Inggris Kandas di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Bakal Dipecat Gara-Gara Klausul Ini?

Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dapat memecat Thomas Tuchel setelah gagal memenuhi ekspektasi di Piala Dunia 2026.

Bola.com, Jakarta - Federasi Sepak Bola Inggris (FA) dapat memecat Thomas Tuchel setelah gagal memenuhi ekspektasi di Piala Dunia 2026. Hal itu sesuai dengan klausul kontrak yang disepakati oleh kedua pihak.

Sebelumnya Thomas Tuchel ditunjuk untuk menangani Timnas Inggris pada awal tahun lalu dengan tugas memenangkan Piala Dunia 2026. Kontrak awal itu dijadwalkan berakhir setelah final Piala Dunia 2026.

Namun, FA memberikan perpanjangan kontrak berdurasi dua tahun kepada Tuchel pada bulan Februari hingga Euro 2028. Chief Executive Officer (CEO) FA, Mark Bullingham, mengonfirmasi di awal turnamen bahwa ada klausul performa yang tercantum dalam kesepakatan tersebut.

Artinya, Tuchel bisa dicopot dari kursi pelatih jika The Three Lions mengalami kampanye Piala Dunia yang mengecewakan. Inggris berhasil mencapai babak semifinal, tetapi menyia-nyiakan keunggulan 1-0 hingga akhirnya tersingkir oleh Argentina.

Padahal, performa Harry Kane dkk cukup mengesankan di bawah asuhan juru taktik asal Jerman itu. Sayangnya, lagi-lagi Inggris harus gagal lolos ke final sejak terakhir kali mencapainya pada 1996. Lantas, bagaimana nasib Tuchel seusai kegagalan ini?

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Klausul Performa di Kontrak

Mark Bullingham menjelaskan soal klausul kontrak yang disepakati oleh FA dengan Thomas Tuchel saat memulai kerja sama. Dia mengatakan setiap perjanjian ini menyelipkan klausul mengenai performa.

Namun demikian, Bullingham enggan menjelaskan secara detail mengenai klausul tersebut. Dia juga tidak bersedia berkomentar soal peluang mengaktifkan klausul pemutusan kontrak Tuchel setelah kegagalan ini.

"Ada klausul performa di setiap kontrak yang disusun oleh FA. Akan tetapi saya tidak akan membahas detail mengenai apa saja klausul tersebut. Kami bisa menuntutnya untuk mematuhi kontrak tersebut.

 

Kontraknya Sempat Diperpanjang

Bullingham juga menjelaskan keputusan untuk memberikan perpanjangan kontrak kepada Tuchel sebelum Piala Dunia dimulai. Jika kontraknya tidak diperpanjang, pria asal Jerman tersebut akan berstatus tanpa kontrak setelah turnamen berakhir.

Oleh karena itu, FA ingin menghindari ketidakpastian apa pun terkait masa depannya yang dapat membayangi kampanye skuad The Three Lions selama mengarungi Piala Dunia 2026 ini.

"Kenyataannya adalah dia merupakan manajer tingkat atas yang akan banyak diminati, dan kami tahu kami memiliki seseorang yang melakukan pekerjaan dengan sangat baik,” ujar Mark Bullingham.

“Kami tidak bisa begitu saja mengharapkan seseorang untuk menunggu dan membiarkannya begitu saja demi melihat bagaimana hasil yang Anda peroleh,”ia menambahkan.

 

Menuju Euro 2028

Bullingham menegaskan Tuchel sudah bekerja dengan cukup baik sebagai nakhoda Timnas Inggris. Dia tampaknya masih akan dipercaya untuk mengasuh Harry Kane dkk menuju ajang Euro 2028.

“Itu bukan realitas kehidupan dalam profesi apa pun. Kami memiliki seseorang yang melakukan pekerjaan dengan sangat baik,” ujar lelaki yang menjabat sebagai CEO FA sejak Agustus 2019 tersebut.

“kami pikir kami bisa mengikatnya untuk dua tahun lagi. Ini adalah Euro 2028 di mana tekanannya bahkan lebih besar, dan kami memiliki manajer yang sudah berpengalaman dan pernah melakukannya,” lanjut dia.

Sumber: Talk Sport

Video Populer

Foto Populer