini depan Man City, Grealish dinilai sulit kembali merebut tempat utama dan berpeluang besar hengkang pada musim panas ini.

Ā 

Sumber: SI

Video Populer

Foto Populer