Real Madrid Pede UEFA Jatuhkan Sanksi kepada Barcelona

Klub ibu kota Spanyol disebut tidak pernah melunak dalam sikap mereka terhadap Barcelona terkait skandal yang melibatkan Jose Maria Enriquez Negreira.

Bola.com, Jakarta - Real Madrid dikabarkan meyakini UEFA segera menjatuhkan sanksi kepada FC Barcelona dalam kasus Negreira.

Laporan ini muncul di tengah memanasnya rivalitas kedua raksasa Spanyol itu, yang dalam beberapa bulan terakhir bersinggungan akibat penyelidikan dugaan pembayaran kepada mantan pejabat wasit.

Klub ibu kota Spanyol disebut tidak pernah melunak dalam sikap mereka terhadap Barcelona terkait skandal yang melibatkan Jose Maria Enriquez Negreira.

Presiden Real Madrid, Florentino Perez, secara terbuka mengkritik Blaugrana. Sementara itu, tim kuasa hukum Los Blancos bahkan turut mempertanyakan Presiden Barcelona, Joan Laporta, saat memberikan kesaksian.

Tak hanya itu, Real Madrid juga meminta laporan audit serta dokumen keuangan dari periode ketika Barcelona melakukan pembayaran kepada Negreira. Namun, permintaan itu ditolak oleh hakim penyidik yang menangani perkara ini.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Real Madrid Optimistis UEFA Akan Bertindak

Menurut laporan jurnalis Ramon Alvarez, pihak Real Madrid percaya UEFA akan segera menjatuhkan sanksi kepada Barcelona dalam rangkaian investigasi kasus Negreira.

Meski UEFA sempat menangguhkan proses disipliner terkait kasus Barca-Negreira, Real Madrid disebut yakin proses itu akan dibuka kembali dalam waktu dekat. Jika itu terjadi, bukan tidak mungkin hukuman akan jatuh kepada rival abadinya itu.

Disebutkan pula bahwa putusan pengadilan tidak mutlak diperlukan agar sanksi dijatuhkan. Pengakuan Barcelona terkait adanya pembayaran dinilai sudah cukup signifikan dalam proses penilaian oleh otoritas sepak bola Eropa.

Ancaman Sanksi Berat dan Faktor Politik Sepak Bola

UEFA memiliki kewenangan memberikan berbagai bentuk hukuman. Sanksi yang mungkin dijatuhkan kepada Barcelona antara lain larangan mendaftarkan pemain baru hingga eksklusi dari kompetisi antarklub Eropa selama satu hingga sepuluh tahun, tergantung tingkat pelanggaran yang dinilai terjadi.

Namun demikian, situasinya tidak sepenuhnya sederhana. Dalam beberapa bulan terakhir, Barcelona diketahui memperkuat hubungan mereka dengan UEFA serta EFC, atau European Football Confederation.

Faktor ini disebut turut berperan dalam keputusan mereka untuk meninggalkan proyek European Super League, yang sebelumnya juga sempat diikuti Real Madrid sebelum akhirnya ikut mundur.

Untuk saat ini, belum ada keputusan resmi yang diumumkan. Meski begitu, laporan menyebutkan bahwa Real Madrid sangat percaya diri UEFA akan kembali membuka proses disipliner terhadap Barcelona, dan hasil akhirnya bisa berupa sanksi besar bagi Blaugrana.

Sumber: Madrid Universal

Persaingan di La Liga

Video Populer

Foto Populer