Bola.com, Jakarta - Ketika seorang remaja sudah mencatat 100 kontribusi gol, gabungan gol dan assist, untuk klub dan timnas, rasanya sulit mencari kata yang tepat selain menyebutnya sebagai keajaiban kecil dalam sepak bola, dan itulah yang sedang dilakukan Lamine Yamal bersama Barcelona dan Timnas Spanyol.
Tanpa bermaksud berlebihan, pencapaian itu benar-benar luar biasa. Pada usia yang sama, 18 tahun tujuh bulan, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, dua ikon terbesar era modern (satu di antaranya bahkan kerap disebut sebagai yang terbaik sepanjang masa), masing-masing baru mengoleksi lima dan empat kontribusi gol untuk klub dan negara.
Bahkan, dibandingkan Kylian Mbappe, Yamal unggul sekitar 60 kontribusi pada usia identik.
Coba cerna sejenak angka-angka itu.
Pemain muda kreatif, berani, penuh imajinasi, dan bertalenta teknis istimewa, yang tumbuh dari latar belakang kelas pekerja, kini melesat jauh meninggalkan Messi dan Ronaldo dalam perbandingan statistik usia yang sama.
Jarak itu terus melebar dari pekan ke pekan. Semua itu ia lakukan sembari menahan nyeri cedera pangkal paha berbulan-bulan, cedera yang biasanya membatasi perkembangan atau bahkan memaksa pemain menepi, seperti yang dialami Nico Williams di Athletic Club.
Namun, Yamal seolah kebal terhadap rasa sakit. Kebal terhadap perbandingan dengan Messi dan Ronaldo. Kebal pula terhadap godaan kekayaan dan trofi yang kerap merusak fokus pemain belia.
Ketum PBVSI Imam Sudjarwo memastikan pelatih Brasil tiba Mei untuk Timnas Voli serta menyiapkan naturalisasi dua putra dan dua putri asal Brasil, kini masuk tahap administrasi menuju persetujuan pemerintah dan DPR.
Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)
Genius Baru
Terlepas dari statistik, ada sejumlah hal yang sudah tak terbantahkan. Pertama, Yamal memiliki agresivitas kompetitif yang inheren, ganas, dan tak mudah ditaklukkan, sifat yang dulu membentuk dan hingga kini masih melekat pada Messi.
Tanpa mengurangi Ronaldo, karena hasrat menang dan mental kompetitifnya jelas level elite, ada sisi dalam diri Ronaldo, semacam dorongan ego, yang membuatnya ingin diakui sebagai yang terbaik secara individu. Ia pernah menyatakannya secara langsung.
Messi dan Yamal berbeda. Mereka tidak digerakkan oleh kebutuhan pengakuan individual semata. Bagi keduanya, tuntutannya sederhana: "Berikan bola kepada saya, berikan lawan kepada saya, biarkan saya menghibur, melewatinya, mencetak gol atau memberi assist, dan biarkan kami menang."
"Kami." Di situlah kuncinya.
Menyaksikan sosok yang begitu menyerupai Messi, bahkan melampaui angka perbandingan di usia yang sama, adalah sesuatu yang sah disebut sebagai keajaiban.
Anda tak perlu menjadi fan Barcelona atau pengikut setia sepak bola Spanyol untuk merasakan betapa istimewanya momen melihat seorang genius baru muncul begitu cepat setelah era Messi.
Di tengah dunia yang penuh ketidakpastian, konflik, dan kegelisahan, mencari sesuatu yang memberi kegembiraan dan inspirasi bukanlah pelarian. Menyaksikan 90 menit permainan Yamal bisa menjadi dosis kebahagiaan yang sangat manusiawi.
Peluang Pemain Terbaik Sepanjang Masa
Akhir pekan lalu, ia mencetak hattrick pertamanya saat Barcelona menjamu Villarreal. Tiga gol itu kembali menegaskan jurang perbandingan dengan dua pendahulunya di usia yang sama.
Yamal lebih dari setahun lebih muda dibanding Messi saat mencetak hattrick pertamanya melawan Real Madrid pada Maret 2007, dan lebih dari empat tahun lebih cepat dibanding Ronaldo yang mencatatkan trigol hampir di usia 23 tahun bersama Manchester United melawan Newcastle United pada 2008.
Bukan sekadar tiga gol perdana, tetapi tiga gol dengan tingkat keajaiban yang meningkat.
Banyak yang memilih gol kedua sebagai yang terbaik, ketika Yamal memulai dari situasi tanpa ancaman, lalu menari melewati lawan-lawannya bak Rudolf Nureyev versi sepak bola sebelum melepaskan tembakan kaki kiri melewati kiper Luis Reis Junior.
