Sukses


Buntut Insiden F1 GP Rusia, Daniil Kvyat Bisa Kehilangan Posisi

Bola.com, Sochi - Sebagai pebalap tuan rumah, Daniil Kvyat, tampil di F1 GP Rusia dengan diiringi banyak harapan. Namun saat lomba di sirkuit Sochi Autodrom digelar, Minggu (1/5/2016), yang terjadi justru bencana. Tak cuma untuk dirinya sendiri, tapi juga pebalap lain dan tim Red Bull. 

Belum sampai menghabiskan putaran pertama, Kvyat menabrak mobil pebalap Ferrari Sebastian Vettel dari belakang sebanyak dua kali. Vettel harus menahan geram lantaran balapannya berakhir di tembok pembatas sirkuit setelah disundul untuk kali kedua oleh Kvyat.

Tak hanya itu, aksi Kvyat menabrak Vettel membawa dampak buat Ricciardo yang mobilnya juga terkena benturan dari mobil Vettel. Akibat dari kejadian itu, duet Red Bull Kvyat dan Ricciardo harus masuk pit untuk perbaikan mobil. Keduanya tetap bisa masuk finis, tapi gagal mendapat poin.

Penasihat tim Red Bull, Helmut Marko, menyebut cara mengemudi Kvyat itu tak bisa diterima. Marko memastikan Red Bull akan meminta keterangan Kvyat soal insiden ini segera setelah keadaan kembali tenang.

"Telat mengerem dan menabrak pebalap lain di depan suporternya sendiri mungkin masih bisa diterima. Tapi kalau melakukan sampai dua kali, itu tak bisa diterima," ujar Marko dikutip dari motorsport.

Kvyat mengaku telah menghubungi sejumlah pihak yang dirugikan. Pebalap berusia 22 tahun itu menelepon Vettel yang juga merupakan eks pebalap Red Bull untuk meminta maaf.

"Saya menelepon orang yang memang harus dikontak. Kami mendiskusikan banyak hal," ucap Kvyat.

Namun hal tersebut tak bisa mencegah spekulasi yang berkembang setelah kejadian ini. Ada kemungkinan posisi Kvyat digantikan oleh pebalap lain. Entah untuk sementara atau seterusnya.

Nama Max Verstappen muncul sebagai salah satu calon pengganti Kvyat. Max adalah pebalap Toro Rosso yang merupakan tim pelapis Red Bull. Biasanya, sebelum tampil buat Red Bull, pebalap akan disekolahkan dulu di tim Toro Rosso. Hal ini dialami Vettel, Ricciardo, dan Kvyat sendiri.

Mengingat hubungan Red Bull dan Toro Rosso, tak menutup kemungkinan terjadi pertukaran kursi antara Kvyat dan Max. Tim Red Bull hingga sekarang belum mengeluarkan komentar apapun terkait nasib Kvyat. Sementara lanjutan sirkus F1 akan kembali dihelat di GP Catalunya, Spanyol, pada 15 Mei 2016.

 

Video Populer

Foto Populer