Hubungan Retak, Joan Laporta Akui Lionel Messi Emoh Menyapanya di Acara Ballon d'Or

Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengungkap kembali salah satu momen kelam dalam kepemimpiannya di Camp Nou, retaknya hubungannya dengan Lionel Messi.

Bola.com, Jakarta - Mantan Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengungkap kembali salah satu momen kelam dalam kepemimpiannya di Camp Nou. 

Pada musim panas 2021, Joan Laporta mengalami hari paling kelam dalam tiga periodenya sebagai presiden FC Barcelona. Di bawah kepemimpinannya, Lionel Messi meninggalkan klub asal Catalunya tersebut setelah kesepakatan kontrak baru dinyatakan mustahil terwujud.

Menurut laporan Catalunya Radio, seperti dikutip Sport, Senin (23/2/2026), Laporta berbicara mengenai momen tersebut. Ia mengakui sebenarnya kontrak baru untuk Messi memungkinkan, tetapi pada akhirnya dibatalkan karena dinilai akan merugikan Barcelona dalam jangka panjang.

“Kami tidak ingin menandatangani kesepakatan dengan CVC hanya untuk bisa mendaftarkannya karena kami menilai itu merugikan klub. Barça berada di atas pemain, direktur, atau presiden mana pun dan kami tidak bisa melakukannya," kata Laporta. 

"Itulah yang paling membuat saya sedih sebagai presiden. Ini adalah momen mengecewakan seperti ketika Koeman, Xavi, Pique atau yang lainnya pergi. Itu masa-masa sulit, tetapi kami tidak bisa menerimanya. Nilai kontraknya jika diperpanjang tidak terjangkau dan karena itu dia tidak bisa melanjutkan," imbuhnya. 

 

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Ceritakan Kedekatan dengan Messi

Laporta mengaku memiliki kedekatan personal dengan Messi dan sejumlah pemain lain yang sudah dikenalnya sejak periode pertamanya memimpin Barca.

“Baik Messi maupun pemain lain yang saya kenal sejak periode pertama saya adalah sosok yang Anda cintai dan hargai," tutur Laporta. 

"Kami sangat berterima kasih kepada semua pemain itu, tetapi Barça juga telah melakukan banyak hal untuk mereka. Itu memang tidak bisa terjadi dan Leo tidak bisa melanjutkan," imbuh dia. 

 

Hubungan Laporta dan Messi Retak

Laporta juga ditanya mengenai hubungannya dengan Messi. Sebelumnya, ia mengklaim hubungan mereka telah membaik setelah kepergian sang megabintang pada 2021. Namun kini ia mengakui hal sebaliknya.

“Hubungan saya dengan Messi tidak seperti dulu. Ada juga insiden di acara penghargaan Ballon d’Or ketika saya menghampirinya untuk menyapa dan dia merasa kami tidak perlu saling menyapa. Sejak itu sempat ada sedikit pendekatan kembali dan kami berharap itu bisa terjadi lagi di masa depan. Hubungan ini memang rusak, tetapi dia tetap legenda Barca," tutur Laporta. 

Messi hingga kini tetap dikenang sebagai ikon terbesar dalam sejarah Barcelona, terlepas dari akhir perjalanannya yang penuh emosi di Camp Nou.   

Sumber: Sport 

Video Populer

Foto Populer