Sukses


Contoh-Contoh Puisi untuk Guru, Menyentuh Hati

Bola.com, Jakarta - Guru merupakan orang tua bagi para murid selama di sekolah. Beliau mengajarkan berbagai hal tanpa ada pamrih dan penuh ketulusan hati.

Tanpa adanya guru, seseorang tidak bisa menjadi apa-apa. Guru merupakan sosok yang sangat berjasa dalam kehidupan setiap orang. Itulah yang membuat guru kerap dianggap 'pahlawan tanpa tanda jasa'.

Dengan besarnya jasa-jasa seorang guru, tak ada salahnya untuk mengungkapkan rasa terima kasih. Kamu bisa menulis atau melontarkan puisi pada bapak dan ibu gurumu di sekolah sebagai tanda kamu peduli dan mengasihi mereka.

Puisi untuk guru bisa disampaikan dalam momen apa pun, terutama saat acara kelulusan maupun Hari Guru Nasional. Meski terkesan sederhana, satu aksi kecil ini dijamin bisa membuat guru-gurumu tersentuh.

Bagi kamu yang tak pandai menyusunnya, ada beberapa puisi yang bisa kamu jadikan referensi. Kamu bisa mempersembahkanna kepada para guru tersayang, pasti akan membuat mereka tersentuh dan melihat ketulusanmu.

Berikut ini contoh-contoh puisi untuk guru, dilansir dari laman Kozio, Senin (22/11/2021).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

2 dari 5 halaman

Penghantar Mimpi

1. Penghantar Mimpi – oleh Sakti Ramadhan

Aku hanya seorang pemuda

Yang berlari dan berkelana

Yang menelusuri indahnya dunia

Tanpa tahu yang mana penuh tipu daya

 

Aku hanya seorang pemuda

Yang memiliki bongkahan cita-cita

Yang ingin kugapai dengan berbagai cara...

Meski kemalasan sering merajalela

 

Aku hanya seorang pemuda

Yang tertempel cita-cita dan harapan

Yang terbalut berbagai angan-angan

Demi menggapai masa depan

 

Aku tak tahu harus cari di mana

Dan kau pun datang membimbing cerita

Kau arahkan ke mana ku harus berkelana ...

Menuju masa depan yang gembira

 

Kau lah si pengarah jiwa, pengantar mimpi!

3 dari 5 halaman

Tombak Keberhasilanku

2. Tombak Keberhasilanku - Amanda Nurdhana D.

Pena menari di atas kertasku

Menuliskan setiap kata yang kau ucapkan

Memberikan secercah cahaya dalam kegelapan

Menuntunku menuju jalan kesuksesan

Walau letih terlihat di wajahmu tak menghapus semangatmu

 

Kau selalu mendampingiku menuju cita-citaku

Mengajariku hal-hal baru

Dengan sabar kau membimbingku

Walau sikap nakalku terkadang mengganggumu

 

Sungguh besar pengabdianmu

Untuk mencerdaskan generasi mudamu

Terima kasih kuucapkan untukmu

Guruku...

Kau adalah orang tua keduaku

 

Kan kukenang selalu jasamu

Sekali lagi kuucapkan terima kasih untukmu

Semoga selalu bahagia hidupmu

Kebaikan akan selalu menyertaimu.

4 dari 5 halaman

Bungaku

3. Bungaku – oleh Erina Napitupulu Sibolga

Guruku...

Kala fajar menyising,

Lengan baju turut engkau singsing

Segala milik yang menyamankan

Rela engkau sisihkan

Kala mentari beranjak senja

Mata pun redup seketika

Semua nama selalu engkau bawa

Dalam doa dan harapan

 

Guruku...

Berlapis peluh

Bermodal hati juga pengetahuan

Berbagi kepadaku dan kepadanya

Juga mereka

Seberkas sinar pagimu

Membuka mata hatiku

Selangkah laju kutuju

Kan kusambut di setiap hariku

 

Guruku...

Tak banyak yang akan ku katakan

Karena tanpa kata pun jasamu nyata

Mengalir di seluruh jiwa

Tak ada yang dapat kuberikan

Karena tanpa pemberianpun

Jasamu tetap ada

Terima kasih guruku ...

Selamanya bagiku ...

Doaku untukmu

5 dari 5 halaman

Untukmu, Guruku

4. Untukmu, Guruku – oleh Sakti Ramadhan

Kau sambut mentari dalam senandung

Berjalan menyusup lorong

Membelah kesunyian sekat kelas

Mewarnai kosongnya ruang murid

 

Tetes keringat kau cucurkan

Memberi arti ketulusan

Ketulusan serta kasih sayang

Yang indah dalam sebuah pelukan

 

Untukmu, guruku

Kutuliskan kata-kata indah

Kususun bait-bait makna

Untuk kasih mu yang tiada tara

 

Tanpamu, aku tak mengerti tulisan ini

Tanpamu, aku tak paham arti kata

Tanpamu, aku tak bisa membaca

Atau mungkin, aku tak bisa berkarya menyusun kata

 

Namun, di antara kebutaan-kebutaan senja

Kau hadir membimbing cerita

Kau ajarkan ku meraih masa depan

Yang gemilang, indah, dan gembira

 

Terima kasih pak, bu!

Kuhadiahkan untuk mu..

 

Sumber: kozio.com

Dapatkan artikel contoh dari berbagai tema lain dengan mengeklik tautan ini.

Video Populer

Foto Populer