Namun, gol ketiganya tak kalah memikat, pergerakan tanpa bola, pengambilan keputusan, dan kecerdikan penyelesaian akhirnya menunjukkan kualitas yang tak hanya mengandalkan tenaga.
Gaya dribel street football-nya, kecenderungan bermain masuk ke tengah alih-alih melebar di garis sentuh, serta insting seperti penyerang murni adalah modal yang bisa mengangkatnya ke jajaran legenda sepanjang masa jika perkembangannya terus konsisten.
Jika ia menambahkan ketajaman kelas atas di kotak penalti, sentuhan akhir yang lebih klinis, maka potensi menuju status pemain terbaik sepanjang masa benar-benar terbuka.
Namun, rintangan tetap ada.
Keajaiban Kecil Sepak Bola
Jika Yamal adalah keajaiban kecil sepak bola maka itulah yang dibutuhkan Barcelona saat menjamu Atletico Madrid pada leg kedua semifinal Copa del Rey di Camp Nou, setelah tertinggal agregat empat gol.
Memang, sejarah pernah mencatat kebangkitan sensasional Barcelona saat membalikkan defisit 0-4 menjadi kemenangan 6-1 atas Paris Saint-Germain di Liga Champions 2017, malam bersejarah yang dipimpin dua idolanya, Messi dan Neymar. Namun, momen seperti itu jarang terjadi.
Terakhir kali Barcelona menjamu Atleti di Copa del Rey, mereka memang mencetak empat gol, tetapi juga kebobolan empat.
Rekor Yamal melawan Atleti tergolong baik, meski belum spektakuler: tujuh laga, lima menang, satu imbang, satu kalah, dengan satu gol.
Realitanya jelas. Untuk membalikkan keadaan, Barcelona membutuhkan performa tim yang luar biasa kuat dan disiplin. Namun, mereka juga memerlukan sentuhan keajaiban. Pedri mungkin punya sihir di pikiran dan kakinya, tetapi sumber utama tetap Yamal.
Masalahnya, klub menuntut terlalu banyak dari pemain 18 tahun itu. Di musim yang diwarnai cedera dan penjagaan berlapis dari lawan, ia tetap membukukan 32 gol atau assist dalam 34 pertandingan di semua kompetisi, angka yang sungguh mencengangkan.
"Dalam beberapa bulan terakhir saya tidak terlalu menikmati permainan saya, cedera pangkal paha menjadi bagian dari itu, dan saya rasa itu cukup terlihat. Tetapi, sekitar sepekan terakhir ada sesuatu yang terasa klik, segalanya terasa lebih baik dan saya kembali punya keinginan untuk tersenyum saat bermain, sesuatu yang sempat hilang dari saya untuk sementara waktu," ujar Yamal usai laga kontra Villarreal.
Bukan Hanya Milik Barcelona
Dalam beberapa kesempatan wawancara, Yamal menunjukkan karakter kuat, kecerdasan tinggi, dan kesadaran penuh akan bakat serta tanggung jawab besar yang kini ia emban.
Ketajaman pikirannya, yang matang melampaui usianya dalam konteks sepak bola, berpadu dengan bakat alami secara hampir sempurna.
Namun, di sisi lain, ia tetaplah anak yang menyayangi adiknya dan berlari ke pelukan ibunya di tepi lapangan seusai laga melawan Villarreal.
Dua tahun lalu, ia pernah bercerita bahwa ketika berusia empat atau lima tahun dan dipasang sebagai kiper oleh ayah serta paman-pamannya dalam permainan di taman Rocafonda, mereka memperlakukannya setara, bahkan tanpa ampun menendang bola keras hingga mengenai wajahnya.
Saat itulah ia bertekad mempercepat perkembangan agar bisa bermain di luar posisi kiper sehingga orang lainlah yang berikutnya harus berdiri di bawah mistar.
Mental baja: jangan mengeluh, menangkan pertandingan.
Bahwa Barcelona berharap ia kembali tampil ajaib melawan Atletico mungkin tak masalah, ia siap dan mampu. Namun, fakta bahwa sejak Agustus ia harus memanggul tim hampir setiap pekan hingga kehilangan kebahagiaan dalam bermain, itu yang mengkhawatirkan.
Yamal bukan hanya milik Barcelona. Ia milik semua orang yang mencari inspirasi dari sepak bola. Ia memberi sensasi, kegembiraan, dan harapan, sesuatu yang amat berharga.
Sumber: ESPN
bola:strip_icc()/kly-media-production/avatars/337821/original/058832000_1460136394-Anugraheni_Prasetyaningjati.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5496464/original/071356400_1770537796-000_96J48JE.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5343668/original/075625400_1757467987-yamal_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489539/original/061915300_1769895336-Barcelona_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516452/original/014844900_1772298939-AP26059606411957.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5439089/original/083617900_1765348830-lamine_yamal_lari_barcelona_frankfurt_ap_joan_monfort.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5412362/original/085156000_1763089671-500x656_-_Timnas_Indonesia__2_.png)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5024712/original/074564700_1732624180-Timnas_Indonesia_-_Asnawi_Mangkualam__Pratama_Arhan__Marselino_Ferdinan_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4743961/original/016424200_1707995840-Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Zona_Asia_-_Ilustrasi_Logo_Timnas_Indonesia_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509754/original/077715500_1771750898-paes.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483594/original/063981100_1769399025-AFC-Asian-Cup-Saudi-Arabia-2027-Logo.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5226184/original/086487900_1747728052-Timnas_Indonesia_-_Rizky_Ridho_dan_Jay_Idzes_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4890948/original/095825900_1720887428-Timnas_Indonesia_-_Ilustrasi_Logo_Timnas_Indonesia_dan_Timnas_Day_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5012729/original/027387500_1732068949-20241119AA_Indonesia_vs_Arab_Saudi__44_of_110_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5015234/original/039630800_1732154575-20241119IQ_Timnas_IndonesiavsArab_Saudi-61.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5495618/original/037827700_1770381294-WhatsApp_Image_2026-02-06_at_9.05.44_AM.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5378197/original/029082300_1760220323-irak_-_indo.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516450/original/027533400_1772298938-AP26059577979480.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5456858/original/001031500_1766978363-lamine_yamal_selebrasi_villarreal_barcelona_ap_alberto_saiz.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5431048/original/002558400_1764713496-lamine-yamal-barcelona-berjuang-bola-la-liga-spanyol.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5024712/original/074564700_1732624180-Timnas_Indonesia_-_Asnawi_Mangkualam__Pratama_Arhan__Marselino_Ferdinan_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4743961/original/016424200_1707995840-Kualifikasi_Piala_Dunia_2026_Zona_Asia_-_Ilustrasi_Logo_Timnas_Indonesia_copy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5509754/original/077715500_1771750898-paes.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5483594/original/063981100_1769399025-AFC-Asian-Cup-Saudi-Arabia-2027-Logo.png)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4532563/original/040805900_1691635891-000_33QU6MP.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5497332/original/090342400_1770625287-ortu_mbappe.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5480094/original/017728600_1769036176-Bayern_Munchen_Liga_Champions.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4145420/original/031584800_1662191005-AP22246063080426.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5294460/original/077442800_1753406080-mason_2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5482948/original/011193900_1769304935-Victor_Montagliani.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519386/original/032128100_1772553395-20260303AA_Persija_Jakarta_vs_Borneo_FC-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519362/original/037354400_1772550338-david.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519354/original/053063200_1772549591-20260303IQ_Persija_Jakarta_vs_Borneo_Fc-6.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4578441/original/078935200_1694933056-20230916194520_083A1822.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519208/original/008904700_1772535707-IMG_6245__3_.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5518107/original/009843500_1772463822-Persebaya_vs_Persib_Bandung.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5083118/original/020267900_1736237221-20250107-Diskon_Tarif_Lstrik-HER_1.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/thumbnails/5216547/original/087226100_1746977085-voli-e3f228.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5214047/original/099114000_1746709930-Grand_Final_PROLIGA_PLN.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5201761/original/052430600_1745832872-WhatsApp_Image_2025-04-28_at_15.06.14.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5084947/original/041382900_1736372756-logo_proliga.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4890375/original/005197100_1720795966-Electric.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469168/original/095352500_1768083462-000_92B72MK.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5500264/original/092631900_1770852526-000_974A2PW.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5517456/original/075580700_1772429415-carrick.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5216657/original/024110400_1747015823-000_469Z2QB.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5245065/original/038682600_1749275921-Gary_Neville.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5356634/original/017898400_1758476865-AP25264572206649.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5518239/original/013028600_1772493872-Latihan_Persija-8.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5516488/original/055024500_1772316356-AP26059641465762.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5517094/original/052353500_1772401761-AP26060565442759.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5518217/original/094462600_1772491969-AP26061752164255.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5517241/original/023779900_1772420720-Jakarta_Electric_PLN_Mobile-2.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5517100/original/064909300_1772403940-000_99GR8BF.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519366/original/076217900_1772551683-IMG-20260303-WA0043.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519360/original/068206900_1772550107-Kepala_Bidang_Profesi_dan_Pengamanan_Polda_Sulsel_Kombes_Pol_Zulham_Effendy.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5140556/original/093436900_1740215562-WhatsApp_Image_2025-02-22_at_13.36.58.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/3987579/original/047687300_1649299585-251259592_1243104059497977_2323707601441084864_n.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5519331/original/001344400_1772547194-WhatsApp_Image_2026-03-03_at_19.22.01.jpeg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/4401068/original/048062000_1681883687-Thumbnail_Liputan6.com-3.jpg)